Prajurit Satgas Yonif 511/DY Jadi Guru Ngaji Bangun Ahlak Anak Perbatasan

TOLIKARA – Dalam upaya membangun kecerdasan dan moral anak sejak dini, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Karubaga menjadi guru ngaji di Masjid Baitul Muttaqin, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Jayapura. Kegiatan ini mencerminkan pengabdian TNI sebagai penerang ilmu dan pembina generasi muda di wilayah perbatasan.

Danpos Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Karubaga, Kapten Inf Didik Sugianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial Satgas. “Selain menjaga keamanan perbatasan, kami ingin membangun pondasi kecerdasan spiritual anak-anak agar tumbuh beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan mengajar mengaji itu dipimpin langsung oleh Kapten Inf Didik Sugianto bersama beberapa personel Satgas. Anak-anak diajarkan membaca Iqro’, Al-Qur’an, dan surah-surah pendek. Antusiasme tinggi terlihat dari semangat Dini Dwi Mentari (9) dan teman-temannya yang aktif mengikuti setiap tahap pembelajaran.

Ustadz Ali Muchtar (40), pengurus Masjid Baitul Muttaqin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Satgas Yonif 511/DY. Ia menyebut kehadiran prajurit TNI sangat membantu meningkatkan minat anak-anak dalam belajar mengaji serta memperkuat kedekatan antara Satgas dan masyarakat setempat.

Menurutnya, kontribusi prajurit TNI tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga turut mencerdaskan dan membina mental-spiritual generasi muda di perbatasan. Sinergi ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dijaga dan dikembangkan.

Kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar. Diharapkan, melalui kegiatan ini, semangat belajar dan nilai-nilai keagamaan anak-anak di perbatasan terus tumbuh, membentuk pribadi tangguh yang berakhlak serta berjiwa nasionalis kuat.