Pangdam V/Brawijaya: SPPI Batch 3 Siap Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan

Malang, – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin sekaligus menjadi Irup upacara penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 Tahun 2025. 1.689 anggota program SPPI Batch 3 Tahun 2025 kini resmi menjadi Komponen Cadangan, memperkuat pertahanan negara.
Pangdam V/Brawijaya didampingi pejabat tinggi TNI, Polri, dan sipil. Kehadiran mereka menunjukkan apresiasi tinggi terhadap program SPPI yang diinisiasi Presiden RI untuk mencetak SDM unggul di bidang pertahanan.
Dalam amanatnya ditekankan pentingnya peran SPPI sebagai Komponen Cadangan yang tangguh dan adaptif. Para anggota program SPPI Batch 3 Tahun 2025 dilatih tidak hanya dalam kemampuan militer, tetapi juga manajemen dan kepemimpinan, kualifikasi penting untuk menghadapi ancaman multidimensional di era modern.
Selama beberapa bulan, para anggota program SPPI Batch 3 Tahun 2025 telah menjalani pendidikan dasar militer dan pelatihan manajerial yang komprehensif. Pelatihan ini mencakup materi militer, manajemen, dan kepemimpinan, serta pembekalan untuk menghadapi berbagai tantangan kontemporer.
Keberhasilan program SPPI Batch 3 Tahun 2025 ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang pertahanan dan pembangunan nasional.
“Para anggota program SPPI Batch 3 Tahun 2025 ini siap menghadapi tantangan masa depan dan menjadi tulang punggung pertahanan negara,” tegas Pangdam V/Brawijaya.
Dengan selesainya pendidikan ini, diharapkan para anggota program SPPI Batch 3 Tahun 2025 dapat menjalankan tugas dan pengabdiannya dengan baik, menjadi Komponen Cadangan yang handal dan berkontribusi nyata bagi keutuhan NKRI.



