Pangdam Mayjen TNI Rafael Tinjau Kondisi Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC di Kalimantan Utara

Nunukan,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menggelar kunjungan kerjanya ke Kalimantan Utara, tepatnya di Kabupaten Nunukan.

Di daerah yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia itu, Pangdam meninjau kondisi Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC. Kedatangan Mayjen TNI Rafael pun, disambut oleh Forkopimda, hingga Dansatgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC, Letkol Arh Iwan Hermaya.

“Kedatangan saya ini, untuk meninjau dan mengecek secara langsung kondisi dan kesiapan operasional Satgas Yonarhanud dalam menjaga perbatasan. Saya juga ingin mengetahui dan memastikan kondisi prajurit yg ada di pos-pos penjagaan sepanjang garis perbatasan beserta perlengkapan dan peralatannya,” kata Pangdam. Selasa (11/06/2024).

Peninjauan itu, kata Mayjen TNI Rafael, merupakan upaya penting yang harus dilakukan oleh dirinya guna memastikan bahwa tugas dari Satgas Yon Arhanud 8/MBC dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia dapat dilaksanakan dengan baik dan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

“Saya juga memastikan bahwa seluruh anggota Satgas telah memiliki pemahaman yang baik mengenai tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjaga perbatasan,” tegas Pangdam.

Tak kalah pentingnya, imbuh Pangdam, ialah sinergitas antara kedua Tentara dari masing-masing Negara yang saling bersinergi menjaga keamanan di daerah perbatasan.

“Sinergitas ini penting dalam mendukung terciptanya suasana yang kondusif,” jelasnya.

Bahkan, beberapa hal disampaikan oleh Pangdam kepada para personil Satgas Pamtas Yonarhanud. Diantaranya ialah menjaga kewaspadaan, hingga meningkatkan profesionalisme prajurit selama menjalankan tugas dan kewajiban.

“Dan terpenting adalah, Satgas harus bisa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, dan harus bisa menjadi solusi segala kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat,” tegas Mayjen TNI Rafael.

Mayjen TNI Rafael Ramaikan Pelaksanaan Tour de Panderman 2024 HUT Bhayangkara

Surabaya,- Momentum HUT Bhayangkara ke-78 tahun ini, terus bergulir. Kali ini peringatan HUT Bhayangkara itu diwarnai dengan adanya festival Tour de Panderman 2024 yang diikuti oleh ribuan peserta.

Pelaksanaan kegiatan itu, menempuh jarak sejauh 113 kilometer dengan diawali dari Mapolda Jatim hingga finish di Kota Malang, atau tepatnya di Balai Kota Malang.

Tak lupa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay pun, ikut serta meramaikan berlangsungnya Tour de Panderman tersebut.

Apresiasi pun, tak lepas diungkapkan oleh Pangdam di sela pelaksanaan acara yang digelar pada Sabtu (08/06/2024) pagi tersebut.

Pangdam berharap, adanya pelaksanaan Tour de Panderman dalam rangka HUT Bhayangkara ke-78 itu, bisa menambah sinergitas antara TNI, khususnya Kodam Brawijaya dengan Kepolisian, terlebih Polda Jatim.

“Kegiatan ini merupakan momentum tepat untuk memperkokoh sinergitas,” tandas Mayjen TNI Rafael.

Pangdam Mayjen TNI Rafael Akhiri Pelaksanaan Program TMMD

Bojonegoro,- Selama berjalan dalam kurun waktu 30 hari lebih, pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-120 di Jatim secara resmi ditutup.

Penutupan program itu dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya secara terpusat di lokasi TMMD Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (07/06/2024) dengan dihadiri oleh Pj. Bupati Bojonegoro beserta Forkopimda dan sejumlah pejabat baik TNI-Polri maupun sipil di Bojonegoro.

Apresiasi pun tak lepas disampaikan Pangdam disela upacara penutupan TMMD berlangsung. Keberhasilan pelaksanaan program tersebut, tentu tak terlepas dari peran warga sekitar yang ikut serta berpartisipasi meningkatkan pembangunan berbagai fasilitas umum.

“Pencapaian pembangunan yang telah diraih saat ini, tentu nantinya diperuntukkan bagi masyarakat. Manfaatnya juga untuk masyarakat. Itu semua demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mayjen TNI Rafael.

