BERITA SATUAN

Kodim 0815/Mojokerto Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
4 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Kodim 0815/Mojokerto Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII

MOJOKERTO – Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di Sungai Glagah, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, terus berlanjut. Pada Rabu (14/10/2026), personel Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat melaksanakan pengerjaan struktur jembatan yang meliputi pembesian, peninggian tembok penahan tanah (TPT), serta persiapan pengecoran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kodam V/Brawijaya melalui satuan jajarannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pengerjaan jembatan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan kualitas konstruksi, kekuatan struktur, dan keselamatan selama proses pembangunan. Personel TNI bersama warga bekerja secara gotong royong untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi kebutuhan konstruksi jembatan.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0815/Mojokerto, Kapten Inf Budiyono, menyampaikan bahwa pembangunan terus dilaksanakan dengan memperhatikan tahapan pekerjaan serta kualitas hasil konstruksi. Menurutnya, keterlibatan personel TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII.

“Pengerjaan terus kami laksanakan sesuai tahapan yang direncanakan. Kami bersama masyarakat berupaya agar pembangunan berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kualitas dan kekuatan jembatan,” ungkap Kapten Inf Budiyono.

Dalam pelaksanaannya, pengerjaan difokuskan pada pembesian sebagai bagian dari persiapan struktur beton, peninggian tembok penahan tanah untuk mendukung kestabilan konstruksi, serta persiapan pengecoran. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan jembatan memiliki struktur yang kuat dan mampu menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat.

Jembatan Garuda Tahap VII ini dirancang memiliki panjang dan lebar masing-masing 4 meter dengan kapasitas beban 4,5 ton. Hingga Rabu (14/10/2026), progres pembangunannya telah mencapai 37 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan terus berjalan secara bertahap menuju penyelesaian sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Pembangunan ini melibatkan lima personel TNI, satu konsultan, dan delapan warga setempat. Kolaborasi tersebut mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas umum. Selain membantu pelaksanaan pekerjaan fisik, keterlibatan warga juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Melalui kegiatan ini, Kodam V/Brawijaya melalui Kodim 0815/Mojokerto terus berperan dalam mendukung pembangunan wilayah yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat. Kehadiran TNI dalam pembangunan infrastruktur menjadi wujud pelaksanaan pembinaan teritorial yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keberadaan Jembatan Garuda Tahap VII diharapkan dapat memperlancar akses transportasi, menunjang aktivitas sosial dan ekonomi, serta memudahkan mobilitas warga Desa Payungrejo dan wilayah sekitarnya. Dengan pengerjaan yang mengutamakan kualitas dan semangat gotong royong, pembangunan ini diharapkan dapat diselesaikan dengan baik sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat pembangunan wilayah Kabupaten Mojokerto.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.