Babinsa dan Petani Bersatu Pantau Tanaman Padi untuk Panen Optimal

Madiun – Dalam rangka memastikan hasil pertanian yang optimal, Babinsa Desa Banaran, Sertu Agus Fatari, dari Koramil 0803/11 Geger melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman padi menjelang panen. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Kelompok Tani (Poktan) Mardi Tresno di Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun pada Minggu (8/12). Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesehatan tanaman padi serta kesiapan lahan sebelum masa panen.
Sertu Agus Fatari mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung para petani dalam mempersiapkan hasil pertanian yang maksimal. “Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan tanaman padi dalam kondisi baik, serta untuk memberikan pendampingan kepada petani agar proses panen berjalan lancar tanpa kendala,” jelasnya. Selain itu, pengecekan juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada hama atau penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi.
Salah satu anggota Poktan Mardi Tresno, Supriyanto, menyambut baik kegiatan pengecekan ini. Menurutnya, pendampingan dari Babinsa sangat penting bagi para petani, terutama dalam menghadapi masa panen. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya Babinsa yang selalu mendampingi dan memberikan arahan mengenai cara mengatasi masalah yang mungkin muncul di lahan pertanian,” kata Supriyanto.
Selama pengecekan, Sertu Agus Fatari bersama anggota Poktan Mardi Tresno memeriksa beberapa titik tanaman padi di area persawahan Desa Banaran. Mereka memastikan tidak ada gangguan hama atau penyakit yang dapat merusak hasil panen. Selain itu, Babinsa juga memberikan penyuluhan kepada petani mengenai teknik pemeliharaan yang baik menjelang panen, termasuk cara memilih waktu yang tepat untuk mulai memanen padi.
Kegiatan pengecekan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para petani Desa Banaran. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan Poktan Mardi Tresno, diharapkan hasil panen padi kali ini dapat maksimal dan mendukung kesejahteraan para petani. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian di wilayah tersebut.