Selain keberhasilan pada pelaksanaan program fisik, TMMD tersebut juga berhasil menjalankan program non fisik. Program itu, berupa penyuluhan dan pembekalan yang ditujukan pada warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang karena banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di daerah pelosok dan terpencil,” tandasnya.

Perlu diketahui, pelaksanaan program TMMD ke-120 di wilayah teritorial Kodam Brawijaya tahun ini, terbagi di lima daerah diantaranya di Kabupaten Trenggalek, Bojonegoro, Jombang, Situbondo dan Sidoarjo.

Bukan hanya perbaikan jalan hingga RTLH saja, namun, program tersebut juga menyasar berbagai pembangunan fasilitas umum khusus pertanian, diantaranya soal pelaksanaan program pompanisasi dan pipanisasi yang bertujuan untuk mendukung optimalisasi ketahanan pangan nasional, khususnya di Jatim.

Dua Kodim Jadi Sasaran Kunker Mayjen TNI Rafael Granada Baay

Gresik,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menggelar kunjungan kerjanya di dua Kodim sekaligus. Selain di Kodim 0817/Gresik, kunjungan yang dilakukan Pangdam juga dilakukan di Kodim 0811/Tuban.

Kedatangan Pangdam bersama Ketua Persit Daerah V/Brawijaya, Ny. Lisa Rafael pada Kamis (06/06/2024) itu, disambut langsung oleh para Dandim beserta Perwira di masing-masing Kodim.

Ditemui di sela kunjungan tersebut, Pangdam menjelaskan jika kunker yang dilakukan oleh dirinya di Kodim Gresik dan Tuban itu, dalam rangka memperkuat sinergitas dan silaturahmi.

“Saya juga berpesan pada seluruh prajurit, untuk bisa menjadi solusi berbagai keluhan yang dirasakan warga,” kata Pangdam.

Bukan hanya itu, Mayjen TNI Rafael menegaskan jika Babinsa memiliki peranan penting sebagai ujung tombak Satuan Kewilayahan.

Pasalnya, Babinsa bersentuhan lamgsung dengan masyarakat. Pangdam mengatakan, Babinsa harus bisa menjadi solusi setiap keluhan yang dirasakan warga.

“Babinsa itu ujung tombak TNI-AD, khususnya Satuan teritorial. Keberadaan Babinsa harus dirasakan manfaatnya,” jelas Pangdam.

Pangdam menegaskan, Kemanunggalan pun tak lepas menjadi salah satu hal yang harus bisa diwujudkan oleh Babinsa.

Sinergitas, sebut Pangdam, seakan menjadi kunci utama demi terciptanya Kemanunggalan.

“Babinsa harus senantiasa menyatu dan membaur dengan masyarakat. Babinsa harus bisa bersinergi dengan semua pihak dalam menghadapi berbagai tugas dan tanggung jawab,” tegas Mayjen TNI Rafael.

Laksdya TNI Dadi Hartono dan Mayjen TNI Rafael Tinjau Pelaksanaan Seleksi Catar Akademi TNI

Surabaya,- Irjen Mabes TNI, Laksdya TNI Dadi Hartono dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay meninjau pelaksanaan seleksi Catar Akademi TNI yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.

Saat ini, sebanyak 641 pendaftar Catar Akademi TNI menjalani proses tes mental ideologi atau MI yang berlangsung di SMP Kartika IV-11 Surabaya.

Dalam keterangannya, Laksdya TNI Dadi menjelaskan jumlah 641 pendaftar yang saat ini menjalani tes mental ideologi tersebut, merupakan hasil dari seleksi dari ribuan pendaftar Catar di Jatim sebelumnya.

“Untuk di Jawa Timur ini, pendaftar sebelumnya sebanyak 2.000. Jumlah itu berkurang setelah para pendaftar sebelumnya tak lolos dalam tes kesehatan, dan beberapa tes lainnya,” ucap Irjen Mabes TNI. Minggu (02/06/2024).

Pengawasan pada pelaksanaan tes tersebut, kata Irjen Mabes TNI, merupakan bentuk keterbukaan dan transparansi dalam menyaring calon-calon Perwira TNI.

