Babinsa dan Tim Gabungan Evakuasi Hambatan Sungai Sobo Cegah Banjir Susulan

BANYUWANGI – Arus deras Sungai Sobo kembali menjadi perhatian setelah banjir membawa bonggol bambu besar yang menyumbat aliran di Dam Sutri. Kondisi ini mendorong Babinsa Sobo, Sertu Didik Budi Prasetyo, bergerak cepat melakukan evakuasi demi mencegah risiko banjir susulan yang mengancam permukiman warga.

Evakuasi dilaksanakan bersama BPBD, Damkar, Tagana, Basarnas, Puskesmas Sobo, dan relawan. Pembersihan dilakukan secara manual karena posisi bonggol berada di tengah aliran sungai, sehingga berpotensi menjadi hambatan besar ketika curah hujan meningkat dan menimbulkan dampak lebih luas bagi wilayah sekitar.

Proses penanganan menghadapi kendala akibat minimnya peralatan, membuat evakuasi berjalan lebih lambat dari harapan. Ukuran bambu yang besar dan saling mengait menuntut ketelitian petugas, sementara ancaman hujan susulan tetap menjadi perhatian seluruh unsur yang berada di lapangan.

Upaya ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Mitigasi cepat dinilai menjadi langkah krusial agar aliran Sungai Sobo tetap aman. Kolaborasi lintas instansi menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan lingkungan dan meminimalkan potensi kerugian bagi masyarakat terdampak.

Koramil 0825/01 Kota menegaskan bahwa kegiatan mitigasi akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga. Pendampingan Babinsa di lapangan menjadi bagian dari tugas teritorial dalam memperkuat respons cepat terhadap potensi bencana, terutama pada wilayah rawan banjir di musim penghujan.

Melalui langkah cepat ini, TNI bersama seluruh unsur penanganan bencana berharap aliran Sungai Sobo tetap stabil, sehingga ancaman banjir dapat ditekan dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman di tengah dinamika cuaca yang tidak menentu.