Kumdam V/Brawijaya: Memberikan Bantuan Hukum Terbaik Bagi Prajurit dan Keluarganya

Malang,– Kodam V/Brawijaya melalui Kumdam V/Brawijaya memiliki tugas pokok untuk memberikan bantuan hukum, dukungan hukum, dan perundang-undangan kepada prajurit dan keluarganya. Hal ini disampaikan oleh Kakumdam V/Brawijaya Kolonel Chk Budi Sartono, SH, MH dan ditegaskan kembali oleh Mayor Chk Yopie Wahyu Susilo, MH selaku Kasidukbankum Kumdam V Brawijaya.

Bantuan hukum merupakan salah satu bentuk rawatan kedinasan bagi prajurit TNI sesuai dengan Pasal 41 PP RI No 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit TNI. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hak-hak prajurit dan keluarganya terlindungi.

Kasidukbankum Kumdam V Brawijaya menjelaskan bahwa bantuan hukum memiliki peran penting dalam penegakan hukum di lingkungan TNI AD. Bantuan hukum membantu aparat penegak hukum untuk menemukan kebenaran dan memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kumdam V/Brawijaya bertanggung jawab untuk menyelenggarakan bantuan dan dukungan hukum serta perundang-undangan dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam V Brawijaya.

Bantuan hukum di lingkungan TNI AD, khususnya di Kodam V/Brawijaya, berperan penting dalam melindungi hak-hak prajurit, PNS, dan keluarganya yang terlibat dalam suatu perkara hukum. Bantuan hukum juga membantu melindungi hak dan kepentingan prajurit, PNS, dan Lembaga TNI terhadap gugatan atau tuntutan dari pihak lain.

Yang berhak mendapatkan bantuan hukum adalah:

  • Satuan jajaran TNI AD
  • Badan Hukum/Yayasan/Koperasi
  • Prajurit dan PNS TNI AD serta keluarganya (Suami/Isteri, anak dan Orang tua)
  • Purnawirawan
  • Warakawuri
  • Wredatama
  • Anggota Veteran RI

Dalam proses penegakan hukum terhadap oknum anggota TNI AD yang melakukan suatu pelanggaran Tindak Pidana, prosesnya berbeda dengan proses penegakan hukum yang berlaku di luar lingkungan militer.

Dalam proses peradilannya, peradilan militer dan peradilan umum memiliki persamaan dan perbedaan.

Terhadap anggota TNI AD yang terbukti bersalah melakukan tindak pidana, terdapat dua bentuk sanksi, yaitu:

  • Pidana Utama: Pidana Mati, Pidana Penjara, Pidana Kurungan, Pidana tutupan
  • Pidana Tambahan: Pemecatan dari dinas militer dengan atau tanpa pencabutan hak untuk memasuki Angkatan Bersenjata, Penurunan Pangkat, dan Pencabutan hak-hak tertentu.

Pangdam V/Brawijaya Himbau Prajuritnya Beristirahat saat Mudik Lebaran

Surabaya, 5 April 2024 – Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya (Pangdam V/Brawijaya), Mayjen TNI Rafael Granada Baay, memimpin apel bersama di Kodam V/Brawijaya dalam rangka pemberangkatan cuti Lebaran. Dalam apel tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan dan himbauan kepada para prajuritnya yang akan melaksanakan mudik Lebaran.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya mengingatkan seluruh prajurit untuk berhati-hati dalam perjalanan mudik. “Hati-hati dalam perjalanan mudik. Jika sudah terasa lelah, harus tetap beristirahat, walaupun sudah dekat dengan tujuan. Saat mendekati tujuan, seringkali terjadi kecelakaan seperti yang terjadi di daerah Ngawi atau Magetan, di mana seharusnya istirahat namun tetap dilanjutkan perjalanan,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga mengingatkan tentang lonjakan arus mudik yang diprediksi terjadi tahun ini. “Untuk itu, saya mengingatkan kembali untuk berhati-hati, karena tahun lalu jumlah pemudik mencapai 127 juta, sedangkan tahun ini diprediksi akan mencapai 193 juta, naik sebesar 50 persen. Lonjakan arus mudik ini tentu akan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan dan permasalahan lainnya,” tambahnya.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga menegaskan tugas prajurit selama cuti adalah menjauhkan diri dari semua permasalahan yang melanggar hukum. “Tugas kalian adalah tugas cuti, jadi hindarilah semua permasalahan yang melanggar hukum, seperti melanggar lalu lintas yang dapat menimbulkan korban, memiliki sikap arogansi, penyalahgunaan narkoba, perilaku asusila, dan perbuatan lainnya yang melanggar aturan dan merugikan pribadi maupun satuan,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

