Kasansidam V/Brawijaya Tekankan Disiplin dan Penguatan Sistem Sandi Siber Militer dalam Upacara

SURABAYA – Kodam V/Brawijaya melaksanakan upacara bendera rutin di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Senin (05/01/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Kasansidam V/Brawijaya Letkol Inf Sugeng Yuni Riyanto, S.E., dan berlangsung dengan tertib, khidmat, serta penuh semangat kebangsaan.

Upacara tersebut diikuti oleh para prajurit dan aparatur satuan jajaran Kodam V/Brawijaya. Dalam amanatnya, Kasansidam V/Brawijaya menekankan pentingnya disiplin, integritas, serta kesiapan setiap prajurit dalam menghadapi dinamika tugas, baik di wilayah tanggung jawab Kodam V/Brawijaya maupun dalam mendukung tugas-tugas nasional.

Kasansidam V/Brawijaya juga menegaskan bahwa kekuatan utama satuan bukan hanya pada kemampuan fisik, tetapi juga pada ketangguhan mental, loyalitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tantangan modern dalam bidang keamanan informasi serta komunikasi rahasia militer.

Dalam arahannya, Kasansidam V/Brawijaya menyampaikan pesan bahwa setiap prajurit harus memahami peran vital satuan Sandi dan Siber dalam menjaga komunikasi rahasia dan sistem teknologi informasi TNI. Hal tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi pertahanan yang adaptif dan modern.

Satuan Sandi dan Siber Kodam V/Brawijaya memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola keamanan siber, kriptografi, serta sistem komunikasi militer. Tugas tersebut mencakup perlindungan terhadap data, jaringan, dan informasi digital agar terhindar dari ancaman penyadapan maupun serangan siber.

Bidang Sandi berfokus pada penerapan kriptografi sebagai upaya menjaga kerahasiaan pesan militer, sementara bidang Siber berperan melindungi infrastruktur digital dan sistem jaringan pertahanan. Keduanya menjadi pilar penting dalam mendukung efektivitas komando dan kendali operasi militer.

Melalui upacara ini, diharapkan seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya semakin memahami pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta penguasaan teknologi komunikasi dan keamanan informasi untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara secara optimal dan berkelanjutan.