Satgas Yonif 511/DY Tingkatkan Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat di Kampung Tima

Papua, Kabupaten Lanny Jaya, Distrik Balingga, Kampung Tima – Di balik hening damai dan indah alam pegunungan Papua, prajurit Satgas Yonif 511/Dibyatara Yodha, yang bertugas di Pos Tima, dipimpin Lettu Inf Gatot Primadasa S.Tr (Han), tak hanya dikenal karena tugas pengamanan wilayah, tetapi juga karena kepedulian mereka terhadap kesehatan masyarakat setempat.
Pada sore hari, seorang anak bernama Fail (13 Th), digendong oleh ibunya, Mama Yerince (34 Th), menuju ke Pos Tima Satgas Yonif 511/DY dengan harapan mendapatkan bantuan pengobatan pada luka di kaki kanan anaknya yang tampak membengkak dan mengeluarkan cairan, yang merupakan tanda infeksi mulai parah. Ibunya mengatakan bahwa adek Fail terjatuh dan terkena kayu saat membantu membuka lahan menjadi ladang atau kebun untuk menanam ubi dan sayuran seminggu sebelumnya.
Tanpa menunggu lama, Tim Kesehatan Pos Tima Satgas Yonif 511/DY segera mengambil tindakan. Serka Joko Tri Asmoro dan Prada Vicky Ainun, tenaga kesehatan di Pos tersebut, langsung melakukan pembersihan dan perawatan terhadap luka tersebut. Luka yang awalnya tampak menghitam dan bernanah, dibersihkan menggunakan antiseptik, dilanjutkan dengan hecting dan dibalut dengan perban steril.
“Kalau dibiarkan, infeksi bisa menyebar dan membahayakan. Luka sekecil apapun, apalagi di tempat seperti ini yang akses kesehatannya terbatas, harus segera ditangani,” ujar Serka Joko Tri Asmoro sambil terus bekerja membersihkan luka adek Fail.
Sambil dirawat, adek Fail diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan luka dan kembali datang ke pos setiap dua hari untuk penggantian perban dan pemantauan kondisi lukanya. Personel Kesehatan Pos Tima juga memberikan antibiotik oral ringan untuk membantu mengatasi infeksi dari dalam.
Dansatgas Yonif 511/Dibyatara Yodha Mayor Inf Amar Supratman menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan seperti ini merupakan bagian dari Program Teritorial Satgas Yonif 511/DY, untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan dasar yang belum terjangkau sepenuhnya.
Ibu dari adek Fail, Mama Yerince (34 Th), mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan pengobatan anaknya dan berharap Pos Tima selalu ada untuk masyarakat mengingat tidak adanya akses kesehatan di kampung Tima selain Tim kesehatan Pos Tima.