“Pengawasan ini bukan hanya dilaksanakan di Surabaya saja. Tim saya juga ada yang melakukan pengawasan seperti ini di luar Jawa, seluruh Kodam maupun Lantamal,” tegas Laksdya TNI Dadi Hartono.

Sekedar diketahui, selain Irjen Mabes TNI dan Pangdam V/Brawijaya, pelaksanaan seleksi Catar Akademi TNI tersebut juga ditinjau langsung oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Abdul Rachman, Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Abdul Razak, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Kris Bianto dan beberapa Perwira TNI lainnya.

Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa: Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan

Surabaya,– Hari ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila ke-79. Peringatan ini menjadi momen penting untuk kembali merenungkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan panduan menuju Indonesia Emas 2045.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dilaksanakan di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya, dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay sebagai inspektur upacara dengan mengusung Tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pangdam V/Brawijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

“Pancasila telah terbukti mampu mempersatukan kita dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam V/Brawijaya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.

Di tengah perkembangan global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat, Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan. Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia,” tegas Mayjen TNI Rafael

Pangdam V/Brawijaya juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

Dengan semangat Pancasila yang kuat, Pangdam V/Brawijaya berharap seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen kita dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Pancasila, mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia.

Pangdam V/Brawijaya Selaku Dangartap III/Surabaya Pimpin Pemberangkatan Satgas Pamtas RI-Malaysia,

Surabaya, 30 Mei 2024 – Pangdam V/Brawijaya selaku Dangartap III/Surabaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, memimpin langsung pemberangkatan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Malaysia dari Yonzipur 5/ABW menuju Kalimantan Barat. Upacara pelepasan pasukan ini dilaksanakan di Dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada hari ini, Kamis, 30 Mei 2024.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyampaikan rasa bangganya kepada para prajurit Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW yang terpilih untuk menjalankan tugas mulia ini. Beliau menekankan bahwa penugasan di wilayah perbatasan merupakan salah satu tugas penting TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Salah satu kebanggaan sebagai seorang prajurit adalah tugas membela negara dan bangsa tercinta ini,” ujar Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Mayjend TNI Rafael Granada baay juga mengingatkan para prajurit agar selalu berpegang teguh pada Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam menjalankan tugasnya. Tugas utama Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW adalah memastikan keamanan dan keutuhan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat.

Dalam menjalankan tugasnya, mereka akan melakukan berbagai kegiatan, seperti patroli rutin, pengawasan dan pemantauan wilayah perbatasan, pengamanan pos-pos perbatasan operasi dan upaya lainnya untuk mencegah masuknya ancaman, seperti penyelundupan, pelintas batas ilegal, dan gangguan keamanan lainnya.

“Laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya, tunjukkan jati diri TNI sebagai Tentara rakyat, Tentara pejuang dan Tentara nasional,” tegas Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Beliau berharap para prajurit Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW mampu melaksanakan tugas dengan baik dan membawa nama baik bangsa Indonesia di perbatasan. Pangdam V Brawijaya juga menghimbau masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW dapat melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan hasil yang optimal bagi keamanan wilayah perbatasan.

“Saya minta mereka untuk senantiasa menjaga keutuhan wilayah NKRI, menjalin kerja sama yang baik dengan instansi terkait, serta menjaga citra TNI di mata masyarakat,” tutup Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Pemberangkatan Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW ini merupakan wujud komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia. Diharapkan dengan adanya Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW, wilayah perbatasan RI-Malaysia dapat terjaga dengan aman dan kondusif.

Perkuat Ketahanan Pangan, Pangdam V/Brawijaya Pimpin Panen Raya Jagung.

Lamongan, 28 Mei 2024 – Mayjen TNI Rafael Granada Bay, Pangdam V/Brawijaya, memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Tahun 2024 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0812/Lamongan, KPH Mojokerto dan Gapoktan Abadi Kabupaten Lamongan.

Dalam kesempatan ini, Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pendampingan kegiatan mulai dari awal penanaman hingga panen raya saat ini. Ia menyampaikan bahwa selama proses penanaman telah dilakukan berbagai inovasi dan kreasi untuk meningkatkan produktivitas.

“Dengan kegiatan ini, saya berharap apa yang telah dilakukan dapat menjadi contoh bagi kelompok-kelompok tani lainnya di wilayah Lamongan bahkan di Jawa Timur,” ujar Pangdam.

