BERITA SATUAN

Kodim 0815/Mojokerto Survei 10 Titik Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Kodim 0815/Mojokerto Survei 10 Titik Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII

MOJOKERTO,- Setelah sukses merealisasikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di sejumlah wilayah Kabupaten Mojokerto, Kodim 0815/Mojokerto kini melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap kebutuhan jembatan penghubung di wilayah binaan.

Kali ini, Tim Survei Kodim 0815/Mojokerto bersama Denzibang V/4 Mojokerto melakukan peninjauan di 10 titik calon lokasi jembatan, salah satunya Jembatan Sungai Blentreng di Dusun Blentreng, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Selasa (08/09/2026).

Kegiatan survei lokasi ini merupakan bagian dari tahapan awal program Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII. Survei dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi medan, karakteristik sungai, kebutuhan teknis pembangunan serta manfaat jembatan bagi masyarakat di masing-masing lokasi.

Peninjauan di Sungai Blentreng dihadiri Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Warudi, Bati Bakti Sterdim 0815/Mojokerto Serma Faishol, Serka Darsono dari Denzibang V/4, Batuud Koramil 0815/18 Gondang Pelda Umar Agus P., Babinsa Ngembat Serda Daud Meo Melanting, Sekretaris Desa Ngembat Sampurna, Kepala Dusun Blentreng Tohari serta perangkat desa.

Berdasarkan hasil survei, Jembatan Sungai Blentreng memiliki panjang sekitar 10 meter dengan lebar 3 meter, sedangkan lebar sungai sekitar 7 meter. Jarak bagian bawah jembatan menuju aliran air sekitar 7 meter dengan debit air sekitar 3 meter. Jembatan tersebut menjadi penghubung dari kawasan hutan menuju Dusun Blentreng, Desa Ngembat, sekaligus merupakan salah satu akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas dan pengelolaan pertanian.

Kondisi jembatan lama saat ini mengalami kerusakan, akses tersebut hanya dapat digunakan oleh pejalan kaki sehingga menghambat mobilitas masyarakat, khususnya dalam membawa sarana produksi maupun mengangkut hasil pertanian.

Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono mengatakan, survei di 10 titik tersebut menjadi langkah penting untuk mendapatkan data dan gambaran kondisi lapangan secara menyeluruh sebelum menentukan skala prioritas pembangunan.

“Hari ini tim melaksanakan survei di 10 titik yang membutuhkan perhatian untuk pembangunan maupun perbaikan jembatan. Salah satunya di Sungai Blentreng ini. Kami melihat langsung kondisi medan, ukuran sungai, kondisi jembatan lama serta akses masyarakat. Data hasil survei nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan dan prioritas pembangunan Jembatan Perintis Garuda”, ujar Kapten Inf Budiyono.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki aktivitas pertanian cukup tinggi. Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi sarana produksi dan pengangkutan hasil pertanian.

Melalui kegiatan survei tersebut, Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan unsur terkait dalam mewujudkan akses penghubung yang lebih aman dan memadai.

Dengan pemetaan kebutuhan pada 10 titik calon lokasi tersebut, Kodim 0815/Mojokerto diharapkan dapat memperoleh gambaran prioritas pembangunan secara lebih akurat. Langkah ini diharapkan mendukung pelaksanaan Program Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dan memperkuat konektivitas wilayah binaan.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.