Babinsa Tembelang Lakukan Monitoring Cepat dan Evakuasi Warga Terdampak Banjir Mojokrapak

JOMBANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Timur disertai air kiriman dari Kediri menyebabkan banjir di beberapa titik wilayah Koramil 0814-03/Tembelang. Kondisi ini mendorong Babinsa untuk bergerak cepat melakukan monitoring langsung dan memastikan keselamatan warga di Desa Mojokrapak. “Kami pastikan langkah cepat di lapangan menjadi prioritas,” ujar Danramil.
Danramil 0814-03/Tembelang Kapten Arm Edi Sutrisno menjelaskan bahwa sejumlah lokasi mengalami genangan cukup tinggi. Ia menyebut Dusun Bulak RT 01/04 terendam air setinggi 10 hingga 30 sentimeter, sementara Dusun Ngedok RT 02/06 tergenang air 15 hingga 20 sentimeter yang mengganggu aktivitas harian warga.
Babinsa yang berada di lapangan terus melakukan pemeriksaan situasi secara berkala guna memastikan perkembangan ketinggian air. Kehadiran mereka menjadi unsur penting untuk menjamin keamanan warga sekaligus memberikan laporan situasi terkini kepada komando atas secara cepat dan akurat demi kelancaran penanganan.
Selain pemantauan, para Babinsa membantu mengevakuasi warga terdampak menuju titik aman yang disiapkan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko terhadap kelompok rentan, terutama lansia, anak-anak, serta warga yang kesulitan berpindah ketika air semakin meninggi dan mengancam keselamatan.
Warga menyambut baik kehadiran Babinsa yang sigap mengarahkan proses evakuasi dan memberikan pendampingan selama banjir berlangsung. Interaksi yang terbangun juga memperlihatkan kedekatan antara prajurit dan masyarakat, yang tetap terjaga meski situasi di lapangan sedang terdampak cuaca ekstrem dan perubahan kondisi lingkungan.
Kegiatan cepat tanggap ini menjadi bentuk nyata kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi bencana di wilayah binaan. Upaya ini diharapkan memperkuat kolaborasi TNI dengan masyarakat serta menciptakan rasa aman bagi seluruh warga saat terjadi situasi darurat yang memerlukan respons terukur dan tepat waktu.