“Saya Pangdam V/Brawijaya, beserta staf dan keluarga besar Kodam V/Brawijaya, mengucapkan Minal Aidzin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin serta selamat hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M. Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan merayakan hari kemenangan ini dengan penuh sukacita,” tutupnya.

Dengan himbauan dan arahan ini, diharapkan para prajurit Kodam V/Brawijaya dapat melaksanakan mudik Lebaran dengan aman, tertib, dan menjaga kepatuhan terhadap aturan serta tetap memelihara citra baik TNI di tengah masyarakat.

JTV Apresiasi Penyelenggaraan Pemilu 2024 di Jatim

Surabaya,- Stasiun Televisi Jawa Timur atau JTV memberikan penghargaan kepada para penyelenggara pemilihan umum 2024 melalui siaran bertajuk Apresiasi Jatim Gaspol Pemilu 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Studio JTV Surabaya, Rabu (03/04/2024) sore itu dihadiri para penyelenggara yang terlibat pada pelaksanaan pemilu 2024.

Salah satunya, ialah Kepala Penerangan Kodam Brawijaya, Letkol Kav Donan Wahyu Sejati yang hadir mewakili Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Ditemui usai mengikuti acara tersebut, Kapendam mengungkapkan jika dirinya mengapresiasi semua pihak yang terlibat pada pelaksanaan pemilu beberapa waktu lalu, tanpa terkecuali, apresiasi pada masyarakat Jawa Timur.

Dijelaskan Kapendam, pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan damai tersebut tentu tak terlepas dari peran masyarakat.

“Pelaksanaan pemilu beberapa waktu lalu, adalah cerminan dari semangat demokrasi yang kuat di Jawa Timur,” kata Letkol Donan.

Sementara itu, Direktur New JTV, Abdul Rokhim menuturkan, acara yang berlangsung di Studio JTV saat ini merupakan sebuah momen penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para penyelenggara pemilu dalam menjalankan proses demokrasi di tingkat daerah, khususnya Jawa Timur.

“Kami berada disini untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya pada para penyelenggara pemilu yang telah bekerja keras demi mewujudkan proses demokrasi,” ujarnya.

Untuk diketahui, penghargaan tersebut diserahkan pihak JTV kepada seluruh lapisan penyelenggara pemilu yang terdiri dari Komisioner KPU, Bawaslu, Kodam V/Brawijaya, Polda Jatim, Kejati Jatim, hingga Caleg Petahana dan Non Petahana yang meraih suara terbanyak, baik tingkat DPRD Jatim hingga Kota/Kabupaten, serta Caleg DPR dan DPD RI di Dapil Jatim.

Jabatan Wadan Rindam Brawijaya Berganti

Kota Malang,- Setelah sebelumnya dijabat oleh Kolonel Inf Andi Kusworo, kini jabatan Wakil Komandan Rindam V/Brawijaya secara resmi beralih. Jabatan itu, saat ini diemban oleh Kolonel Inf Sugiyatmo.

Pergantian itu ditandai dengan adanya prosesi sertijab di Aula Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Jumat (28/03/2024).

Peralihan jabatan tersebut, dipimpin langsung oleh Danrindam V/Brawijaya, Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga.

