Pentingnya Kegiatan Komunikasi Sosial dalam Membangun Ketahanan Nasional yang Kuat di Distrik Waris, Papua

Distrik Waris, Papua – Satgas Yonif 512/QY memperkuat sinergi dengan masyarakat di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkokoh ketahanan nasional di wilayah perbatasan. Komsos tersebut dihadiri oleh TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan masyarakat adat.

Komsos di Koramil 1701/05 Waris ini menjadi wadah penting untuk menyatukan visi dan misi dalam menjaga kedaulatan NKRI. Acara ini mengusung tema “Pentingnya Komunikasi Sosial Segenap Komponen Masyarakat yang Adaptif dan Terintegrasi dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional yang Kuat Guna Mendukung Program Pemerintah RI di Daerah Secara Berkelanjutan”. Tema ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ketahanan nasional.

Letda Inf Rane, mewakili Dansatgas Yonif 512/QY Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menyampaikan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. TNI berkomitmen untuk membangun komunikasi yang harmonis dan membina persatuan di wilayah perbatasan. Semangat Merah Putih menjadi landasan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Komsos ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Satgas Yonif 512/QY, Koramil 1701/05 Waris, Satgas Kesehatan Koops Swasembada, Polsek Distrik Waris, Puskesmas Waris, dan Kantor Distrik Waris. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergi yang kuat antar instansi dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang bertukar pikiran dan menyampaikan aspirasi. Diskusi terbuka antar peserta diharapkan dapat menghasilkan solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perbatasan. Komsos ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di daerah.

Diharapkan, kegiatan Komsos ini dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta memperkuat ketahanan nasional di wilayah perbatasan Papua. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan keamanan, serta mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.