Lima Kursi Jabatan di Kodam Brawijaya Diisi Pejabat Baru

Surabaya,- Terdapat lima kursi jabatan di Kodam V/Brawijaya yang saat ini diisi oleh para pejabat baru. Kursi jabatan itu, terdiri dari jabatan Pamen Ahli Bidang Jemen Sishanneg Sahli Pangdam V/Brawijaya, Dandenmadam, Danyonarmed 8/UY, Danyonzipur 5/ABW dan Dankikav 3/TSC.

Prosesi penerimaan para pejabat baru yang digelar pada Senin (26/06/2023) pagi di Lapangan Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya itu dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.

“Pergantian pejabat adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi. Ini salah satu upaya pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja organisasi,” kata Pangdam.

Mayjen TNI Farid berharap, adanya serah terima tugas dan jabatan yang ia pimpin saat ini, mampu mewujudkan sistem pembinaan personel yang lebih efektif.

“Terutama dalam mendorong pengembangan kualitas SDM prajurit TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya,” tegasnya.

Jabatan, tegas Pangdam, merupakan suatu amanah sekaligus kepercayaan yang diberikan langsung oleh pimpinan TNI-AD. Mayjen Farid menegaskan, jika amanah tersebut harus bisa dijalankan dengan baik.

“Saya yakin dengan bekal pengalaman sebelumnya, para pejabat baru mampu melaksanakan tugas dengan baik. Saya berharap, agar bisa segera beradaptasi dengan situasi Kodam Brawijaya dalam waktu singkat,” tegas Mayjen Farid.

Bangga dengan Bonek, Pangdam Brawijaya Gelar Perayaan HUT Persebaya di Mako Yonif 516/CY

Surabaya,- Perayaan HUT Persebaya yang digelar di Mako Yonif 516/CY pada Minggu (25/06/2023) merupakan inisiasi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. karena kebanggaannya terhadap Persebaya dan Suporter Bonek yang semakin dewasa dan kompak.

Bahkan, acara perayaan tersebut dihadiri buka dan dihadiri langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf. Beberapa hal, disampaikan oleh Pangdam dihadapan para suporter Persebaya Surabaya tersebut. Salah satunya, soal kedewasaan sikap Bonek.

“Saya selaku bapak kalian, saya selalu bangga dengan kegiatan Bonek. Dan kalian sekarang, jauh lebih tertib dari pada yang dahulu,” ungkap Pangdam.

Hal-hal berbau anarkisme yang selama ini melekat pada Bonek, menurut Pangdam, sudah mulai hilang seiring berjalannya waktu. Hal itu, tak lepas dari sikap kedewasaan yang mampu dibuktikan oleh para Bonek.

“Saya sangat bangga dan salut. Sudah tidak adalagi terdengar Bonek demo, Bonek mengganggu ini itu. Semua itu kedewasaan kalian,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf.

Dihadapan para Bonek, Mayjen Farid bercerita kala pertandingan persahabatan antara Persebaya vs Persija beberapa waktu lalu di Stadion GBT, Surabaya. Pangdam meyakini, jiwa militan dan fanatik para suporter Bonek akan mampu membawa Persebaya menjadi juara.

“1927 Persebaya lahir. Mudah-mudahan tahun 2023, Persebaya bisa juara,” pungkas Pangdam.

Beri Pengarahan Aparat Teritorial, Kasdam V/Brawijaya: Do The Best, Or Nothing!

Surabaya,- Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Niko Fahrizal menghimbau aparat teritorial yang ada di jajaran Kodam V/Brawijaya untuk bisa memperkuat sinergitar antara TNI-AD, khususnya Kodam dengan masyarakat.

Pasalnya, sinergitas itu diyakini mampu mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang saat ini digaungkan oleh pihak TNI.

Pada sambutannya, Brigjen Niko menegaskan keberadaan prajurit Kodam ditengah-tengah masyarakat harus bisa memberikan suatu manfaat, khususnya dalam mengatasi segala kesulitan yang dialami oleh masyarakat.

“TNI dan masyarakat itu, ibarat ikan dan air. TNI sebagai ikannya, dan rakyat sebagai airnya. Keberadaan kita (TNI, red), harus bisa berkontribusi untuk rakyat,” ungkap Kasdam.

Selain itu, kata Kasdam, perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat seakan menjadi tantangan bagi prajurit TNI. Ia menegaskan, sebagai seorang prajurit, tak boleh tertinggal dengan adanya perkembangan tersebut.

“Kita tidak boleh tertinggal dengan teknologi,” tegasnya.

Brigjen Niko kembali menghimbau aparat teritorial Kodam untuk menjalankan tugas dan kewajiban dengan rasa ikhlas. Menurutnya, prajurit Kodam Brawijaya harus bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

“Apapun yang kita lakukan, kerjakan yang terbaik. Do the best, or nothing. Apapun kita lakukan, ada ibadah disitu. Setiap hari, ada ibadah. Bertemu masyarakat, kita senyum,” pintanya.

