KASAD Resmikan Jembatan Bailey ARATI di Timang Gajah, Bener Meriah, Perkuat Akses Strategis

BENER MERIAH — Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meresmikan Jembatan Bailey ARATI di Desa Umah Besi, Kecamatan Timang Gajah, sebagai penghubung utama lintas Bireuen–Bener Meriah–Takengon, memperkuat mobilitas wilayah dan dukungan tugas satuan di Aceh. Kamis (08/01/2026)
Peresmian tersebut dihadiri Aster Kasad, Asintel Kasad, dan Aslog Kasad, Pangdam Iskandar Muda beserta jajaran, serta Bupati Bener Meriah H. Tagore Abubakar dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran unsur pimpinan menegaskan dukungan TNI AD terhadap konektivitas daerah dan keselamatan masyarakat pengguna jalur.
Rangkaian kegiatan diawali prosesi adat Pasejuk yang dipimpin tokoh adat setempat. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan kepada tamu kehormatan sekaligus simbol penerimaan masyarakat terhadap karya bakti prajurit di wilayah. Kegiatan berjalan tertib dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh unsur terkait.
Dalam peninjauan, Kasad menetapkan nama jembatan menjadi Jembatan ARATI sebagai penanda kiprah prajurit Yonzipur 5/ABW di wilayah tersebut. “Penamaan ini menjadi pengingat kontribusi satuan Zeni dalam mempercepat akses dan meningkatkan keselamatan warga,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Jembatan Bailey yang diresmikan merupakan tipe 2-1 dengan sembilan petak sepanjang 27 meter, dibangun oleh Tim Jembatan Yonzipur 5/ABW. Struktur ini dirancang untuk memperkuat akses lintas utama yang sebelumnya terkendala, sekaligus memastikan jalur logistik dan pelayanan masyarakat tetap berjalan.
Material jembatan dibawa dari Jawa Timur sebanyak sepuluh petak, sementara konfigurasi terpasang menggunakan sembilan petak sesuai kebutuhan lapangan. Sisa panel dimanfaatkan sebagai bantalan jembatan guna meningkatkan stabilitas dan keselamatan. Pekerjaan dilaksanakan dengan standar teknis, pengawasan, dan koordinasi lintas instansi.
Melalui peresmian ini, TNI AD menegaskan komitmen membantu pemerintah daerah menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mendukung mobilitas strategis wilayah. Diharapkan Jembatan ARATI memperlancar aktivitas ekonomi, layanan publik, dan konektivitas antarwilayah secara berkelanjutan bagi warga sekitar.