“Sertijab atau pergantian jabatan ini sudah menjadi suatu hal lumrah di TNI-AD. Ini sebagai bentuk penyegaran Satuan dan organisasi,” ucap Danrindam.

Kolonel Renal menambahkan, selain sebagai bentuk penyegaran Satuan maupun organisasi, proses pergantian seorang pejabat di lingkungan Militer juga bertujuan untuk menempah kepemimpinan pejabat tersebut.

“Di TNI-AD ini ada istilah Tour of Duty, dan Tour of Area. Disitulah para pejabat atau pemimpin akan ditempa kepemimpinannya dalam membawa atau memimpin sebuah Satuan dan prajurit,” tegasnya.

Upaya Bersama TNI dan Polri Atasi Masalah Keamanan Pasca Proses Pemilu yang Menegangkan.

Surabaya,- Dalam rangka menjaga kondisi keamanan pasca pemilu yang menegangkan, TNI dan Polri melalui kegiatan rakor intelijen telah melakukan sinergi untuk membangun sharing informasi dalam mengelola keamanan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa tanggal 19 Maret 2024 di Gedung Mahameru Polda Jatim, hadir seluruh Kasat Intel dan Pasi Intel Kodim se-Jawa Timur serta pejabat Intelijen lainnya.

“Sangat penting bagi jajaran TNI dan Polri untuk bersinergi dalam pelaksanaan tugas dalam bentuk sharing informasi dalam mengelola keamanan,” ujar Dirintelkam Polda Jatim dalam sambutannya.

Tindaklanjuti arahan Panglima TNI dan Kapolda Jatim, kegiatan rakor intelijen ini bertujuan untuk sharing informasi intelijen dan menjelang pengumuman Pemilu Tahun 2024, dimana pimpinan tidak menerima informasi yang berbeda dan memetakan kerawanan paska pemilu yang dianggap dugaan adanya kecurangan pemilu.

Dalam kegiatan tersebut terdapat pula sesi tanya jawab yang dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama, yang dilaksanakan dengan lancar, aman, dan terkendali.

“Harapan saya dengan Asintel Kasdam V/Brw, agar memberikan informasi sama jangan saling menutupi sehingga pimpinan tidak menerima informasi yang berbeda dan memetakan kerawanan paska pemilu yang di anggap dugaan ada kecurangan pemilu, dari sinilah kita bisa antisipasi kerawanan yang akan terjadi,” tambah Dirintelkam Polda Jatim.

Dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkada serentak dan dengan adanya kegiatan sinergi Apintel baik dari TNI dan Polri, diharapkan dapat bersinergi dalam memetakan setiap ancaman yang ada di wilayah.

TNI dan Polri akan terus bekerja sama dalam mengatasi masalah keamanan pasca pemilu.

Membuka Potensi: Mengeksplorasi 498.038 Hektar Lahan Pertanian di Jawa Timur.

Surabaya,- Jawa Timur lahir sebagai harapan bagi Indonesia dalam menyelesaikan krisis pangan, terutama beras dan jagung. Provinsi ini memiliki potensi lahan sawah dengan luas mencapai 498.038 hektar, di mana 36.620 hektar lahan telah terlayani dengan penggunaan 3.662 pompa eksisting, sementara 463.317 hektar lahan masih membutuhkan 46.332 unit pompa.

Untuk menambah area tanam di wilayah provinsi Jawa Timur, Bapak Panglima TNI dan Kasad telah melakukan MoU dengan Menteri Pertanian. Kodam V/BRW siap mendukung program pompanisasi/pipanisasi. Dalam hal ini, para dandim dan kepala dinas pertanian kabupaten/kota didorong untuk bersama-sama melaksanakan survei dan mendata sumber air, aliran sungai yang tidak kering saat musim kemarau, dan sumur bor.

