Serka Samsul Dampingi Petani Jombang dalam Program Ketahanan Pangan Nasional

Jombang – Serka Samsul Babinsa Koramil 0814/18 jogoroto bahu-membahu bersama dengan petani setempat. Mereka bekerja sama menggarap lahan sawah, mulai dari membajak tanah, menanam bibit padi, hingga mempersiapkan sistem irigasi. Kehadiran TNI di tengah para petani bukan hanya sebagai pengaman negara, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.Rabu 11/12/2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional, di mana TNI turut andil dalam membantu masyarakat mengelola sumber daya pertanian. Di banyak wilayah pedesaan, keterlibatan TNI sangat dirasakan manfaatnya, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan tenaga kerja atau teknologi. Dengan semangat gotong royong, para prajurit TNI menggerakkan alat berat, membangun saluran irigasi, dan mendukung petani dalam menerapkan teknik bertani modern.
Kerja sama ini memberikan banyak manfaat bagi petani. Salah satunya adalah efisiensi waktu dan tenaga. Jika sebelumnya para petani membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk membajak sawah secara manual, kehadiran TNI dengan alat-alat canggihnya mempercepat proses tersebut. Selain itu, TNI juga memberikan pelatihan kepada petani tentang cara meningkatkan hasil panen, seperti penggunaan pupuk organik, teknik penanaman berkelanjutan, dan pengelolaan hama.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi TNI untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Prajurit yang biasanya identik dengan tugas militer, kini hadir sebagai bagian dari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh petani.
Sinergi antara TNI dan petani ini mencerminkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air. Sawah bukan hanya ladang bagi para petani, tetapi juga simbol ketahanan pangan bangsa. Ketika TNI dan petani bersatu, cita-cita menuju kedaulatan pangan bukanlah mimpi yang jauh. Semangat ini memberikan harapan baru bagi masyarakat pedesaan bahwa bersama-sama, segala tantangan dapat diatasi.
masa depan bangsa. TNI dan petani, bersama-sama, menjadi garda terdepan untuk menjaga ketersediaan pangan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia.



