Babinsa Sukolilo Laksanakan Patroli Ekowisata Mangrove untuk Jaga Kelestarian Lingkungan di Surabaya

SURABAYA –Sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan masyarakat, Babinsa Koramil 0830/10 Sukolilo, Sertu Rosy, melaksanakan kegiatan Patroli Ekowisata Sungai Mangrove bersama unsur Tiga Pilar yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Jl. Wonorejo, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, salah satu wilayah yang dikenal sebagai kawasan konservasi mangrove dan ekowisata di Kota Surabaya, Kamis (22/5).
Kegiatan patroli ini merupakan program Pembinaan Teritorial (Binter) yang menjadi tugas utama Komando Kewilayahan, dalam hal ini Koramil Sukolilo, untuk membina dan memberdayakan wilayah pertahanan darat melalui pendekatan sosial dan kemasyarakatan. Sertu Rosy menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, namun juga menunjukkan bahwa TNI hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan lingkungan hidup.
“Patroli ini adalah bentuk kepedulian bersama. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab semua pihak. Kami juga ingin memperkuat sinergitas antarinstansi dan elemen masyarakat,” ujar Sertu Rosy saat ditemui di lokasi kegiatan.
Tidak hanya berpatroli, kegiatan ini juga disertai dengan penyuluhan dan edukasi kepada warga serta pengunjung kawasan mangrove, khususnya mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Ekosistem ini dikenal sangat efektif dalam menyerap emisi karbon, menjadi habitat alami berbagai jenis fauna pesisir, serta memperkuat struktur tanah di kawasan pantai dari abrasi air laut.
“Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa mangrove bukan sekadar pohon biasa. Ini adalah bagian penting dari pertahanan lingkungan kita. Jika kita rusak, maka bencana seperti banjir, abrasi, bahkan pemanasan global akan semakin parah,” jelas Sertu Rosy.
Melalui kegiatan ini, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali dipertegas. TNI tidak hanya hadir dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam aktivitas-aktivitas sosial, lingkungan, dan edukatif yang berdampak langsung kepada kehidupan masyarakat.
Patroli Ekowisata Sungai Mangrove yang dilaksanakan oleh Sertu Rosy dan unsur Tiga Pilar di Wonorejo bukan hanya kegiatan rutin keamanan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran lingkungan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membentuk budaya peduli alam di tengah masyarakat. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa bisa dikembangkan ke kawasan ekowisata lainnya di Surabaya dan menjadi bagian dari gerakan nasional pelestarian lingkungan.



