Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Secata Rindam V/Brawijaya: Letkol Inf. Juhok Sukmawan Menuju Tugas Baru

Magetan, Pendam V || Upacara serah terima jabatan Komandan Secata Rindam V/Brawijaya berlangsung dengan sukses pada hari Selasa di Lapangan Secata Candra Dimuka Magetan Rindam V/Brawijaya.

Letkol Inf. Juhok Sukmawan, S.H, yang telah menjabat selama 2,3 tahun sebagai Komandan Secata Rindam V/Brawijaya, kini menuju tugas baru sebagai Waasintel (Wakil Asisten Intelijen) di Kasdam V/Brawijaya. Penggantinya adalah Letkol Inf. Seco Wiguno, yang kini memimpin Komandan Secata Magetan Rindam V/Brawijaya.

Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara Danrindam V/Brawijaya, Kolonel Inf. Renal Aprindo Sinaga. Acara ini turut dihadiri oleh Pj Bupati Magetan, Forkopimda, Asisten, Ketua PKK Magetan, dan seluruh anggota Secata Rindam V/Brawijaya.

Dalam kesempatan itu, Letkol Inf. Seco Wiguno mengucapkan, “Sebelumnya saya bertugas sebagai Kasi Ops Korem 082/CPYJ Mojokerto dan sekarang mendapat amanah sebagai Komandan Secata yang baru. Saya mohon kerjasama kepada semua unsur Forkopimda dan instansi terkait untuk bersinergi dalam melaksanakan tugas yang diemban.”

Sementara itu, Letkol Inf. Juhok Sukmawan menyampaikan rasa terima kasihnya, “Selama 2,3 tahun ini saya di Secata sangat berterima kasih kepada semua pimpinan di Magetan atas sinergitas yang baik dengan Secata. Kami sangat terbantu terutama oleh pemerintah daerah yang memberikan bantuan yang sangat membantu satuan. Kami juga berterima kasih kepada Komandan Rindam V/Brawijaya atas ketulusan dalam membimbing siswa Secata dengan baik semaksimal mungkin.”

Pj Bupati Magetan, Hergunadi MT, mengucapkan terima kasih atas kontribusi Komandan Secata dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Magetan, yang telah membentuk suatu sinergi yang baik.

Komandan Rindam V/Brawijaya, Kolonel Inf. Renal Aprindo Sinaga, menyatakan, “Idealnya, serah terima jabatan dilaksanakan di kesatuan agar prajuritnya dapat melihat pejabat baru atau pemimpin baru. Saya bangga kepada Pemerintah Magetan yang mengangkat Secata sebagai Forkopimda plus. Hal ini menunjukkan bahwa Secata merupakan salah satu motor dalam membentuk prajurit yang handal. Tugas ini bukanlah pekerjaan yang mudah, namun semoga prajurit TNI AD tetap menjadi garda pasukan terdepan untuk melindungi Bangsa Indonesia.”

Dengan serah terima jabatan ini, diharapkan Komandan Secata Rindam V/Brawijaya yang baru, Letkol Inf. Seco Wiguno, dapat melanjutkan dan memperkuat sinergi yang telah terjalin dengan baik antara Secata dan pemerintah daerah. Semoga keberhasilan terus mengiringi kedua pejabat tersebut dalam tugas-tugas mereka yang baru.

Melanjutkan Tonggak kepemimpinan, Letkol Kav Donan Wahyu Sejati Ditunjuk Sebagai Kapendam V/Brawijaya

Surabaya, Pendam V || Dalam peristiwa penting yang penuh makna mendalam, Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani dengan penuh kemurahan hati menyerahkan jabatannya kepada penggantinya. Acara perpisahan dipimpin oleh Kapendam V/Brawijaya yang baru, Letkol Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos., yang dengan khidmat memimpin acara.

Kepergian Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani menandai tonggak penting dalam pengabdiannya. Selama tiga bulan terakhir, kontribusi signifikan ia berikan selama menjabat sebagai Kapendam V/Brawijaya. Semangat kerendahan hati dan dedikasinya telah menjadi teladan bagi para personel Pendam V/Brw.

