Apel Kesiapsiagaan Gabungan Tingkatkan Respons Darurat Bencana di Trenggalek

TRENGGALEK – Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana 2025 berlangsung khidmat di halaman Polres Trenggalek dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, dan relawan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur menghadapi ancaman bencana. “Kesiapsiagaan harus dibangun bersama,” ujar Dandim Letkol Isnanto.

Apel tersebut digelar untuk menyatukan langkah lintas instansi menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan ancaman banjir dan longsor. Formasi gabungan dan kesiapan perlengkapan menjadi fokus utama pengecekan guna memastikan seluruh komponen mampu bergerak cepat dalam setiap situasi darurat di wilayah Trenggalek.

Ratusan personel gabungan hadir dengan tekad memperkuat koordinasi operasional. Dandim 0806 menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum evaluasi kesiapan seluruh aspek, termasuk prosedur, komunikasi, kendaraan, hingga logistik pendukung. Semua elemen dituntut responsif, terukur, dan terkoordinasi sesuai standar penanganan bencana yang berlaku.

Dalam apel tersebut, TNI menegaskan komitmen melalui pemetaan wilayah rawan bencana serta edukasi mitigasi kepada masyarakat. Upaya ini bertujuan membangun ketangguhan masyarakat menghadapi ancaman alam. “Kita tidak bisa menunggu bencana datang. Kesiapan harus dibangun dari sekarang,” jelas Dandim menegaskan kembali prioritas utama.

Kapolres Trenggalek menambahkan bahwa ketika bencana terjadi, sekat antarinstansi harus hilang demi keselamatan masyarakat. Sementara itu, BPBD menyampaikan bahwa kondisi geografis Trenggalek membuat wilayah ini memiliki kerawanan tinggi terhadap hujan ekstrem. Karena itu, apel ini memastikan semua perlengkapan siap digunakan setiap saat dalam kondisi darurat.

Setelah apel, pimpinan TNI, Polri, dan BPBD melakukan pemeriksaan pasukan serta perlengkapan, termasuk kendaraan, tenda darurat, dan perahu karet. Simulasi evakuasi korban longsor turut digelar untuk memantapkan kesiapan. Dandim menutup kegiatan dengan harapan sinergi berkelanjutan dapat memperkuat ketangguhan Trenggalek menghadapi ancaman bencana.