Dandim 0821/Lumajang Ikuti Panen Raya Nasional Dukung Program Swasembada Pangan Bersama Presiden RI

LUMAJANG – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional terus diperkuat. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2025).

Kegiatan nasional tersebut diikuti secara virtual oleh Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.I.P., M.I.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang, melalui zoom meeting yang berlangsung di Ruang Mahameru, Laboratorium Kabupaten Lumajang.

Dalam arahannya, Presiden RI menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Swasembada pangan, menurut Presiden, merupakan fondasi utama ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa TNI AD siap mendukung penuh program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pendampingan petani, pengawalan distribusi, serta pemanfaatan lahan produktif di wilayah Lumajang.

“Melalui sinergi Forkopimda dan masyarakat, kami optimistis Kabupaten Lumajang mampu berkontribusi nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pangan.

Dengan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, diharapkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dapat terwujud secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Kodim 0830/Surabaya Ikuti Zoom Meeting Panen Raya Nasional Dukung Swasembada Pangan Indonesia

SURABAYA, — Anggota Koramil jajaran Kodim 0830/Surabaya melaksanakan kegiatan zoom meeting panen raya nasional dan pengumuman swasembada pangan, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Makodim 0830/Surabaya serta masing-masing Koramil jajaran di wilayah teritorial Kodim.

Zoom meeting panen raya ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dalam rangka penyampaian capaian pembangunan sektor pertanian nasional tahun 2025. Kegiatan berlangsung serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para petani dan aparat pendukung di lapangan.

Acara tersebut dihadiri sekitar 5.000 petani dan penyuluh secara luring, serta diikuti lebih dari 2 juta petani dari seluruh Indonesia secara daring. Momentum ini menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Menurut Pasiter Kodim 0830/Surabaya, Mayor Inf Suhardi, keterlibatan jajaran TNI AD khususnya Babinsa merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Babinsa disebut menjadi ujung tombak dalam pendampingan petani di wilayah binaan.

“Babinsa secara aktif mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan hingga panen. Ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan,” ujar Mayor Suhardi saat ditemui di Makodim 0830/Surabaya.

Ia menambahkan, keberhasilan swasembada pangan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Peran Babinsa diharapkan semakin relevan dan berdampak positif terhadap kemajuan sektor pertanian daerah.

Dengan adanya dukungan dari berbagai unsur, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting menuju kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.

Kodim 0830/Surabaya Gelar Rakor Antisipasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Alam 2026

SURABAYA, – Kodim 0830/Surabaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi dan Kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di awal Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Makodim 0830/Surabaya, Jalan Gresik No. 52, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Rabu (7/1/2026).

Rakor ini diikuti oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait penanggulangan bencana. Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., dan bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya Irfan Widianto, AMP., S.Sos., M.H., Kepala Bidang Forecaster BMKG Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto, Katim Operasional Kedaruratan BPBD Arif Sunandar, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0830/Surabaya.

Dalam arahannya, Kolonel Inf Bambang Raditya menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama dan komunikasi cepat antarinstansi. “Koordinasi dan komunikasi adalah syarat mutlak dalam penanggulangan bencana. Kita harus menyiapkan protap yang jelas serta sarana komunikasi alternatif seperti HT,” tegas Dandim.

Kepala BPBD Kota Surabaya, Irfan Widianto, mengapresiasi sinergi antara BPBD dan jajaran Kodim 0830/Surabaya, khususnya para Danramil yang sigap di lapangan. Ia menambahkan bahwa kondisi geografis Surabaya sebagai dataran rendah menjadikan kewaspadaan terhadap banjir dan genangan harus terus ditingkatkan.

Sementara itu, BMKG Tanjung Perak melalui Ady Hermanto memaparkan potensi banjir rob dan cuaca ekstrem pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya monitoring cuaca secara intensif, terutama di wilayah pesisir dan titik-titik rawan genangan yang berpotensi terdampak hujan lebat.

Menutup kegiatan, Pasiter Kodim 0830/Surabaya Mayor Arh Suhardi menegaskan komitmen Kodim dalam mitigasi bencana melalui kegiatan pembinaan lingkungan dan pembersihan sungai. Ia berharap, rakor ini menghasilkan protap yang efektif untuk mempercepat respon dan penanganan bencana secara terpadu di wilayah Surabaya.

Dandim 0825/Banyuwangi Ikuti Vicon Panen Raya Bersama Presiden RI Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

BANYUWANGI, – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indra Wijaya, S.H., M.I.P., melaksanakan kegiatan video conference (vicon) Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gapoktan Sri Rejeki, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

Acara diikuti sekitar 130 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, OPD terkait, petani, tokoh masyarakat, dan elemen pertanian lainnya. Momentum ini menjadi bagian dari agenda nasional yang terhubung langsung dengan pusat kegiatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., bersama jajaran TNI-Polri dan perwakilan BUMN turut hadir. Pemerintah daerah melaporkan capaian sektor pertanian tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi produksi, penguatan irigasi, hingga optimalisasi sarana pertanian.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan ketahanan pangan adalah pilar penting penopang ekonomi dan sosial masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI yang menekankan kemandirian pangan sebagai fondasi kekuatan bangsa.

Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan komitmen TNI AD dalam mendukung program strategis nasional swasembada pangan. “Swasembada pangan adalah kunci kedaulatan bangsa. TNI siap melaksanakan pendampingan dan pengawasan agar petani semakin berdaya dan Indonesia berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Dandim.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya secara resmi mengumumkan keberhasilan swasembada pangan nasional. Beliau memberikan apresiasi kepada petani sebagai garda terdepan kedaulatan bangsa dan menegaskan tekad pemerintah menurunkan ketergantungan impor.

Puncak acara ditandai dengan simbol menumbuk gabah sebagai tanda keberhasilan swasembada pangan nasional. Kegiatan ini menjadi momentum kebanggaan bagi seluruh pihak, terutama Banyuwangi, yang berkontribusi besar dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.

Babinsa Koramil Selorejo dan Warga Gotong Royong Bersihkan Irigasi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

BLITAR – Babinsa Desa Ngreco Koramil 0808/21 Selorejo, Sertu Yudha, bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan saluran irigasi sawah di Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air guna menunjang sektor pertanian masyarakat setempat.

Pembersihan saluran irigasi tersebut difokuskan pada pengangkatan lumpur, sampah, serta rumput liar yang menghambat aliran air. Dengan kondisi saluran yang bersih dan lancar, diharapkan distribusi air ke lahan persawahan dapat merata sehingga tanaman padi tumbuh optimal.

Sertu Yudha menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah binaan. “Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Warga Desa Ngreco menyambut baik kegiatan tersebut dan turut berpartisipasi aktif. Mereka berharap pembersihan saluran irigasi dapat mencegah genangan air maupun kekeringan saat musim tanam, sehingga hasil panen ke depan lebih meningkat.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat. Hubungan yang harmonis ini dinilai penting untuk mendukung program pembangunan desa di bidang pertanian.

Kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan penuh semangat, menunjukkan kekompakan antara aparat teritorial dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat melalui tindakan sederhana yang berdampak besar bagi ketahanan pangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung kemajuan pertanian serta pembangunan desa berkelanjutan di wilayah Kabupaten Blitar.

Sinergi TNI, Polri, dan Sungai Watch Bersihkan Pantai Pancur Banyuwangi Jaga Ekosistem Pesisir Nasional

BANYUWANGI – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan kawasan konservasi, Yayasan Sungai Watch bersama jajaran pimpinan wilayah Kecamatan Tegaldlimo, Balai Taman Nasional Alas Purwo, serta berbagai instansi terkait melaksanakan aksi “Emergency Clean-Up” di Pantai Pancur, Desa Kalipait, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu (07/01/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini difokuskan pada pembersihan sampah pesisir, terutama sampah plastik dan material organik yang terbawa arus laut. Aksi ini melibatkan unsur TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, dan komunitas pemerhati lingkungan Sungai Watch.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai TN Alas Purwo, Ibu Noviyani Utami, menegaskan bahwa aksi bersih pantai ini merupakan tanggapan cepat terhadap fenomena meningkatnya sampah kiriman di pesisir. “Kelestarian alam adalah warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Kapolsek Tegaldlimo, AKP Sadimun, S.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa menjaga kebersihan pantai juga bagian dari menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata. Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang tertib dan bersih.

Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapten Inf Edi Supriono, menambahkan, “TNI selalu siap hadir di tengah masyarakat untuk aksi kemanusiaan dan lingkungan. Melalui kerja bakti seperti ini, kita wujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dan mengajarkan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan.”

Plt. Camat Tegaldlimo, Trisetia Supriyanto, S.STP., M.Si., mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kerja sama antarlembaga dalam menjaga destinasi wisata unggulan di wilayahnya agar tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur. Melalui sinergi berbagai pihak, diharapkan aksi positif ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.

Danramil Rogojampi Dukung Pembangunan Ponpes Darul Aitam Al Aziz Wujudkan Generasi Berakhlak dan Mandiri

BANYUWANGI – Komandan Koramil (Danramil) 0825-12/Rogojampi, Kapten Cba Guntur, menghadiri secara langsung kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Aitam Al Aziz yang berlokasi di Dusun Susukan Lor, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, pada Rabu (07/01/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan agama yang diharapkan mampu mencetak generasi muda berakhlak mulia di wilayah Rogojampi. Acara tersebut turut dihadiri oleh pengurus utama Ponpes Darul Aitam Al Aziz, Bapak Ramdhani, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapten Cba Guntur menyampaikan apresiasi atas inisiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Ponpes Darul Aitam Al Aziz menjadi langkah strategis dalam membina karakter dan mental spiritual masyarakat, khususnya anak yatim dan generasi muda.

