SUMENEP — Kesulitan mendapatkan air bersih masih dirasakan oleh sebagian masyarakat di pelosok daerah, salah satunya dialami oleh warga Dusun Bilamabuk, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Krisis air bersih ini kerap melanda warga setempat, terutama saat musim kemarau panjang yang menyebabkan sumur-sumur warga mulai mengering dan sulit diandalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, Koramil 0827-11/Pasongsongan bersinergi bersama Baznas Sumenep bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga setempat. Penyaluran bantuan kemanusiaan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 09/10/2026, guna meringankan beban masyarakat yang mengalami krisis air di wilayah tersebut.
Pada kegiatan pertama, tim gabungan dari Koramil 0827-11/Pasongsongan bersama Baznas mengerahkan armada tangki bermuatan 5.000 liter untuk mendistribusikan air secara langsung ke titik-titik permukiman warga yang paling membutuhkan. Air bersih tersebut dibagikan secara merata untuk memenuhi kebutuhan vital bagi 10 kepala keluarga yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kondisi geografis dan kekeringan.
Untuk kegiatan kedua, Babinsa Koramil Koramil 0827-11/Pasongsongan, Sertu Dadang Sulistyo, turun langsung ke lapangan guna mengawasi proses pendistribusian sekaligus berinteraksi langsung dengan warga penerima manfaat. Kehadiran aparat teritorial di tengah-tengah masyarakat ini memastikan bahwa bantuan logistik air dapat tersalurkan secara tertib, tepat sasaran, dan benar-benar diterima oleh warga yang sangat memerlukan.
Di sela-sela kegiatan peninjauan tersebut, Sertu Dadang Sulistyo menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat militer terhadap kesulitan rakyat di wilayah binaannya.
“Warga memang membutuhkan air. Jadi hari ini kami bantu dengan air bersih, mudah-mudahan bisa meringankan kebutuhan mereka,” kata Sertu Dadang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketersediaan air bersih yang memadai sangat krusial agar masyarakat tidak perlu berjalan jauh atau kesulitan mencari sumber air di luar lingkungan tempat tinggal mereka demi kelangsungan hidup sehari-hari.
“Yang penting warga tidak kesulitan mencari air untuk kebutuhan sehari-hari. Kami bersama Baznas berupaya membantu sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya menambahkan.
Penyaluran bantuan air bersih ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik warga, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI, lembaga zakat, dan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terjaga kuat di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep.
Melalui aksi kemanusiaan yang konsisten seperti ini, diharapkan kehadiran TNI bersama Baznas dapat terus memberikan solusi konkrit atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat di daerah. Besar harapan ke depan agar sinergi ini semakin meluas, sehingga ketahanan sosial serta kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah yang rentan krisis air bersih dapat terwujud secara berkelanjutan.