Babinsa Tanah Merah Evakuasi Korban Tersambar Petir Saat Hujan Deras Landa Wilayah Binaan.

Bangkalan – Hujan deras disertai petir yang melanda wilayah Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (7/10/25) sekira pukul 14.00 WIB, menyebabkan dua warga tersambar petir di Desa Buddan dan Desa Kendaban. Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat dan satu lainnya mengalami luka berat hingga harus dirujuk ke rumah sakit.

Peristiwa berawal ketika hujan deras mengguyur wilayah Tanah Merah. Sekitar pukul 14.00 WIB, petir menyambar dua warga yang berada di luar rumah masing-masing di Dusun Buddan Laok, Desa Buddan, dan Dusun Sanden, Desa Kendaban. Korban atas nama Moh. Rusdi (41), warga Dusun Buddan Laok, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Siti Sakdiyah (25), warga Dusun Sanden, mengalami luka akibat sambaran petir dan segera dilarikan ke Puskesmas Tanah Merah.

Sekitar pukul 14.30 WIB, korban Siti Sakdiyah dirujuk ke RSUD Ratu Ebu Bangkalan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara jenazah Moh. Rusdi dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Koramil 0829-06/Tanah Merah bersama Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Merah dan anggota Polres Bangkalan segera menuju lokasi untuk membantu penanganan dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Pukul 19.00 WIB, jenazah Moh. Rusdi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Buddan Laok, Desa Buddan, Kecamatan Tanah Merah. Berdasarkan laporan aparat setempat, tidak ada kerugian material, namun kerugian personel mencakup satu korban meninggal dunia dan satu korban luka-luka.

Danramil 0829-06/Tanah Merah, Kapten Kav Imam Gozali, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warga binaannya. “Kami atas nama jajaran Koramil Tanah Merah turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama saat terjadi hujan disertai petir. Hindari beraktivitas di area terbuka dan segera mencari tempat yang aman,” ujarnya.

Koramil bersama aparat setempat terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengedukasi masyarakat tentang keselamatan saat menghadapi cuaca ekstrem yang sering terjadi belakangan ini.