Upacara Rutin 17-an, Kasdam Brawijaya Tekankan Tugas Masing-Masing Satuan

Surabaya,- Pada pelaksanaan upacara rutin yang digelar di Lapangan Brawijaya, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Senin (19/06/2023). Upacara tersebut, dipimpin oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Niko Fahrizal.

Pada kesempatan upacara itu, Kasdam Brawijaya membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya tentang pelaksanan tugas pokok Kodam Brawijaya mulai dari tugas-tugas staf, maupun Satuan di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Pada kesempatan ini, saya mengingatkan kembali agar dalam program kerja dan anggaran ke depan dapat berjalan sesuai dengan pokok-pokok kebijakan dan prioritas sasaran yang telah ditetapkan sesuai fungsi tugas Satuan masing-masing,” tegas Kasdam.

Usai pelaksanaan upacara tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menyempatkan diri untuk memberikan beberapa pengarahan terhadap prajurit.

Pengarahan itu, mencakup soal sinergitas dan soliditas hingga memperkenalkan pejabat baru, yaitu Brigjen TNI Niko yang saat ini menjabat sebagai Kasdam V/Brawijaya.

Laga Persahabatan Persebaya-Persija, Bapak Asuh Bonek: Ini Kado Manis

Surabaya,- Laga persahabatan antara Persebaya vs Persija yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Minggu (18/06/2023) sore, menjadi momen bersejarah.

Beberapa tokoh maupun pejabat pun, turut hadir menyaksikan pertandingan antara keduanya. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf yang sebelumnya telah dikukuhkan sebagai bapak Asuh dari suporter Persebaya, Surabaya.

Pertandingan bertajuk 96 tahun Anniversary game itu, berlangsung dengan hangat dan antusias dari masing-masing pesepakbola.

Kehangatan antar kedua suporter pun terlihat makin kental ketika kedua suporter berpose dengan membentangkan spanduk bertuliskan Persebaya dan Persija. Suasana itu, menunjukkan betapa eratnya kebersamaan antara kedua suporter.

Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI Farid menyebut jika adanya laga tersebut merupakan kado manis di hari ulang tahun Persebaya. Nuansa perdamaian pun, tak lepas dari adanya pertandingan itu.

“Ini kado manis di HUT Persebaya. Kita semua memilik tanggung jawab moral untuk mengawal persaudaraan,” tegas Pangdam.

Ia menyebut, yang dilakukan oleh kedua suporter itu merupakan wajah baru suporter nasional dan bisa dijadikan tonggak utama Persatuan. “Kini bangkit wajah baru, yaitu wajah persaudaraan,” bebernya.

Mayjen Farid Makruf Sebut Muaythai Mulai Dikenal Masyarakat

Surabaya,- Adanya kejuaraan Muaythai piala Pangdam V/Brawijaya yang digelar di GOR Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Sabtu (17/06/2023) seakan menarik pehatian Pangdam Mayjen TNI Farid Makruf.

Betapa tidak, Pangdam menyebut jika olahraga bela diri yang berasal dari negara Thailand itu, mulai dikenal oleh masyarakat. Hal tersebut, dibuktikan dengan hadirnya peserta dari luar Surabaya.

“Saya sangat senang, karena pesertanya itu ada dari NTB, Sulsel, Papua dan DKI. Itu semua menunjukkan jika Muaythai ini sudah dikenal rakyat,” tegas Pangdam.

Selain menyediakan wadah bagi para atlet Muaythai, Pangdam menyebut jika pihaknya juga memberikan berbagai motivasi dan inovasi bagi para atlet Muaythai yang saat ini bertanding di GOR Hayam Wuruk.

“Tadi bertanding atlet dari Surabaya. Teknis sudah bagus, tapi tetap kami berikan motivasi. Sehingga, para atlet ini bisa mendapat kesempatan untuk bertanding di luar negeri,” ucap Mayjen TNI Farid Makruf.

Bukan hanya itu, ia berharap dengan adanya kejuaraan Muaythai di Makodam V/Brawijaya saat ini, diharapkan bisa menjaring bibit atlet yang nantinya bisa mengikuti event atau kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

“Disini lahir nanti atlet andalan nasional untuk dijenjang internasional,” pungkasnya.

Panglima TNI Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Lapangan Kodam Brawijaya

Surabaya,- Dengan didampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyaksikan pagelaran wayang kulit di Lapangan Makodam V/Brawijaya yang dibuka untuk umum dan disaksikan juga oleh ribuan masyarakat Surabaya maupun luar Surabaya. Senin (13/06/2023) malam.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang juga dikenal sebagai Laksamana Budaya dikalangan para Seniman menegaskan, di Eropa kesenian wayang kulit banyak dipelajari. Menurutnya, semua pihak harus bisa berperan menjaga tradisi kesenian turun-temurun tersebut.

Tak hanya itu saja, dirinya juga mengajak semua pihak untuk ikut serta menjaga kelestarian seni dan budaya Indonesia tersebut. “Janga sampai anak cucu kita kalau mau lihat wayang kulit harus pergi dulu ke Eropa”, tegas Panglima TNI.