Dari laporan yang diterima, Kodim 0812/Lamongan berkolaborasi dengan KPH Mojokerto dan Gapoktan Abadi Kabupaten Lamongan berhasil melaksanakan panen raya di lahan seluas 250 hektare dari total areal tanam seluas 1.213 hektare di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo.

Hasil panen raya ini tidak hanya mencapai swasembada pangan, tetapi juga telah memperkuat ketahanan pangan di tingkat regional sehingga memiliki stok yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat maupun daerah-daerah sekitarnya.

Pangdam meyakini bahwa dengan kesungguhan dan pemanfaatan teknologi tepat guna, hasil produksi pertanian dapat ditingkatkan untuk memperkuat stok jagung di Jawa Timur dalam rangka meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional.

Di tempat terpisah Bupati Kabupaten Lamongan menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi sekali dalam panen raya jagung ini, untuk ke depan pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus berupaya meningkatkan luas lahan tanam supaya hasilnya lebih maksimal sehingga Kabupaten Lamongan bisa surplus dari hasil panen sehingga Masyarakat Kabupaten Lamongan lebih sejahtera.

Kedepan Pangdam mengajak semua pihak dan masyarakat untuk melaksanakan pembersihan dan normalisasi Sungai Brantas dan Bengawan Solo yang melintas Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk menghadapi kemarau panjang yang diperkirakan terjadi akibat fenomena El Nino, sehingga pasokan air untuk pertanian dapat terjaga.

Apa yang sudah di capai dari hasil panen jagung saat ini, Pangdam berharap atas kerja sama dan pemanfaatan teknologi modern dalam pertanian, hasil produksi di wilayah ini dapat terus ditingkatkan. Hal ini akan mendukung upaya menjadikan Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional.

Pangdam Mayjen TNI Rafael Tinjau Pipanisasi dan Tanam Jagung di Nganjuk

Nganjuk,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay meninjau pelaksanaan program pipanisasi dan ganam jagung yang digelar di Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Senin (27/05/2024).

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan jika pelaksanaan program pipanisasi dan tanam jagung di Kabupaten Nganjuk, berjalan dengan optimal.

“Pipanisasi ini merupakan program bantuan dari bapak KSAD dalam rangka mendukung pengoptimalan tanam jagung,” ucap Pangdam.

Pangdam menambahkan, pelaksanaan program itu melibatkan beberapa pihak, salah satunya Pemerintah Daerah. Pasalnya, sinergitas itu dinilai sangat penting dalam upaya mensukseskan ketahanan pangan.

“Petani juga berperan penting demi terciptanya ketahanan pangan ini,” ujar Mayjen TNI Rafael.

Bukan hanya itu, Pangdam juga mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

“Tentunya kami berharap adanya dukungan dari bapak KSAD ini, bisa menambah capaian target ketahanan pangan, khususnya jagung di Jawa Timur,” jelas Mayjen TNI Rafael.

Pangdam Brawijaya Beserta PJ Gubernur Lepas Peserta Surabaya Medic Air Run 2024

Surabaya,- Pelaksanaan Surabaya Medic Air Run 2024 ternyata mampu menyita antusias masyarakat.

Itu terlihat ketika perlombaan itu diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.

Acara yang digelar di Kampus A Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada Minggu (26/05/2024) pagi itu, dihadiri oleh Forkopimda Jatim. Bahkan, pelepasan peserta itu dilakukan langsung oleh Forkopimda.

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengapresiasi adanya pelaksanaan kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya.

“Terima kasih kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang ikut serta mendukung kegiatan ini. Olahraga merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Pj Gubernur Adhy.

Senada, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menambahkan, pelaksanaan olahraga tersebut mampu menggugah antusias masyarakat.

Pangdam menyebut, jika pelaksanaan even itu seakan menunjukkan jika olahraga, sudah semakin disukai oleh masyarakat.

“Ada 3.000 peserta yang ikut serta mengikuti perlombaan ini. Bisa kita lihat bersama, masyarakat sudah mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, serta ucapan terimakasih kepada peserta dan pendukung, sehinga kegiatan ini berjalan tertib aman dan sukses, jelas Pangdam.