BERITA SATUAN

Akses Warga, Jembatan Perintis Garuda Sidoarjo Terus Dikebut

OK
Operator Kodam V/Brawijaya
5 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Akses Warga, Jembatan Perintis Garuda Sidoarjo Terus Dikebut

SIDOARJO - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, terus dikebut oleh berbagai pihak terkait. Pembangunan infrastruktur penghubung ini diharapkan dapat segera membuka akses yang lebih mudah serta aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang berada di wilayah teritorial tersebut.

Proyek strategis desa berupa jembatan beton yang berlokasi tepat di Rukun Tetangga 01 dan Rukun Warga 01 ini mendapat perhatian khusus dari aparat kewilayahan setempat. Pendampingan secara melekat dilakukan oleh Bintara Pembina Desa dari Komando Rayon Militer 0816-10/Balongbendo, Sersan Dua Andik Raharja. 17 September 2026.

Pengerjaan konstruksi jembatan tidak hanya mengandalkan tenaga ahli profesional, tetapi juga didukung penuh oleh semangat gotong royong warga binaan. Kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia dan rakyat terlihat jelas dalam setiap tahapan pengecoran serta penyusunan kerangka baja jembatan tersebut.

Berdasarkan proyeksi data teritorial di lapangan, sekitar dua ribu jiwa atau setara dengan lima ratus lima puluh kepala keluarga di Desa Plumbungan dan sekitarnya akan menjadi penerima manfaat langsung. Aksesibilitas yang tercipta berkat infrastruktur ini dinilai sangat vital bagi kelancaran tugas pokok maupun keberlangsungan hidup masyarakat perdesaan.

Keberadaan jembatan penghubung tersebut diyakini mampu memperlancar mobilitas warga secara terukur dan berkesinambungan. Kelancaran mobilitas ini secara otomatis berimplikasi positif terhadap berbagai sektor, termasuk peningkatan aktivitas ekonomi kerakyatan, distribusi logistik, akses pendidikan bagi pelajar, hingga dinamika sosial masyarakat.

Di sela-sela kegiatan pendampingan tersebut, Sersan Dua Andik Raharja menyampaikan pandangannya terkait urgensi pembangunan fasilitas umum bagi wilayah binaan. Ia menegaskan bahwa infrastruktur perhubungan merupakan urat nadi utama dalam menjaga stabilitas sosial ekonomi sekaligus ketahanan wilayah yang solid.

"Jembatan ini nantinya sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kami berharap pembangunannya berjalan aman, lancar, dan mengutamakan kualitas," ujar Sersan Dua Andik Raharja saat meninjau langsung proses penyelesaian kerangka utama di lokasi proyek.

Prajurit kewilayahan tersebut juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan serta partisipasi aktif masyarakat desa yang rela menyumbangkan tenaga. Sinergi yang terjalin erat antara aparat komando kewilayahan dan warga dinilai sebagai kunci utama percepatan penyelesaian pembangunan fisik secara efektif.

Lebih lanjut, aparat teritorial itu mengingatkan arti penting pemeliharaan aset pascakonstruksi yang memerlukan komitmen seluruh pihak. "Ini fasilitas untuk kepentingan bersama. Karena itu, setelah selesai nanti harus dimanfaatkan dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," tegasnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda pada akhirnya diproyeksikan menjadi instrumen pengungkit konektivitas wilayah yang andal, strategis, dan berjangka panjang. Keberhasilan penyelesaian fasilitas publik ini diharapkan secara luas mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi tonggak kemanunggalan abadi antara TNI dan rakyat dalam menjaga kedaulatan serta ketahanan nasional.

OK

Penulis

Operator Kodam V/Brawijaya

Tim Redaksi CMS Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.