Babinsa Songgon Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis Untuk Ribuan Pelajar Banyuwangi Sekolah

BANYUWANGI — Komitmen TNI mengawal program prioritas nasional terlihat nyata melalui pendampingan Babinsa Koramil 0825/20 Songgon pada distribusi Makan Bergizi Gratis bagi pelajar wilayah Songgon, Jumat pagi, melibatkan ribuan siswa lintas jenjang pendidikan secara tertib aman dan terkoordinasi profesional berkelanjutan menyeluruh.
Pendampingan dilakukan Kopka Zarkoni sejak persiapan dapur SPPG Sambungrejo Desa Bayu hingga penyaluran ke sekolah penerima, memastikan ketepatan waktu, jumlah, serta sasaran distribusi kepada 3.433 siswa dari tiga puluh empat sekolah berbagai tingkatan pendidikan wilayah Songgon Banyuwangi secara aman lancar.
Distribusi dikelola Yayasan Rizquna Sambungrejo Songgon dengan sistem tiga gelombang kendaraan. Kapten Kaveleri Andoko menegaskan, “Babinsa hadir memastikan setiap anak memperoleh hak gizi,” sebagai wujud tanggung jawab pengawalan TNI terhadap program strategis pemerintah nasional yang berdampak luas langsung berkelanjutan signifikan.
Sebanyak 3.433 siswa PAUD, TK, SD, SMP, hingga MA menerima manfaat program ini. Babinsa berperan sebagai pengawas sekaligus fasilitator koordinasi dapur, yayasan, dan sekolah agar pelaksanaan berjalan efektif, tepat sasaran, tertib, serta aman konsisten terencana terukur menyeluruh profesional publik nasional.
Pelaksanaan selesai tepat waktu tanpa kendala berarti, menunjukkan efektivitas pengawalan lapangan. Sinergi Babinsa, pengelola SPPG, serta pihak sekolah memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa program sosial berskala besar dapat dijalankan dengan manajemen solid terpadu akuntabel transparan profesional berorientasi hasil nyata berkelanjutan nasional.
Keberhasilan pelaksanaan di Songgon diharapkan menjadi model implementasi kebijakan gizi nasional. Harapannya, pengawalan Babinsa terus memperkuat keberlanjutan program, meningkatkan kualitas generasi muda, serta mendukung visi Indonesia sehat, cerdas, dan berdaya saing melalui kolaborasi lintas sektor berkesinambungan terukur nasional berkelanjutan kuat.



