Babinsa Dampingi Petani Atasi Hama Ulat dan Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Setempat

TULUNGAGUNG — Pendampingan Babinsa Desa Winong dilakukan Sertu Supriyono dengan membantu petani menyemprot hama ulat pada tanaman jagung. Kegiatan Minggu pagi ini menjadi langkah penting menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kalidawir Kabupaten Tulungagung untuk mendukung program.
Kegiatan pendampingan ini menunjukkan kepedulian TNI AD terhadap peningkatan hasil pertanian di wilayah binaan. Serangan hama ulat yang sering mengganggu tanaman jagung harus ditangani cepat melalui kolaborasi Babinsa dan petani agar produksi tetap stabil sepanjang musim tanam di setiap periode.
Selain penyemprotan, Sertu Supriyono melaksanakan komunikasi sosial bersama petani untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa sinergi lapangan merupakan fondasi keberhasilan. “Babinsa selalu hadir membantu petani menghadapi berbagai kendala,” tegasnya di setiap tugas pendampingan.
Pendampingan tersebut juga mencakup pemantauan kesehatan tanaman jagung untuk memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menurunkan hasil panen. Babinsa memberikan saran teknis sederhana agar pemeliharaan berlangsung efektif sekaligus meningkatkan kewaspadaan petani terhadap potensi serangan hama sepanjang musim tanam di lapangan.
Apresiasi datang dari para petani Poktan Teloga Makmur yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Dukungan langsung di lapangan dinilai memberi dorongan besar bagi mereka dalam menjaga kualitas tanaman jagung dan menghadapi tantangan hama yang muncul saat masa pertumbuhan berlangsung setempat.
Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan hubungan Babinsa dan petani semakin kuat dalam menjaga produktivitas jagung di Desa Winong. Kehadiran Babinsa memberikan dukungan nyata bagi peningkatan sektor pertanian sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan yang lebih baik untuk wilayah Tulungagung pada masa mendatang.



