Apel Siaga Hidrometeorologi Mojokerto Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lintas Sektor Terpadu

MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama TNI-Polri menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi di halaman Kantor Pemkab, Selasa. Kegiatan ini melibatkan sekitar 550 peserta lintas instansi guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana banjir, longsor, dan angin kencang secara terpadu.

Apel dipimpin Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., dan dihadiri Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo sebagai penanggung jawab kegiatan. Hadir unsur TNI-Polri, BPBD, Dinsos, Dinkes, Dishub, PMI, Perhutani, serta relawan kebencanaan wilayah Mojokerto.

Dalam amanatnya, Danrem 082/CPYJ menekankan pentingnya kesiapan personel, alat, dan sarana prasarana menghadapi dinamika cuaca. “TNI AD, khususnya Korem 082/CPYJ, harus selalu hadir di tengah kesulitan rakyat,” tegasnya sebagai penekanan tugas kemanusiaan aparat kewilayahan.

Pasukan gabungan mengikuti pemeriksaan kesiapan dan pengecekan pasukan secara tertib. Dandim 0815/Mojokerto memastikan seluruh jajaran Kodim berada dalam kondisi siap siaga, sejalan dengan penguatan sistem peringatan dini serta pengembangan Desa Tanggap Bencana di wilayah teritorial.

Apel siaga ini menjadi momentum penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Soliditas antarinstansi diharapkan mampu meningkatkan respons cepat, efektivitas penanganan, serta perlindungan masyarakat Mojokerto dari dampak bencana yang berulang.

Melalui sinergi berkelanjutan, kesiapsiagaan bencana di Mojokerto diharapkan semakin terintegrasi. Harapannya, kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan ketangguhan wilayah dan keselamatan masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan.