Sinergi TNI dan Petani: Babinsa Koramil Taman dan Tarik Perkuat Ketahanan Pangan di Sidoarjo

Sidoarjo,- Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Ja’far, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan dengan mendampingi petani di Desa Kedungturi, Sidoarjo. Sejak pagi, Serda Ja’far bersama petani dan Ketua Kelompok Tani “Rembesing Madu” melakukan pendampingan tanam padi varietas Ciherang di lahan seluas 7,99 hektare. Kegiatan ini bertujuan mendorong produktivitas pertanian dan memastikan proses tanam berjalan sesuai target.

Serda Ja’far menyatakan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga untuk membantu langsung di lapangan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan aparat untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Babinsa siap mendampingi petani dari proses tanam hingga panen sebagai bagian dari tugas dan pengabdian kepada rakyat.

Sementara itu, Babinsa Desa Mlirip Rowo, Serda Hujang, dari Koramil 0816/11 Tarik, juga melakukan pendampingan pertanian di lahan seluas 16 hektare milik Bapak Misnan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Serda Hujang hadir untuk memberikan dukungan moral dan bantuan teknis di lapangan.

Serda Hujang menyampaikan bahwa peran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, khususnya di sektor pertanian. Pendampingan meliputi pemantauan tanaman, pengecekan irigasi, dan dialog langsung dengan petani untuk mengatasi hambatan seperti hama, pupuk, dan distribusi hasil panen.

Kedua Babinsa ini mendapat apresiasi dari para petani yang merasa termotivasi dan terbantu. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam menjaga ketersediaan pangan, memperkuat harapan akan kemajuan desa, ketahanan pangan yang tangguh, dan kesejahteraan petani. Sinergi TNI dan petani menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.