Letkol Kav Donan Wahyu Sejati, S.Sos., menjalani peran barunya sebagai Kapendam V/Brawijaya dengan penuh semangat dan komitmen yang kuat. Berbekal integritas dan keahlian, beliau siap mendorong prestasi lebih besar lagi di masa depan.

Acara perpisahan melambangkan momen perubahan yang signifikan, dimana kebijakan dan strategi Pendam V/Brw akan terus berkembang. Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani diharapkan dapat meraih kesuksesan dalam pendidikan Sesko TNI nya

Seluruh personel Pendam V/Brawijaya tetap teguh berkomitmen mendukung tugas pokok Kodam V/Brw, Dengan semangat berbuat yang terbaik dan usaha yang tekun, untuk melaksanakan tanggung jawab yang diberikan.

MoU Korem 081/DSJ dan APKN: Langkah Strategis dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Madiun, Pendam V || Langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. Korem 081/DSJ dan APKN telah menandatangani MoU pengembangan budidaya domba. Untuk mencapai tujuan tersebut. Kolonel Inf H. Sugiyono, Danrem 081/DSJ, menyadari pentingnya ketahanan pangan bagi negara Indonesia

Dengan sumber pangan yang mencukupi, kita akan menjadi mandiri dan tidak tergantung pada impor pangan. Ini akan melindungi kita dari ancaman bencana alam, perubahan iklim, dan ketidakstabilan politik. Selain itu, ketersediaan pangan yang cukup dan bergizi penting bagi kesehatan masyarakat. Budidaya domba juga akan membekali prajurit dan ASN Korem 081/DSJ, memberikan mereka pengetahuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga setelah purnatugas.

Kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Panglima TNI dan Menteri Pertanian. Dengan usaha dan kerja keras, kita akan memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah Madiun Raya. Terima kasih kepada APKN yang menyediakan bibit domba, pabrik pakan, pelatihan berternak, dan pemasaran. Ini adalah sistem terintegrasi dan berkelanjutan dengan pertanian, memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan domba bernutrisi. Mari bersama-sama menjaga ketahanan pangan kita!”

Markas Korem 084/BJ Surabaya Menjadi Tempat Pembekalan Bela Negara bagi Siswa SMKN 3

Surabaya, Pendam V || Siswa SMKN 3 Surabaya baik laki-laki dan perempuan mendapat pembekalan Bela Negara dan Kedisiplinan di Markas Korem 084/BJ Jalan A. Yani No. 1 Surabaya. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 500 orang tersebut digelar pada hari Selasa (20/2/2024)

Pasi Bin Komsos Korem 084/BJ Mayor Inf Hendi Meindrawarman pada saat membuka kegiatan tersebut ia membacakan amanat tertulis Danrem 084/BJ Brigjen TNI Yusman Madayun, S.I.P. bahwa kegiatan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan upaya untuk menanamkan kesadaran bela negara bagi setiap warga negara khususnya bagi para generasi muda di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini dirasa sangat tepat terutama saat pemerintah selalu mendengungkan pendidikan berkarakter. Kita diharapkan bisa menjadi motor penggerak untuk memfasilitasi pembangunan berkarakter, sehingga warga masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan sendi-sendi negara kesatuan republik indonesia (NKRI) dan norma-norma sosial di masyarakat yang telah menjadi kesepakatan bersama.

TMMD 119: Bersatu dalam Perbedaan, Membangun Bangsa dengan Gotong-royong

Surabaya, Pendam V || Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 akan segera dilaksanakan pada 20 Februari hingga 20 Maret 2024 di wilayah Kodim 0808/Blitar, Kodim 0812/Lamongan, Kodim 0819/Pasuruan, Kodim 0817/Gresik, dan Kodim 0826/Pamekasan. TMMD pada hakikatnya merupakan aktualisasi budaya gotong-royong yang mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan, menyatukan perbedaan, menyelaraskan kepentingan, serta menggelorakan kembali semangat bekerjasama sebagai nilai luhur bangsa.

TMMD merupakan salah satu cara TNI-AD mengajak para komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa, terutama pada hal-hal yang belum tersentuh oleh program pemerintah dan membutuhkan upaya percepatan. Dalam rangka membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kegiatan TMMD ke-119 diarahkan untuk menyelesaikan berbagai proyek pembangunan yang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Selain itu, dalam pelaksanaan TMMD ke-119, TNI-AD juga mendorong para prajurit untuk mengenali adat istiadat dan budaya masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat dan menunjukkan jati diri sebagai prajurit yang memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat di daerah masing-masing, diharapkan tercipta komunikasi sosial yang efektif dengan seluruh lapisan masyarakat.

Dalam rangka mengabadikan setiap momen berharga dalam kegiatan TMMD ke-119, dokumentasi semua event menjadi hal yang penting. Dokumentasi ini tidak hanya berfungsi sebagai arsip penting satuan, tetapi juga sebagai bahan untuk mengikuti lomba jurnalistik TMMD di tingkat Angkatan Darat. Melalui lomba ini, diharapkan tercipta semangat jurnalistik yang positif dan menggugah semangat gotong-royong di kalangan media.

TMMD 119 menjadi momentum yang penting dalam memperkuat kerjasama antara TNI-AD dan masyarakat dalam membangun bangsa. Dengan bersatu dalam perbedaan dan mengutamakan gotong-royong, diharapkan TMMD ke-119 dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan semakin memperkokoh keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

Silaturahmi dengan Habaib dan Ulama, Danrem 081/DSJ Bawa Pesan Pentingnya Merawat Kebhinnekaan

Madiun, Pendam V || Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono bersilaturahmi dengan para Habaib dan Ulama di acara Haul ke-30 Ak-Maghfurllah KH. Munirul Ikhwan dan Harlah ke-70 Ponpes Subulul Huda Kembang Sawit, Minggu (4/2/2024). KH. Munirul Ikhwan sendiri merupakan sosok pendiri Ponpes Subulul Huda yang berlokasi di Dusun Kembangsawit, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

Tampak para Habaib dan Ulama yang hadir antara lain Pimpinan Ponpes Subulul Huda Gus Mizan, Habib Ahmad Edrus Al- Habsyi dari Pasuruan, Habib Hamzah Al- Aydrus dari Madiun, dan Habib Musthofa Al- Aydrus dari Tuban.

Dalam komunikasi yang dilakukan, Danrem mengungkapkan pentingnya merawat kebhinnekaan sebagai upaya untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangsa Indonesia terlahir dari kebhinnekaan atau keberagaman, baik itu suku, agama, bahasa, adat istiadat, budaya, dan lainnya. Ini pula lah yang menjadikan bangsa ini besar dan berbeda dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia,” kata Danrem.

“Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita seluruh rakyat Indonesia untuk peduli dalam merawat keberagaman guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” imbuhnya.

Pamen TNI AD itu menilai, dengan merawat kebhinnekaan, kita juga telah berupaya membangun fondasi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan dalam mengisi kemerdekaan saat ini.

Lebih dari itu, sebut Danrem, kebhinekaan adalah landasan untuk keharmonisan sosial. Dengan merawat kebhinnekaan, masyarakat akan lebih menerima perbedaan, saling menghormati dan menghargai, sehingga kehidupan masyarakat dapat menjadi damai dan harmonis.

Untuk itu ditegaskannya, semua pihak harus berkomitmen untuk menjaga keberagaman dan menjadikan kebhinnekaan sebagai sumber kekuatan yang mempersatukan bangsa.

Turnamen Danrindam V/Brawijaya Cup 2024: Meriahkan Lapangan Bola Sudirman Rindam V/Brawijaya dengan Ajang Silahturahmi dan Pembinaan Atlet Muda

Malang, Pendam V || Lapangan Bola Sudirman Rindam V/Brawijaya dipenuhi semangat dan antusiasme para atlet Sepak Bola Club Jatim, beserta keluarga dan tim official, dalam menyambut Turnamen Danrindam V/Brawijaya Cup Tahun 2024. Turnamen sepak bola ini tidak hanya menjadi ajang silahturahmi, tetapi juga sarana pembinaan dan pengembangan pemain muda lokal.

