BERITA SATUAN

Sigap! TNI-Polri Redam Kebakaran Hutan Pinus di Malang

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Sigap! TNI-Polri Redam Kebakaran Hutan Pinus di Malang

MALANG — Personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi terkait bergerak sigap dalam menanggulangi insiden kebakaran hutan pinus di Malang. Peristiwa yang terjadi di kawasan Perhutani ini langsung mendapatkan penanganan intensif agar tidak menimbulkan kerugian ekologis yang lebih besar.

Aksi tanggap darurat ini diinisiasi oleh jajaran Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu yang turun langsung ke lapangan. Para prajurit bahu-membahu bersama tim gabungan dan relawan untuk menaklukkan amukan si jago merah yang mulai melahap area vegetasi di kawasan tersebut.

Berdasarkan data operasional di lapangan, insiden kebakaran hutan pinus di Malang ini secara spesifik melanda area Petak 6 c RPH Slamparejo, Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung. Titik api yang terpantau pada koordinat Co 7.938S l12.7803 tersebut membakar semak belukar dan tegakan pohon pinus di lahan seluas kurang lebih 0,5 hektar.

Pada kegiatan pertama penanganan, tim gabungan langsung diterjunkan menuju titik koordinat sesaat setelah informasi mengenai kemunculan api diterima. Langkah awal yang dieksekusi oleh personel adalah melakukan isolasi area terdampak secara cepat.

Upaya penyekatan darurat ini menjadi prioritas utama tim di lapangan. Langkah taktis tersebut bertujuan memutus jalur rambat api agar kebakaran tidak meluas dan merembet ke blok hutan lainnya yang masih rimbun.

Pada kegiatan kedua, tim langsung memasuki tahap pemadaman inti yang dilakukan secara masif dan intensif. Petugas gabungan menyisir titik-titik api utama untuk menurunkan suhu dan mematikan sumber pembakaran.

Dalam prosesnya, tim gabungan memadukan penggunaan peralatan pemadam portabel dengan metode manual yang disesuaikan dengan kondisi topografi di lokasi kejadian. Metode kombinasi ini terbukti sangat efektif untuk melokalisir pergerakan api secara cepat.

Menanggapi keberhasilan operasi pemadaman tersebut, Danramil 0818/23 Jabung, Kapten Inf Agung, menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral merupakan kunci utama penanganan krisis. Ia mengapresiasi dedikasi dan kecepatan bertindak dari seluruh pihak yang terlibat.

"Sinergitas TNI-Polri, BPBD, Perhutani, dan relawan di lapangan sangat krusial. Berkat respon cepat bersama, api di Petak 6 c RPH Slamparejo berhasil dipadamkan sebelum meluas lebih jauh," ujar Kapten Inf Agung saat memimpin operasi di lokasi kejadian.

Keberhasilan meredam kebakaran hutan pinus di Malang ini membuktikan kesiapan serta soliditas aparatur negara bersama elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Kecepatan bertindak menjadi faktor penentu yang berhasil menghindarkan kawasan hutan dari kerusakan ekosistem yang jauh lebih parah.

Ke depannya, seluruh pihak berharap sinergi yang telah terbangun kokoh ini dapat terus dipertahankan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Selain itu, masyarakat luas diharapkan semakin memiliki kesadaran tinggi untuk turut menjaga lingkungan, menghindari aktivitas yang memicu percikan api, demi memastikan kelestarian alam dan keamanan kawasan hutan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.