Babinsa Labang Dampingi Monev Dana Desa Tahap II, Pastikan Tepat Sasaran

BANGKALAN — Babinsa Koramil 0829-07/Labang, Sertu Mohamad Rois dan Sertu Supriyadi, mendampingi Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap II TA 2025 di Desa Sendeng Dejjeh dan Desa Jukong, Kecamatan Labang, Senin (12/1/26), untuk memastikan pelaksanaan Sapras dan Nonsapras sesuai rencana.

Kegiatan Monev dipimpin Camat Labang Abdul Hadi, SE., MM, didampingi Kasi PMD Kecamatan Labang Maksum. Tim memeriksa kesesuaian program bersumber Dana Desa terhadap perencanaan, ketepatan sasaran, serta kelengkapan administrasi dan capaian fisik, guna menjamin akuntabilitas dan transparansi.

Lokasi monitoring mencakup kegiatan Sarana Prasarana dan Non Sarana Prasarana pada Tahap II Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan dilakukan melalui pengecekan dokumen, peninjauan lapangan, dan klarifikasi kepada perangkat desa, agar setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan secara prosedural.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Sukolilo Ipda Yusup, Kepala Desa Jukong, Sekretaris Desa Sendeng Dejjeh, pendamping desa, serta perwakilan BPD. Kehadiran lintas unsur memperkuat pengawasan bersama demi kepentingan masyarakat, sekaligus memperkecil potensi penyimpangan penggunaan anggaran.

Babinsa menegaskan pendampingan merupakan komitmen TNI mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih. “Kami hadir untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sertu Mohamad Rois saat kegiatan berlangsung.

Pendampingan Babinsa juga berfungsi memperkuat koordinasi kewilayahan, menjaga stabilitas, serta membantu kelancaran pelaksanaan program desa. Sinergi dengan kecamatan, kepolisian, dan unsur desa diarahkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta efektif.

Selama pelaksanaan, monitoring dan evaluasi berjalan lancar, aman, dan mendapat respons positif dari pihak terkait. Diharapkan hasil Monev memperkuat perbaikan pelaksanaan program berikutnya, sehingga Dana Desa semakin tepat guna dan berdampak pada kesejahteraan warga.