Kompetisi ini menjadi solusi untuk membuka peta jalan menuju kemenangan dan mencetak prestasi atlet sepak bola yang membanggakan. TNI, selain berperan penuh dalam mendukung tujuan nasional dalam meningkatkan SDM yang berkualitas, juga berperan dalam mendukung masyarakat dalam gemar berolahraga, khususnya sepak bola.

Turnamen Danrindam V/Brawijaya Cup 2024 dihadiri oleh para atlet Sepak Bola Club Jatim yang telah siap bertanding dengan semangat juang yang tinggi. Mereka ditemani oleh keluarga dan tim official yang memberikan dukungan penuh selama kompetisi berlangsung.

Selain sebagai ajang silahturahmi, turnamen ini juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan atlet muda lokal. Para peserta dapat mengasah keterampilan sepak bola mereka melalui kompetisi ini dan mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia olahraga. Pembinaan dan pengembangan atlet muda merupakan fokus penting dalam menciptakan generasi penerus yang berprestasi di bidang sepak bola.

Turnamen Danrindam V/Brawijaya Cup 2024 mencerminkan semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mengembangkan olahraga sepak bola. TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan olahraga sebagai sarana pembinaan karakter dan kebugaran jasmani.

Pihak penyelenggara berharap bahwa turnamen ini akan memberikan pengalaman berharga bagi para atlet dan menginspirasi mereka untuk terus berprestasi di dunia sepak bola. Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara para peserta, keluarga, dan tim official.

Turnamen Danrindam V/Brawijaya Cup 2024 di Lapangan Bola Sudirman Rindam V/Brawijaya merupakan bukti nyata bahwa olahraga sepak bola mampu menyatukan masyarakat dan menciptakan semangat persatuan. Semoga turnamen ini berjalan sukses dan memberikan dampak positif dalam pembinaan atlet muda serta pengembangan sepak bola lokal.

Pangdam V/Brawijaya Berikan Arahan Bijak Bermedia Sosial di Minvetcaddam V/Brawijaya

Surabaya, Pangdam V || Panglima Daerah Militer V/Brawijaya (Pangdam V/Brawijaya), Mayjen TNI Rafael Granada Baay, melaksanakan kunjungan kerja di Minvetcaddam V/Brawijaya. Dalam kunjungan ini, Pangdam V/Brawijaya didampingi oleh Ketua Persit PD V/Brawijaya, Ny. Lisa Rafael Granada Baay, dan disambut oleh para perwira di lingkungan Minvetcaddam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan beberapa hal kepada prajurit, PNS, dan Persit yang hadir dalam kesempatan tersebut. Salah satu poin yang diangkat adalah pentingnya bersikap bijak dalam bermedia sosial. Pangdam V/Brawijaya menekankan bahwa meskipun penggunaan media sosial tidak menjadi masalah, namun penggunaannya harus bijak dan tidak mudah terpancing oleh berita palsu.

“Tidak masalah bermedia sosial, tapi harus bijak dan jangan sampai terpancing hoax,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Selain itu, menjelang pemilihan umum mendatang, Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga menegaskan kepada seluruh prajurit, PNS, dan Persit untuk menjaga sikap netral. Pangdam V/Brawijaya menekankan bahwa prajurit TNI memiliki misi penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas selama berlangsungnya pemilihan umum.

“Terpenting, TNI harus bisa menciptakan kondusifitas dan harus bersinergi dengan instansi atau aparat keamanan terkait selama pesta demokrasi mendatang,” tambah Mayjen TNI Rafael.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya di Minvetcaddam V/Brawijaya ini bertujuan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada prajurit, PNS, dan Persit mengenai pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga netralitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama pemilihan umum. Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya arahan ini, akan tercipta lingkungan yang kondusif dan sinergi antara TNI dengan instansi atau aparat keamanan terkait dalam menjaga stabilitas negara.

