KASAD KERAHKAN RIBUAN PRAJURIT BERSIHKAN GUNUNG LAWU, ANGKUT 50 TON SAMPAH

Magetan, Jawa Timur – Pada Minggu (17/12/2023), sebanyak 50 ton sampah yang terdapat di lokasi wisata Gunung Lawu berhasil dibersihkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 100 prajurit TNI, masyarakat setempat, mahasiswa, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar, Jawa Tengah, dan DLH Magetan, Jawa Timur.

Kegiatan ini dilakukan dalam kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Acara tersebut juga dihadiri oleh Pangkostrad, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jawa Timur, Pangdivif 2 Kostrad, para Asisten KSAD, Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, para Asisten Kaskostrad, Kasdam V/Brawijaya, para Asisten Kasdivif 2 Kostrad, Dansatjar Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta Forkopimda Wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Pembersihan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun ini dilakukan atas perintah langsung dari KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak. Sampah yang dibersihkan terdapat di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, serta di daerah Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur. Mayoritas sampah yang berhasil dikumpulkan adalah sampah plastik, botol minuman, dan sampah organik lainnya.

Kasad menyampaikan bahwa isu lingkungan hidup telah menjadi perhatian global, dan Indonesia menghadapi risiko kerusakan lingkungan yang tinggi. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan sebagai upaya bersama dalam menghijaukan kembali alam Indonesia.

Selain itu, Kasad juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan dengan skala terbesar yang dilakukan secara swadaya dalam penghijauan lahan di Indonesia. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan dengan skala yang lebih besar di masa depan.

Menanggapi hal tersebut, Kasad menjelaskan, “Kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab TNI saja, tetapi juga melibatkan rekan dari Kepolisian dan semua instansi serta seluruh lapisan masyarakat. TNI dan Polri memiliki potensi dan kemampuan untuk membantu dalam bidang pertanian dan lingkungan.

Sampah yang terkumpul selanjutnya akan dibawa ke tempat pembuangan sampah yang berlokasi di Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menjaga keindahan alam Indonesia dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.