Kegiatan Keagamaan di Koramil Rungkut: Membangun Keteguhan Iman di Tengah Tugas Pengabdian

Surabaya — Dalam upaya memperkuat ikatan spiritual dan mempererat silaturahmi antar anggota, jajaran personel Koramil 0830/11 Rungkut melaksanakan kegiatan keagamaan berupa Sholat Dzuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Musholla An-Nur, yang terletak di lingkungan Markas Koramil 0830/11 Rungkut, Jl. Raya Rungkut No. 21, Kelurahan Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut.

Kegiatan keagamaan ini bukan sekadar rutinitas ibadah semata, namun juga menjadi sarana penting untuk menjalin komunikasi langsung antar anggota, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memperdalam nilai-nilai keimanan dalam diri setiap prajurit. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran spiritual para personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dan negara.

Danramil 0830/11 Rungkut Mayor Sumarji, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan mental dan rohani prajurit. “Sebagai aparat teritorial yang bertugas di tengah masyarakat, prajurit tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus memiliki keteguhan iman dan akhlak yang baik. Melalui sholat berjamaah dan pembacaan Yasin ini, kita berupaya membangun kedekatan dengan Allah SWT serta mempererat hubungan antar sesama anggota Koramil,” ujar beliau.

Kegiatan dimulai tepat setelah adzan Dzuhur berkumandang. Anggota Koramil yang hadir tampak khusyuk dalam melaksanakan sholat berjamaah, dipimpin oleh salah satu personel yang bertindak sebagai imam. Seusai sholat, acara dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin secara bergantian yang diikuti oleh seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan.

Selain sebagai wujud penghambaan diri kepada Allah SWT, pembacaan surah Yasin juga dimaksudkan sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan, kelancaran tugas, serta keberkahan bagi keluarga besar Koramil 0830/11 Rungkut. Kegiatan ini pun menjadi refleksi spiritual yang sangat berarti di tengah kesibukan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan.

Dengan digelarnya kegiatan ini secara rutin, diharapkan dapat membentuk lingkungan kerja yang harmonis, damai, dan penuh keberkahan, sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat.