Babinsa Kudu Turun Sawah Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Bersama Petani

Jombang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0814/09 Kudu kembali turun ke sawah bersama petani di wilayah binaannya. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses Perawatan Padi sekaligus memberikan motivasi kepada para petani guna mencapai target hasil panen yang maksimal.
Serka Tarmaji, yang bertugas di Desa Ngusikan, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian adalah bagian dari wujud kepedulian terhadap ketersediaan pangan masyarakat. “Kami ingin memastikan lahan sawah ini dikelola dengan baik, sehingga target ketahanan pangan nasional dapat tercapai,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Selain membantu Perawatan Tanaman Padi, Babinsa juga memberikan arahan teknis kepada petani mengenai penggunaan pupuk organik dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus menjaga kesuburan tanah.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para petani setempat. BPK. Darmaji (45), salah satu petani, merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Kami sangat bersyukur, karena dengan bantuan Babinsa, pekerjaan kami lebih cepat selesai. Ini juga memotivasi kami untuk terus semangat bertani,” ungkapnya.
Program ketahanan pangan ini sejalan dengan instruksi pemerintah untuk memperkuat ketersediaan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman krisis pangan global. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di masa depan.
Pemerintah juga mengapresiasi peran aktif TNI dalam mendukung sektor pertanian. “Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga turut memajukan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pangan,” ujar Kepala Kelompok Tani Desa Ngusikan, Bpk Darmoko.
Dengan kolaborasi ini, harapan besar disematkan pada peningkatan hasil panen di Desa Ngusikan, yang nantinya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mendukung ketahanan pangan nasional.



