Babinsa Widang Bersama Tiga Pilar Dan Warga Laksanakan Karya Bakti Penanganan Pascabencana Puting Beliung Tuban

TUBAN – Babinsa Koramil 0811/08 Widang bersama tiga pilar dan masyarakat melaksanakan karya bakti penanganan pascabencana angin puting beliung di Desa Tegalrejo Kecamatan Widang. Kegiatan menitikberatkan percepatan pemulihan lingkungan serta membantu warga terdampak kerusakan rumah dan fasilitas umum.
Bencana angin puting beliung menyebabkan sejumlah rumah rusak dan pohon tumbang menutup akses jalan warga. Babinsa bersama aparat desa, kepolisian, dan masyarakat segera bergerak melakukan pembersihan material, perbaikan ringan rumah warga, serta memastikan keamanan lingkungan pascabencana wilayah Tegalrejo.
Kegiatan karya bakti dipimpin personel Koramil 0811/08 Widang dengan dukungan tiga pilar dan partisipasi aktif masyarakat. Sinergi lintas unsur menjadi faktor utama percepatan penanganan dampak bencana sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Danramil 0811/08 Widang Kapten Inf Hasan Bisri menyampaikan karya bakti merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap warga terdampak. Ia menegaskan kehadiran Babinsa bertujuan memastikan bantuan cepat, tepat sasaran, serta memulihkan kondisi lingkungan agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
Selain penanganan material bencana, Danramil juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi pohon besar yang berpotensi tumbang dan menjaga keselamatan keluarga saat terjadi cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko bencana lanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, pohon tumbang berhasil dibersihkan dari akses jalan utama desa sehingga mobilitas warga kembali lancar. Babinsa juga membantu membersihkan puing rumah serta menata lingkungan sekitar guna menciptakan kondisi aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat Desa Tegalrejo.
Warga terdampak mengapresiasi kehadiran Babinsa bersama tiga pilar yang turun langsung membantu penanganan bencana. Sinergi penanganan diharapkan terus terjaga sebagai bentuk kesiapsiagaan wilayah menghadapi potensi bencana alam sekaligus memperkuat solidaritas antara TNI dan masyarakat.



