BERITA SATUAN

Wujud Kemanunggalan TNI, Babinsa dan Warga Plangaran Timur Gotong Royong Bangun Jembatan Akses Santri

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Wujud Kemanunggalan TNI, Babinsa dan Warga Plangaran Timur Gotong Royong Bangun Jembatan Akses Santri

SAMPANG – Kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat terus diwujudkan oleh jajaran TNI Angkatan Darat melalui berbagai aksi nyata di lapangan. Salah satunya terlihat dari langkah Babinsa bangun jembatan bersama masyarakat di Desa Plangaran Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Kehadiran prajurit komando kewilayahan di tengah-tengah warga ini mengusung tema besar tentang pengabdian tanpa batas dan soliditas TNI bersama rakyat. Hal ini menjadi bukti kuat bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga turut serta secara proaktif dalam mempercepat pemerataan pembangunan fasilitas umum di wilayah pedesaan yang sulit dijangkau.

Pada pelaksanaan kegiatan pertama, Sertu Hudawi selaku Babinsa Koramil 0828/09 Banyuates turun langsung untuk memimpin proses pengerjaan infrastruktur vital tersebut. Bersama puluhan warga desa setempat, ia terjun ke lokasi untuk menyusun fondasi dan membangun struktur utama jembatan yang melintasi saluran di desa tersebut.

Pembangunan jembatan ini memiliki tingkat urgensi yang sangat tinggi bagi kelancaran mobilitas penduduk setempat. Jembatan tersebut memegang peranan penting sebagai satu-satunya jalur penghubung utama yang saban hari dilewati oleh warga untuk menuju permukiman, serta menjadi akses krusial bagi para santri menuju fasilitas pendidikan.

Memasuki tahap kegiatan kedua, aparat teritorial bersama masyarakat menunjukkan sinergi dan semangat gotong royong yang luar biasa di lokasi pembangunan. Tidak ada sekat pemisah antara seragam militer dan pakaian sipil; semuanya melebur bahu-membahu demi merampungkan fasilitas publik yang telah lama didambakan oleh penduduk desa.

Kerja sama yang terbangun secara natural dalam kegiatan ini tidak hanya berfungsi untuk mempercepat penyelesaian beban pekerjaan fisik semata. Lebih dari itu, interaksi intens dan kebersamaan di lapangan ini terbukti sangat ampuh dalam mempererat ikatan emosional, kebersamaan, serta silaturahmi antara prajurit TNI dan komponen masyarakat lokal.

Di sela-sela waktu istirahat pengerjaan jembatan, Sertu Hudawi menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan karya bakti semacam ini adalah bentuk responsif institusi. Tujuannya tak lain adalah untuk senantiasa hadir membantu dan menjadi solusi dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dialami oleh warga di wilayah binaannya.

“Semoga pembangunan jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga dan para santri yang menggunakan akses ini. Kami bersama masyarakat akan terus menjaga semangat gotong royong,” ungkap Sertu Hudawi di lokasi pembangunan.

Upaya tak kenal lelah melalui aksi Babinsa bangun jembatan yang ditunjukkan oleh jajaran Kodim Sampang ini berjalan selaras dengan visi pengabdian TNI AD. Program-program teritorial yang adaptif dan integratif semacam ini terus digalakkan agar keberadaan satuan di wilayah benar-benar membawa dampak positif secara langsung bagi kesejahteraan rakyat lapis bawah.

Secara keseluruhan, kegiatan karya bakti pembangunan jembatan di Desa Plangaran Timur ini berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan. Semangat kebersamaan yang terekam jelas tersebut menjadi gambaran paling nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus penegas wujud pengabdian paripurna TNI AD untuk bangsa dan negara.

Ke depannya, terbentang harapan luas agar infrastruktur jembatan yang telah dibangun dengan tetesan keringat bersama ini dapat dirawat sebaik-baiknya oleh seluruh warga. Diharapkan roda perekonomian warga Desa Plangaran Timur semakin meningkat, akses pendidikan para penerus bangsa semakin lancar, dan ikatan persaudaraan yang kokoh antara TNI serta elemen masyarakat dapat terus terjaga sepanjang masa.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.