Wayang kulit, imbuh Panglima TNI, diyakini mampu mempersatukan semua elemen masyarakat. Budaya itu, menurutnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. menyampaikan saat ini banyaknya budaya asing yang masuk seakan menjadi perhatian bagi semua pihak. Dengan adanya pengaruh itu, pihak Kodam mulai melakukan berbagai inovasi untuk menjaga kelestarian seni dan budaya yang sudah menjadi turun-temurun di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang kulit di Lapangan Makodam V/Brawijaya.

“Pagelaran wayang kulit malam hari ini, selain bertujuan untuk menghibur warga, juga ditujukan untuk mensosialisasikan pada masyarakat betapa pentingnya menjaga dan mencintai seni budaya Indonesia,” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf

Pangdam menyebut, wayang kulit merupakan salah satu pilar utama seni budaya yang ada di Indonesia. Bahkan, kesenian itu sudah diakui oleh PBB.

“Unesco telah memberikan penghargaan kepada wayang Indonesia sebagai Masterpiece of the oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan budaya dunia,” tegas Pangdam.

Pacuan Kuda Digelar, Pangdam: Ini Baru Pertama Kali

Pasuruan,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan pacuan kuda Panglima TNI Cup yang nantinya bakal digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Selain membantu Pemerintah dalam meningkatkan prestasi para atlet pacuan kuda di Jawa Timur, Pangdam menyebut jika pelaksanaan event tersebut juga bertujuan untuk mengembangkan UMKM masyarakat.

“Karena nanti, selain olahraga berkuda ini, akan banyak masyarakat yang memperkenalkan UMKM mereka,” kata Mayjen TNI Farid Makruf usai melakukan peninjauan pada Minggu (11/06/2023) pagi.

Selain keberadaan komunitas berkuda, Pangdam mengungkapkan jika terdapat salah satu kebanggaan tersendiri. Pasalnya, event pacuan kuda piala Panglima TNI, baru kali ini digelar.

“Yang membanggakan kami, ini baru pertama kali event yang diselenggarakan dengan nama piala Panglima TNI, dan nantinya dihadiri langsung oleh beliau (Panglima TNI, red),” bebernya.

Ternyata, adanya event tersebut seakan memacu motivasi pihak Kodam V/Brawijaya untuk ikut serta meningkatkan kemampuan para atlet berkuda, hingga UMKM yang ada di Jawa Timur.

Bahkan, Pangdam V/Brawijaya berencana akan bersinergi dengan pihak Pordasi dalam upaya tersebut.

“Nah, ini karena sudah menjadi piala Panglima TNI. Pordasi akan menjadikan kalender tahunan. Nanti menjelang 5 Oktober, kami sedang mempertimbangkan membuat event lanjutan berupa mungkin piala Pangdam V/Brawijaya,” ungkap Mayjen Farid.

Ratusan Atlet Taekwondo bertanding memperebutkan Piala Pangdam V/Brawijaya

Surabaya,- Ajang pencarian bibit atlet berprestasi kembali dilakukan oleh pihak Kodam V/Brawijaya. Setelah sebelumnya pencak silat, kini pihak Kodam menyediakan tempat bagi atlet Taekwondo untuk menunjukkan keahliannya.

Setidaknya, terdapat ratusan atlet Taekwondo yang saat ini berkumpul di GOR Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada ajang Taekwondo piala Pangdam V/Brawijaya.

Pelaksanaan kejuaraan itu, dibuka langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf dengan disaksikan beberapa pihak terkait lainnya. Jumat (09/06/2023) pagi.

“Kodam Brawijaya berkomitmen menggerakkan semua cabang olahraga di Jatim. Kegiatan ini, salah satu upaya Kodam memberikan wadah positif bagi anak-anak muda,” kata Pangdam.

Tak hanya itu saja, setidaknya terdapat ratusan atlet Taekwondo dari berbagai klub yang mengikuti kejuaraan itu. Pangdam menilai, kejuaraan yang diadakan oleh dirinya saat ini mampu meningkatkan prestasi, terutama di dunia bela diri.

“Khususnya dalam konteks membangun dan meningkatkan prestasi di bidang olahraga bela diri,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Jatim, M. Yusron mengapresiasi upaya pihak Kodam Brawijaya yang telah menyediakan wadah bagi Taekwondo Jatim.

“Saya berharap, para atlet bisa menjaga sportifitas dan nama baik Taekwondo Jatim,” pungkasnya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. Resmi Tutup Program TMMD ke 116 Tahun 2023

Sumenep,- Upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 116 Tahun 2023 dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. bertempat di lapangan Desa Saroka dan Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Kamis (08/06/2023).

Program TMMD ke 116 berlangsung selama kurun waktu 37 hari terhitung mulai tanggal 10 Mei 2023 sampai dengan 8 Juni 2023, dalam Program TMMD ke 116 kali ini terdapat dua sasaran yakni pertama; sasaran fisik yang meliputi pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum serta kedua; sasaran non fisik meliputi penyuluhan-penyuluhan untuk mendorong tumbuhnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sosial dalam berbangsa dan bernegara.

Ikut hadir pada kegiatan tersebut, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Forkopimda Kab. Sumenep dan Stage Holder lainnya serta turut disaksikan oleh masyarakat setempat.