Mayjen TNI Rafael Granada Baay terus berkomitmen untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh anggota TNI di wilayah teritorial Pangdam V/Brawijaya. Melalui kunjungan kerja ini, Pangdam V/Brawijaya menegaskan pentingnya kesadaran akan bijak bermedia sosial dan netralitas dalam menjaga integritas serta profesionalisme TNI.

Pangdam V/Brawijaya Suarakan Netralitas TNI: Mayjen TNI Rafael Lakukan Kunjungan Kerja di Paldam V/Brawijaya

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, melakukan kunjungan kerja ke beberapa satuan yang berada dalam wilayah teritorialnya. Dalam kunjungan tersebut, Pangdam fokus untuk melaksanakan kunjungan kerja di tiga lokasi Balakdam sekaligus, yakni Bekangdam V/Brawijaya, Paldam V/Brawijaya, dan Minvetcatdam V/Brawijaya.

Kedatangan Pangdam di setiap lokasi disambut dengan hangat oleh para perwira di masing-masing Balakdam. Turut mendampingi Pangdam adalah Ketua Persit PD V/Brawijaya, Ny. Lisa Rafael Granada Baay, yang ikut serta dalam kunjungan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan beberapa hal kepada para prajurit, PNS, dan Persit. Salah satu poin yang disorot adalah pentingnya bersikap bijak dalam bermedia sosial. “Tidak masalah menggunakan media sosial, namun harus bijak dan berhati-hati agar tidak terjebak dalam berita palsu,” ujar Pangdam.

Menjelang pemilu mendatang, Mayjen TNI Rafael menegaskan kepada seluruh prajurit, PNS, dan Persit untuk menjaga netralitas. Pangdam V/Brawijaya menekankan bahwa prajurit TNI memiliki misi penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas selama berlangsungnya pemilu. “TNI harus menciptakan kondusifitas dan bersinergi dengan instansi atau aparat keamanan terkait selama pesta demokrasi mendatang,” tegas Mayjen TNI Rafael.

Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya ini merupakan upaya untuk memastikan kesadaran akan netralitas TNI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Diharapkan, dengan adanya arahan ini, para prajurit, PNS, dan Persit dapat memahami pentingnya netralitas dalam menjaga integritas dan profesionalisme TNI.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, terus berkomitmen untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh anggota TNI di wilayah teritorialnya. Melalui kunjungan kerja dan komunikasi langsung dengan para prajurit, PNS, dan Persit, Pangdam V/Brawijaya berupaya memastikan bahwa netralitas TNI tetap terjaga dalam menjalankan peran strategisnya dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara.

Pangdam Minta Prajurit dan Persit Bekangdam V/Brawijaya Bijak Bermedsos

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya menggelar kunjungan kerja di beberapa Satuan yang ada di wilayah teritorialnya.

Pada kunjungan saat ini, Pangdam Mayjen TNI Rafael Granada Baay tertuju untuk menggelar kunjungan kerjanya ke Bekangdam V/Brawijaya. Rabu (31/01/2024) pagi.

Dengan didampingi Ketua Persit PD V/Brawijay, Ny. Lisa Rafael Granada Baay, kedatangan Pangdam bersama Ketua Persit dengan didampingi pejabat teras Makodam, langsung disambut oleh seluruh prajurit Bekangdam.

Beberapa hal disampaikan oleh Pangdam dihadapan prajurit Bekangdam, salah satunya soal bijak dalam bermedia sosial.

“Tidak masalah bermedia sosial, tapi harus bijak dan jangan sampai terpancing hoax,” kata Pangdam.

Tak lupa, menjelang pemilu mendatang Mayjen TNI Rafael juga menegaskan seluruh prajurit dan Persit untuk bersikap netral.

Pada intinya, tegas Pangdam, prajurit TNI memiliki misi penting ketika berlangsungnya pemilu mendatang. Misi itu, adalah menjaga keamanan dan stabilitas.

“Terpenting, TNI itu harus bisa menciptakan kondusifitas dan harus bersinergi dengan instansi atau aparat keamanan terkait selama pesta demokrasi mendatang,” tegas Mayjen TNI Rafael.