Para dandim dan kepala dinas pertanian kabupaten/kota membuka posko bersama, memberikan pendampingan kepada poktan. Selain itu, mereka yang memanfaatkan lahan perhutani/hutan sosial mengusulkan CPCL petani yang tergabung dalam LMDH dan kelompok tani hutan ke Dinas Pertanian Kabupaten/Kota.

Dalam rangka menambah luas area tanam di Jawa Timur, mari bergandengan tangan dan mendukung gerakan tambah olah tanah dan tanam.

Melindungi Karir dan Menghindari Jebakan Hukum: Wawasan Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H

Surabaya,- Lebih kurang 200 personil Militer, PNS, dan Persit dari berbagai satuan seperti Pendam, Pomdam, Infolahtadam, Sansidam, Denmadam V/Brawijaya, dan Puskodalops Kodam V/Brawijaya, tas menerima penyuluhan dari Yongmoodo Terampil dengan topik “Optimalisasi Peran Hukum bagi Prajurit, PNS TNI AD beserta Keluarga guna mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Penyuluhan ini dilakukan oleh Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H., dalam rangka memberikan pemahaman hukum dan hal-hal pelanggaran yang harus dihindari bagi personil Militer, PNS, dan Persit. Beberapa hal yang disampaikan antara lain Desersi, THTI, Asusila, Percerian, Penipuan, Nikah Ganda, KDRT, Narkoba, Pelanggaran Lalin, Pencurian, serta Penyalahgunaan Jabatan.

“Kita diberikan pangkat, jabatan, fasilitas lainnya adalah untuk berbuat sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara. Jadilah prajurit yang baik dan profesional,” ucap Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H.

Dalam acara ini, diharapkan seluruh personil Militer, PNS, dan Persit dapat meningkatkan pemahaman tentang hukum dan dapat menerapkannya dalam tugas sehari-hari untuk mendukung Tugas Pokok TNI AD.

Pelatihan Public Speaking Satjar Kodam V/Brw: Menguasai Seni Berbicara dengan Percaya Diri.

Surabaya,- Kodam V/Brw mengadakan Pelatihan Public Speaking Satjar Kodam V/Brw pada hari Jumat, 15 Maret 2024 di Mapuskodaldam V/Brw. Pelatihan ini diikuti oleh 340 personil yang terdiri dari Pabandya Min Sinteldam V/Brw, Kapusjarahdam V/Brw serta Kasi Pendam V/Brw.

Pelatihan public speaking ini diselenggarakan oleh Kodam V/Brw untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan presentasi peserta sehingga mereka dapat membangun citra positif di masyarakat. Dalam pelatihan ini, materi yang disampaikan mencakup faktor pembentuk citra dan public speaking, jejaring sosial media, simulasi dan viralisasi sosial media, serta pembuatan konten teks di sosial media.

Acara pelatihan ini dibuka dengan sambutan Kapendam V/Brw Letkol Kav Donan Wahyu yang mewakili Pangdam V/Brw. Donan menyampaikan bahwa pelatihan public speaking ini merupakan bagian dari upaya Kodam V/Brw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan juga meningkatkan citra positif satuan di mata masyarakat.

“Diharapkan dengan pelatihan public speaking ini peserta dapat menguasai seni berbicara dengan percaya diri sehingga satuan ini dapat semakin dikenal dan dihormati di masyarakat,” kata Donan.

Sementara itu, materi pelatihan disampaikan oleh empat orang nara sumber yang telah berpengalaman di bidangnya. Bapak Dr. M Fariza Y Irawady memberikan materi tentang faktor pembentuk citra dan public speaking. Kemudian, Bapak Choirul Anam, M. Si. memberikan materi tentang jejaring sosial media. Sedangkan, Bapak Arif Nurohman memberikan materi tentang simulasi dan viralisasi sosial media dan Bapak Irwan Arifyanto memberikan materi tentang pembuatan konten teks di sosial media.

Sampai dengan akhir acara, peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka belajar banyak tentang teknik-teknik berbicara yang efektif dan cara membangun citra yang positif melalui sosial media. Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang telah diberikan.

Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, Kasi Media Online Pendam V/Brw, Mayor Arh Bambang, mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terbantu oleh materi yang diberikan dalam pelatihan ini.

“Saya merasa pelatihan ini membantu saya untuk lebih menguasai teknik berbicara yang efektif dan menarik minat pendengar,” ujar Bambang.

Kapendam V/Brw berharap bahwa pelatihan public speaking ini dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta sehingga mereka dapat menjadi duta yang baik dan mampu membangun citra positif di masyarakat.

102 Siswa Tamtama Rindam Brawijaya Resmi Dilantik Jadi Prajurit TNI

Magetan,- Sebanyak 102 siswa Tamtama yang sebelumnya mengikuti pelatihan di Rindam Brawijaya, secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD. Pelantikan tersebut diselenggarakan di Magetan dan dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Pangdam memberikan apresiasi kepada ratusan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi menjadi prajurit TNI. Dalam sambutannya, Pangdam mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka dalam mengikuti pendidikan dengan baik.

“Saya selaku Pangdam, mengucapkan selamat atas keberhasilan selama mengikuti pendidikan ini dengan baik,” ucap Pangdam. Rabu (13/03/2024).

Selain itu, beberapa pesan tak lepas disampaikan oleh Pangdam dihadapan ratusan prajurit yang baru saja dilantik itu, salah satunya terkait profesionalisme dalam mengemban tugas dan kewajiban sebagai seorang prajurit TNI.

“Untuk selanjutnya, para prajurit ini akan mengikuti tahapan pendidikan selanjutnya. Tahapan itu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis militer yang diperlukan,” jelas Mayjen TNI Rafael. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam melaksanakan tugas-tugas yang akan diemban di masa depan.

Prosesi penutupan dan pelantikan ini dihadiri oleh Pangdam beserta beberapa pejabat teras Makodam Brawijaya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda dan keluarga dari masing-masing prajurit, menunjukkan dukungan dan kebanggaan mereka terhadap prestasi yang telah dicapai oleh para tamtama.

Dengan dilantiknya 102 siswa Tamtama ini, diharapkan TNI-AD semakin diperkuat dengan kehadiran prajurit yang siap melaksanakan tugas-tugas negara dengan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi.

Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Serentak Jagung

Pasuruan,- Dandim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, S.T., memimpin kegiatan penanaman jagung serentak di Desa Wonosari, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Acara ini dihadiri oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. dan ibu Ketua Persit KCK Koorcabrem 083.

Dalam paparannya, Dandim 0819/Pasuruan menjelaskan tentang luas, letak, dan kondisi lahan di Kabupaten Pasuruan yang akan digunakan untuk penanaman jagung. Sebanyak 100 hektar lahan di Kecamatan Grati sudah ditanami jagung, sementara 100 hektar di KPH Kejayan masih akan ditanami secara bertahap.

Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. dalam sambutannya menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai isu krusial yang berhubungan dengan pertahanan negara. Dalam iklim tropis Indonesia, ketahanan pangan dapat dicapai dengan dukungan optimal, terlepas dari fluktuasi iklim.

“TNI AD aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan karena dengan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau, stabilitas keamanan negara dapat terjaga,” ujar Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos.

Program ketahanan pangan di wilayah Korem 083/Bdj melibatkan penanaman jagung di lahan seluas 2000 hektar secara bertahap. Setiap satuan jajaran Korem 083/Bdj mengelola lahan seluas 200 hektar, termasuk lahan seluas 200 hektar yang disiapkan oleh Kodim 0819/Pasuruan.

Selain penanaman jagung, Danrem 083/Bdj juga memberikan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar. Acara penanaman jagung di Kecamatan Gondang Wetan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kadistan Kabupaten Pasuruan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 083, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXXIII Kodim 0819/Pasuruan.

Kerjasama dan dukungan dari semua pihak diharapkan dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia. Langkah ini akan membantu menjaga keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan, sambil meningkatkan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat setempat.