Pangkogabwilhan II Gelar Kunjungan Kerja ke Markas Kodam Brawijaya

Surabaya,- Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya TNI M. Khairil, menggelar kunjungan kerja ke Markas Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Surabaya, pada Kamis (21/11/2024).
Kunjungan itu bertujuan untuk mempererat hubungan dan sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait dalam meningkatkan kesiapsiagaan operasional serta mendiskusikan strategi pengamanan wilayah di Jawa Timur.
Kunjungan kerja Pangkogabwilhan II tersebut disambut langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, beserta pejabat umum Kodam Brawijaya.
Dalam pertemuan yang diadakan di ruang rapat Makodam Brawijaya, kedua pimpinan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait dengan stabilitas keamanan, kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan, dan penanganan situasi darurat.
Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya TNI M. Khairil, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.
“Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait agar kita dapat bekerja lebih optimal dalam menjaga stabilitas keamanan, baik dalam operasi militer maupun dalam tugas-tugas kemanusiaan,” ujarnya.
Selain itu, Pangkogabwilhan II juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Kodam Brawijaya dalam memperkuat pertahanan wilayah, serta berharap agar sinergi yang telah terjalin selama ini dapat semakin ditingkatkan untuk menghadapi tantangan yang ada di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI Rudy Saladin, menyampaikan laporan mengenai kesiapan operasional Satuan Kodam Brawijaya dalam mendukung berbagai kegiatan pengamanan, mulai dari pengamanan wilayah, penanggulangan bencana alam, hingga kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman keamanan.
“Kodam Brawijaya selalu siap bersinergi dengan Pangkogabwilhan II dalam mendukung tugas-tugas pengamanan wilayah Jawa Timur,” kata Pangdam.
Kunjungan ini, kata Pangdam, diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antara TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya.
“Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur,” tandas Pangdam.



