BERITA SATUAN

Babinsa Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Madiun

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
6 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Babinsa Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Madiun

MADIUN - Sinergi solid antara aparat kewilayahan dan petugas pemadam kebakaran kembali ditunjukkan dalam merespons kondisi darurat di tengah masyarakat. Upaya sigap ini dibuktikan oleh Babinsa jajaran Kodim 0803/Madiun bersama petugas Damkar dan warga saat berjibaku mengatasi kebakaran lahan tebu yang melanda area perkebunan Gajah Mada di Jalan Menak Kuncir, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Insiden kebakaran lahan tebu tersebut pertama kali diketahui pada pukul 16.45 WIB. Seorang warga setempat bernama Ahmad yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi melihat kobaran api mulai membesar di area perkebunan. Kondisi lahan yang kering dipadukan dengan hembusan angin sore membuat api berpotensi menjalar dengan cepat ke area sekelilingnya.

Menindaklanjuti laporan warga terkait kemunculan titik api, Babinsa Posramil 0803/18, Sertu Deden dan Kopka Jumin, langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Keduanya segera berkoordinasi secara terpadu dengan Bhabinkamtibmas serta armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun untuk mengambil tindakan penanggulangan kedaruratan.

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung melaksanakan kegiatan pertama, yakni melakukan blokade jalur api. Langkah antisipatif ini diterapkan secara cepat guna memastikan agar amukan si jago merah tidak merambat lebih luas menuju kawasan permukiman warga maupun sisa area perkebunan lainnya yang saling berdekatan.

Memasuki kegiatan kedua, tim gabungan berfokus pada proses pemadaman intensif dengan menyemprotkan air langsung ke titik-titik pusat kobaran api. Kolaborasi yang erat antara personel TNI, kepolisian, petugas Damkar, dan masyarakat setempat membuat proses pemadaman berjalan sangat efektif meskipun tim harus menghadapi medan tanaman yang cukup padat dan rimbun.

Berkat kerja keras serta respons cepat dari seluruh pihak yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan secara total pada pukul 17.50 WIB. Berdasarkan proses pendataan dan pengecekan di lapangan pascapemadaman, luas area perkebunan yang hangus terdampak kebakaran lahan tebu ini diperkirakan mencapai 350 meter persegi.

Menanggapi insiden tersebut, Babinsa Posramil 0803/18, Sertu Deden, memberikan edukasi serta imbauan persuasif kepada masyarakat yang berkerumun di sekitar lokasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran, khususnya ketika beraktivitas di sekitar lahan pertanian yang rawan terbakar pada puncak musim kemarau.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di dekat lahan kering," ujar Sertu Deden menegaskan peringatannya.

Lebih lanjut, ia meminta warga agar memiliki respons yang tanggap jika menemukan potensi bahaya sekecil apa pun di lingkungan mereka. "Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditangani dan tidak meluas,” tambahnya.

Gerak cepat dalam penanganan darurat ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kemanunggalan TNI bersama rakyat di tingkat akar rumput. Sinergi lintas sektoral ini membuktikan bahwa kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat mampu memberikan rasa aman sekaligus menyelesaikan permasalahan genting dengan terorganisasi.

Penanganan darurat yang berhasil diselesaikan tanpa adanya korban jiwa ini patut mendapat apresiasi tinggi. Keberhasilan penjinakan api tersebut sekaligus menjadi tolok ukur kesiapsiagaan aparatur kewilayahan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di wilayah binaannya masing-masing.

Pada akhirnya, sinergi yang telah terbangun secara harmonis antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar, dan elemen masyarakat ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan semakin solid di masa mendatang. Diharapkan pula seluruh lapisan masyarakat semakin memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi dalam menjaga lingkungan, sehingga kelestarian alam tetap terjaga dan bencana serupa tidak terulang kembali demi terciptanya keamanan wilayah yang kondusif.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.