Pentingnya Wawasan Kebangsaan: Kodim 0803/Madiun Ajak Masyarakat Lawan Paham Radikal.

Madiun – Kodim 0803/Madiun terus mengoptimalkan peranannya dalam membangun karakter kebangsaan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Bahaya Radikalisme. Kegiatan ini menjadi salah satu sasaran non-fisik dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025.

Sosialisasi digelar di Balai Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Rabu (6/8), dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, perangkat desa, hingga pelajar.

Kasdim 0803/Madiun, Mayor Inf Suwandi, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya memperkuat semangat kebangsaan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Paham radikal dapat tumbuh subur jika kita lengah. Maka, melalui kegiatan seperti ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI, mulai dari lingkungan terkecil,” ungkapnya.

Mayor Suwandi juga menambahkan bahwa kegiatan non-fisik TMMD seperti ini tak kalah penting dari pembangunan infrastruktur. “Fisik boleh kita bangun, tapi jiwa kebangsaan dan cinta tanah air juga harus kita tumbuhkan. Keduanya harus seimbang,” ujarnya.

Peserta kegiatan tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Beberapa warga bahkan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini yang dinilai mampu memberikan pemahaman baru dan membangkitkan semangat gotong royong dalam menjaga keutuhan bangsa.

Kepala Desa Ngranget, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kepedulian TNI terhadap pembangunan karakter masyarakat desa. “Semoga apa yang disampaikan hari ini bisa menjadi bekal bagi warga kami dalam menjaga kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0803/Madiun berharap nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan dapat terus ditanamkan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi benteng awal dalam menghadapi segala bentuk ancaman ideologi yang membahayakan keutuhan bangsa.