Kodam V/Brawijaya Perkuat Ketahanan Wilayah Melalui Digitalisasi UMKM Sebagai Komponen Pendukung Pertahanan

Surabaya,- Kodam V/Brawijaya, atas inisiasi Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad), menggelar kegiatan penyiapan Komponen Pendukung (Komduk) yang berfokus pada digitalisasi UMKM dan ketahanan pangan. Dalam sambutannya, Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., menyatakan, “UMKM merupakan pertahanan ekonomi yang sangat penting, baik dari ketahanan pangan ataupun Ekonomi.”
Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Pala Ballroom Suites Hotel Plaza Boulevard, Surabaya. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan UMKM binaan dari Kodim 0812/Lamongan, 0816/Sidoarjo, 0817/Gresik, dan 0830/Surabaya.
Sejumlah pejabat penting hadir, termasuk Kolonel Kav Ivan Alfa, S. Sos. (Kasiter Korem 084/BJ), Letkol Inf Anjar Ariwibowo, S. Sos.,M.Si., (Paban 3 Pengelolaan Sarprasnas Komduk/Komcad Spaban VI / Sumdanas Sterad), Letkol Inf Budi Santoso (Pabandya Puanter Kasdam V/Brw). Keterlibatan narasumber dari Dewan UMKM Provinsi Jawa Timur Bpk. Andrio Himawan Wahyu Aji S.H, M.H., serta PT Goto Gojek Tokopedia Sdr. I Wayan Dodi Putra Artawan menunjukkan sinergi kuat antara TNI AD dengan para pemangku kepentingan terkait.
Acara dibuka secara resmi oleh Aster Kasad yang diwakili oleh Dandim 0830/Surabaya. Peserta kemudian menerima materi fundamental mengenai Wawasan Kebangsaan dan sosialisasi UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara oleh Pabandya Puanter Kasdam V/Brw.
Sesi selanjutnya berfokus pada peningkatan kapasitas bisnis melalui materi digitalisasi UMKM yang kreatif dan mandiri. Pelatihan praktis mengenai digital cyber marketing untuk meningkatkan daya saing dan akses pasar juga diberikan oleh narasumber dari PT Goto Gojek Tokopedia, membekali peserta dengan keahlian nyata.
Kegiatan ditutup dengan penekanan bahwa UMKM yang tangguh adalah pilar utama ketahanan wilayah. Diharapkan, melalui implementasi ilmu digitalisasi yang diperoleh, para pelaku UMKM dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkokoh sistem pertahanan negara.



