Mensos RI Pimpin Doa Bersama untuk Korban Musibah Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo di Bangkalan

BANGKALAN – Menteri Sosial RI H. Saifullah Yusuf memimpin tahlil dan doa bersama di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu malam (18/10/25). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk belasungkawa dan kepedulian terhadap para santri korban musibah Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, yang meninggal dunia.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga korban, pejabat daerah, dan unsur Forkopimda Bangkalan. Hadir pula Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Fauzan Dja’far, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rosi, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, serta Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan.
Dalam sambutannya, Mensos RI menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membantu keluarga korban melalui santunan, pendampingan psikososial, serta program pemberdayaan ekonomi. “Yang penting, bagaimana santri-santri kita bisa kembali semangat menatap masa depan,” ujar Saifullah Yusuf dengan penuh empati.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan kepedulian Kemensos RI. Ia menilai kegiatan doa bersama ini bukan hanya simbol duka, melainkan bentuk nyata solidaritas sosial dan penguatan moral bagi keluarga yang sedang berduka di tengah cobaan berat.
Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rosi, S.Pd., menyampaikan bahwa TNI siap mendukung seluruh upaya kemanusiaan yang dilakukan pemerintah. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan sosial dan solidaritas di masyarakat, terutama di masa krisis.
Diharapkan melalui kegiatan doa bersama ini, seluruh elemen masyarakat dapat semakin mempererat kepedulian, menguatkan semangat kebersamaan, serta menjadikan musibah ini sebagai momentum untuk terus menebarkan nilai kemanusiaan dan gotong royong.



