Pendampingan Babinsa Koramil Wringinanom Pastikan Pertanian Padi Tumbuh Subur dan Sehat

Gresik – Babinsa Koramil 0817/02 Wringinanom, Sertu Suwanto, turun langsung ke sawah untuk membantu Ibu Satunah, salah satu petani binaannya, dalam merawat tanaman padi di Desa Kepuh Klagen, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaannya.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Suwanto bersama petani melakukan perawatan tanaman padi dengan mencabut gulma atau rumput liar secara manual menggunakan tangan. Cara tradisional ini dinilai efektif untuk menjaga agar tanaman padi tetap tumbuh dengan normal tanpa terganggu oleh rumput pengganggu.

Menurut Sertu Suwanto, keberadaan gulma menjadi salah satu kendala utama dalam memperoleh hasil panen yang maksimal. “Rumput di sekitar tanaman padi jika dibiarkan akan menyerap unsur hara, air, dan cahaya yang seharusnya diperuntukkan bagi tanaman padi. Hal ini akan berdampak pada menurunnya kualitas dan kuantitas hasil panen,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa proses penyiangan, baik secara manual maupun menggunakan herbisida, sangat penting untuk menjaga kesuburan tanaman padi hingga masa panen tiba. “Penyiangan ini bertujuan agar tanaman padi bisa tumbuh subur dan tidak terganggu oleh gulma yang berpotensi merusak,” ujarnya.

Sertu Suwanto juga menegaskan bahwa pendampingan kepada petani adalah bagian dari tugas tambahan Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan. Kehadirannya di tengah petani bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat dalam mengelola pertanian mereka.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan di wilayah. Dengan pendampingan seperti ini, diharapkan hasil panen dapat lebih maksimal dan memuaskan,” ungkap Sertu Suwanto.

Ibu Satunah, petani yang dibantu oleh Babinsa, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. “Semoga pendampingan dari Pak Babinsa terus dilakukan. Kepeduliannya sangat membantu kami meningkatkan semangat dalam mengolah lahan pertanian,” ucapnya dengan penuh syukur.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan petani dan mewujudkan ketahanan pangan di wilayah binaan.