BERITA SATUAN

Jembatan Garuda Buka Akses Warga Cantel, Kurangi Risiko Penyeberangan Sungai

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
4 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Jembatan Garuda Buka Akses Warga Cantel, Kurangi Risiko Penyeberangan Sungai

Ngawi – Jembatan Garuda menjadi akses penting bagi warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, setelah sebelumnya masyarakat mengandalkan tumpukan pasir untuk menyeberangi sungai. Kehadiran jembatan tersebut memberikan perubahan nyata terhadap keamanan, mobilitas, dan aktivitas masyarakat di kedua sisi sungai.

Hampir sebulan setelah Jembatan Garuda berdiri, kenangan warga mengenai sulitnya menyeberangi sungai masih melekat. Bagi masyarakat Cantel, kondisi sebelumnya bukan sekadar persoalan akses, tetapi juga menyangkut keselamatan ketika debit air meningkat dan arus sungai menjadi lebih kuat.

Bu Jaini (60), salah seorang warga, mengungkapkan bahwa sebelum jembatan tersedia, masyarakat terpaksa menggunakan tumpukan pasir sebagai pijakan untuk menyeberangi sungai. Kondisi tersebut menjadi pilihan ketika sungai masih memungkinkan dilalui, meskipun memiliki risiko keselamatan, terutama saat air mengalami peningkatan.

“Kalau tidak ada Jembatan Garuda, mungkin kami warga di sini masih menggunakan tumpukan pasir untuk menyeberangi sungai,” ujar Jaini saat ditemui di sekitar Jembatan Garuda, Desa Cantel, Kamis (4/9/2026).

Kehadiran Jembatan Garuda kini mengubah kondisi tersebut. Warga dapat menyeberangi sungai melalui akses yang lebih aman tanpa harus mempertaruhkan keselamatan ketika arus meningkat. Mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, sementara aktivitas sehari-hari dapat dilakukan tanpa harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Warga lainnya, Muhamad Machi (59), menyampaikan bahwa keberadaan jembatan memberikan rasa aman sekaligus memudahkan aktivitas masyarakat. “Kami sangat bersyukur dengan adanya jembatan ini. Sekarang lebih mudah untuk menyeberang dan tidak lagi khawatir ketika sungai sedang penuh,” katanya.

Pjs Kasiter Korem 081/Dhirotsaha Jaya Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya membuka akses masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.

“Program Jembatan Garuda ini tujuannya untuk membuka akses di berbagai wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan, seperti di Desa Cantel ini,” ujar Mayor Timbul saat meninjau Jembatan Garuda.

Menurutnya, akses penghubung yang aman tidak hanya mengurangi risiko warga ketika menyeberangi sungai, tetapi juga memangkas waktu tempuh. Masyarakat tidak perlu lagi mengambil risiko saat arus sungai tinggi maupun memutar hingga beberapa kilometer untuk mencapai wilayah seberang.

Pembangunan jembatan serupa di sejumlah wilayah jajaran Korem 081/Dhirotsaha Jaya diharapkan memberikan manfaat lebih luas, termasuk memperlancar mobilitas, distribusi hasil usaha, serta membuka peluang ekonomi baru. Selain meninjau Jembatan Garuda di Desa Cantel, Mayor Timbul juga meninjau jembatan serupa di Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

Terbukanya akses infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Jembatan Garuda diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi warga Cantel, meningkatkan keamanan mobilitas, memperkuat konektivitas antarkawasan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.