Babinsa Koramil 0830/09 Gubeng Awasi Kegiatan Makan Sehat Bergizi untuk Siswa di Surabaya

Surabaya — Upaya peningkatan gizi dan kesehatan peserta didik terus menjadi perhatian penting bagi berbagai pihak, termasuk jajaran TNI AD di wilayah teritorial. Pada Selasa (3/6), Babinsa Koramil 0830/09 Gubeng, Serda Suyono, melaksanakan pengawasan kegiatan Makan Sehat Bergizi (MSB) yang berlangsung serentak di sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya.
Program MSB ini merupakan bagian dari sinergi antara instansi pemerintah dan TNI dalam rangka mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menyasar sebanyak 2.886 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Total terdapat 11 sekolah yang menjadi sasaran penerima manfaat program MSB di wilayah Kecamatan Gubeng. Program ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang sejak usia dini.
Menurut Serda Suyono, pengawasan yang dilakukannya merupakan bagian dari tanggung jawab aparat teritorial dalam memastikan setiap program pemerintah yang menyentuh masyarakat, khususnya anak-anak, dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran.
“Kami hadir untuk memastikan distribusi dan pelaksanaan program MSB berjalan sesuai rencana. Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan penyedia makanan agar standar kebersihan dan kualitas gizi tetap terjaga,” ujarnya.
Di lapangan, pelaksanaan program ini dilakukan dengan cara membagikan paket makanan sehat kepada para siswa di masing-masing sekolah. Makanan yang disajikan telah melalui proses seleksi gizi dari pihak terkait, agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak-anak usia sekolah.
Dengan pengawasan langsung dari aparat Koramil seperti Serda Suyono, pelaksanaan MSB di Kecamatan Gubeng diharapkan mampu menjadi model yang baik untuk diterapkan di wilayah lain. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.



