Babinsa Lakarsantri Dampingi Pembajakan Sawah Persiapan Tanam Padi Surabaya 2025 MT Satu

SURABAYA – Babinsa Sumur Welut Koramil 0830-21/Lakarsantri mendampingi pembajakan sawah sebagai persiapan Masa Tanam 2025. Kegiatan ini berlangsung Kamis, 4 Desember 2025, menegaskan peran TNI AD mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan langsung petani wilayah binaan secara terencana, aman, terukur, profesional.

Pendampingan dilaksanakan di lahan persawahan RT 03 RW 01 Kelurahan Sumur Welut Kecamatan Lakarsantri. Lahan seluas sekitar 0,8 hektare milik anggota Poktan Sumur Welut Makmur dibajak menggunakan hand tractor guna kesiapan tanam padi pada musim tanam pertama tahun dua ribu.

Pendampingan merupakan bagian persiapan Masa Tanam satu tahun 2025. Rencana penanaman padi varietas Serang Ronggo Lawe didukung bantuan bibit dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Surabaya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya petani lokal wilayah binaan Lakarsantri secara berkelanjutan.

Pelda Suwarsu menyampaikan dukungan Babinsa bagi petani wilayah binaan. “Pendampingan ini memperkuat produktivitas pertanian dan ketahanan pangan,” ujarnya. Kehadiran Babinsa mendorong koordinasi lapangan, ketepatan waktu tanam, serta pemanfaatan sarana pertanian secara optimal aman tertib terukur efektif konsisten berkelanjutan profesional nasional.

Kegiatan mendapat apresiasi petani karena membantu percepatan olah lahan dan kesiapan tanam. Pendampingan Babinsa juga memperkuat komunikasi dengan kelompok tani, memastikan dukungan teknis, serta sinkronisasi program pemerintah daerah dalam ketahanan pangan wilayah perkotaan Surabaya barat Lakarsantri secara berkelanjutan terukur profesional.

Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan produktivitas padi meningkat dan jadwal tanam tepat waktu. Sinergi Babinsa, petani, dan pemangku kepentingan diharapkan memperkuat ketersediaan pangan serta stabilitas wilayah Lakarsantri Surabaya secara nasional berkesinambungan aman tertib terukur efektif profesional konsisten berdaya saing tinggi berkelanjutan.