Inovasi Pertanian: Program Pipanisasi TNI Dukung Produktivitas Petani Pulau Bawean

GRESIK, – Warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, mengalami kendala dalam bertani, hanya bisa tanam sekali dalam setahun. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berupaya meningkatkan produktivitas pertanian melalui inovasi.

Bupati Fandi bersama Dandim 0817/Gresik berkomunikasi dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin di Kodim Gresik. Mereka membahas pemanfaatan Danau Kastoba untuk mengairi lahan pertanian di Pulau Bawean.

Pangdam V/Brawijaya memerintahkan Dandim 0817/Gresik untuk segera merealisasikan program pipanisasi dari Danau Kastoba. Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam pengaliran air ke lahan pertanian yang produktif.

Program pipanisasi merupakan bagian dari TNI Manunggal Air yang membantu mengatasi kesulitan pengaliran air. Dengan ini, diharapkan petani dapat meningkatkan hasil panen mereka dan memperbaiki kesejahteraan.

Program Pipanisasi di Pulau Bawean akan dilaksanakan di 12 titik, dengan prinsip gravitasi. Ini akan memudahkan pengaliran air dari Danau Kastoba ke area persawahan yang membutuhkan.

Dandim Gresik berharap program ini dapat meningkatkan indeks pertanian, memungkinkan petani bercocok tanam dua hingga tiga kali setahun. Mari bersama kita wujudkan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.