Penyuluhan P4GN Kodim 0806 Bersama BNN Perkuat Upaya Cegah Narkotika

TRENGGALEK – Kodim 0806/Trenggalek bersama BNN Kabupaten Trenggalek menggelar penyuluhan P4GN Semester II Tahun 2025 di Aula Makodim. Kegiatan ini menyasar seluruh prajurit dan PNS sebagai langkah memperkuat komitmen satuan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkotika. “Kita harus tegas,” ujarnya.

Kasdim 0806/Trenggalek Mayor Inf Ludiro Hadi Wibowo membuka kegiatan mewakili Dandim 0806. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat. TNI, menurutnya, wajib menjadi teladan dan menjaga integritas dalam melawan segala bentuk ancaman narkoba di lingkungan tugas.

Kerja sama strategis Kodim 0806 dan BNN Kabupaten Trenggalek dalam program P4GN terus diperkuat melalui edukasi dan pembinaan berkelanjutan. Upaya preventif menjadi fokus utama agar prajurit memahami risiko narkotika serta mampu mengenali indikasi awal penyalahgunaan yang dapat membahayakan ketahanan pribadi, keluarga, dan satuan.

Kepala BNN Kabupaten Trenggalek AKBP Wiji Rahayu memaparkan ancaman narkotika dari sisi kesehatan, sosial, hingga dampak jangka panjang. Ia menyoroti peningkatan kecanggihan pola peredaran narkoba yang kini menyasar berbagai profesi, termasuk aparat keamanan, sehingga kewaspadaan personel harus terus diperkuat secara konsisten.

BNN turut memberikan edukasi mengenai strategi pencegahan di lingkungan kerja dan keluarga, termasuk tanda-tanda pengguna, pola komunikasi efektif, hingga pentingnya pelaporan dini. Penjelasan mengenai ketentuan hukum juga menjadi perhatian besar peserta mengingat semakin beratnya ancaman hukuman bagi pelaku penyalahgunaan narkotika.

Setelah penyuluhan, seluruh personel Kodim 0806 mengikuti tes urin yang dilaksanakan BNN sebagai bagian dari evaluasi rutin. Pelaksanaan berjalan tertib dan transparan, mencerminkan disiplin prajurit dalam mendukung komitmen satuan memberantas narkoba. Kodim berharap langkah ini menjaga profesionalitas prajurit serta memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara.