BERITA SATUAN

Jaga Kelestarian Bromo, Dandim 0820/Probolinggo Turun Langsung Atasi Karhutla

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Jaga Kelestarian Bromo, Dandim 0820/Probolinggo Turun Langsung Atasi Karhutla

PROBOLINGGO — Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono turun langsung memimpin pemadaman, pengamanan, serta koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026).

Dalam penanganan Karhutla tersebut, Dandim 0820/Probolinggo mengerahkan personel gabungan jajaran Kodim 0820/Probolinggo menuju lokasi untuk melaksanakan pemadaman dan penanganan titik api bersama unsur terkait. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus mencegah meluasnya area terdampak.

Dandim 0820/Probolinggo mengatakan, personel di lapangan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api guna mengantisipasi penyebaran kebakaran akibat tiupan angin serta kondisi vegetasi yang kering. Pemantauan juga dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan personel selama proses pemadaman.

“Melaksanakan pemantauan perkembangan titik api guna mengantisipasi penyebaran api akibat tiupan angin dan kondisi vegetasi yang kering sekaligus memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan personel selama pelaksanaan pemadaman mengingat medan berada di area perbukitan yang terjal,” kata Dandim 0820/Probolinggo.

Selain melaksanakan pemadaman, Kodim 0820/Probolinggo juga melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan unsur terkait. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan terpadu, efektif, serta tetap memperhatikan kondisi medan dan perkembangan situasi di lapangan.

“Dokumentasi kegiatan dan perkembangan situasi di lapangan serta melaporkan perkembangan situasi kepada komando atas,” ujarnya. Pelaporan secara berkala dilakukan untuk memberikan gambaran terkini mengenai kondisi kebakaran dan langkah penanganan yang telah dilaksanakan oleh personel gabungan.

Dalam operasi penanganan Karhutla tersebut, Kodim 0820/Probolinggo melibatkan 60 personel, Polsek Sukapura 20 personel, BPBD Kabupaten Probolinggo 15 personel, serta pihak TNBTS sebanyak 42 personel. Keterlibatan lintas instansi tersebut menunjukkan adanya sinergi dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di kawasan Gunung Bromo.

Untuk mendukung pelaksanaan di lapangan, personel menggunakan berbagai alat dan sarana, di antaranya dua unit mobil pemadam kebakaran TNBTS, satu unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Probolinggo, satu unit mobil pemadam kebakaran Kodim 0820/Probolinggo, 50 unit motor trail Kodim 0820/Probolinggo, serta tiga unit mobil Strada Double Cabin milik BPBD dan TNBTS.

Lebih lanjut, Dandim 0820/Probolinggo mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki potensi rawan Karhutla. Kecepatan pelaporan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penanganan titik api secara dini.

“Jika menemukan adanya titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakara kami berharap warga segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” jelasnya.

Penanganan Karhutla di kawasan Gunung Bromo mencerminkan kesiapsiagaan dan sinergi TNI bersama Polri, BPBD, TNBTS, serta masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Upaya terpadu tersebut diharapkan mampu menjaga keselamatan personel, mencegah meluasnya kebakaran, serta mendukung kelestarian kawasan Gunung Bromo secara berkelanjutan.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.