“TNI, dalam hal ini Koramil Rogojampi, sangat mendukung pembangunan fasilitas pendidikan seperti ini. Kami berharap proses pembangunan berjalan lancar sehingga nantinya pesantren ini dapat memberikan manfaat luas bagi warga Desa Gladag dan sekitarnya,” ujar Kapten Cba Guntur.

Sementara itu, pengurus Ponpes Darul Aitam Al Aziz, Bapak Ramdhani, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pihak TNI. Ia menjelaskan bahwa pondok pesantren ini berkomitmen memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak didik, terutama mereka yang berasal dari kalangan yatim dan kurang mampu.

Kegiatan peletakan batu pertama ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Doa bersama menandai harapan akan kelancaran proses pembangunan serta keberkahan bagi seluruh pihak yang berkontribusi dalam terwujudnya fasilitas pendidikan tersebut.

Dengan sinergi yang terjalin antara TNI, masyarakat, dan pengurus pondok pesantren, diharapkan keberadaan Ponpes Darul Aitam Al Aziz dapat menjadi pusat pendidikan dan pembinaan moral bagi generasi muda di wilayah Rogojampi dan sekitarnya.

Kodim 0815/Mojokerto Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Apel dan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam 2026

MOJOKERTO – Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (06/01/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan kemampuan seluruh unsur menghadapi potensi bencana alam di wilayah rawan.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Inf Suwadi. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa latihan simulasi difokuskan pada skenario penanganan bencana tanah longsor di Desa Cembor, Kecamatan Pacet, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi berturut-turut selama tiga hari.

“Latihan ini menggambarkan langkah terpadu seluruh unsur, mulai dari koordinasi komunikasi, pengerahan personel, evakuasi korban, hingga penanganan kesehatan di posko pengungsian. Tujuannya memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor,” ungkap Mayor Suwadi dalam keterangannya di lokasi kegiatan.

Simulasi turut melibatkan berbagai sarana pendukung seperti ambulans, alat berat, kendaraan logistik, dapur lapangan, hingga mobil pemadam kebakaran. Setiap unsur diminta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan seluruh peserta latihan.

Selain personel TNI dan Polri, kegiatan juga diikuti oleh BPBD Kabupaten Mojokerto, instansi pemerintah, relawan, serta masyarakat setempat. Total sekitar 200 peserta berpartisipasi dalam latihan penanggulangan bencana yang digelar di area Mojo Kembangsore Park (MKP), Desa Petak, Kecamatan Pacet.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, menggambarkan koordinasi baik antara seluruh komponen yang terlibat. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, turut hadir bersama pejabat Korem 082/CPYJ dan para Danramil jajaran Kodim 0815/Mojokerto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan tanggap darurat dan kesiapan lintas sektor semakin meningkat, sehingga dapat meminimalisir dampak bencana alam serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan wilayah Kabupaten Mojokerto.

Babinsa Koramil 0814-02/Diwek Dukung Swasembada Pangan Melalui Pendampingan Petani Tanam Padi di Jombang

JOMBANG – Babinsa Koramil 02/Diwek melaksanakan kegiatan pendampingan penanaman padi bersama kelompok tani di Dusun Ketanon, Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa (06/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Sertu Anang Subagio, Babinsa Desa Diwek, menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan terhadap kelompok tani merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk membantu petani dalam berbagai tahapan pertanian, mulai dari penyemaian bibit, penanaman, perawatan, hingga masa panen.

“Ini sudah menjadi tugas kami sebagai aparatur kewilayahan. Melalui pendampingan ini, kami ingin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat serta memastikan sektor pertanian tetap produktif,” ungkap Sertu Anang Subagio saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain membantu pekerjaan fisik di sawah, Babinsa juga menumbuhkan semangat petani agar tetap bekerja dengan optimisme tinggi. Pendampingan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil produksi pertanian dan menjaga ketahanan pangan di wilayah binaan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat pedesaan.

Ditemui terpisah, Danramil 02/Diwek Kapten Arm Didit Ariyanto menyampaikan bahwa kolaborasi antara Babinsa dan kelompok tani selama ini telah berjalan baik. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa bukan hanya membantu secara teknis, tetapi juga memberikan motivasi agar petani semakin maju dan mandiri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan petani semakin kuat dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Babinsa Koramil 0814-01/Kota Jombang Bentuk Karakter Disiplin dan Nasionalisme Siswa SMK Dwija Bhakti

JOMBANG – Babinsa Koramil 0814-01/Kota Jombang melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental dan Fisik (Bimtalsik) kepada siswa SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, Rabu (07/01/2026). Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi.

Kegiatan Bimtalsik meliputi pemberian materi peraturan baris-berbaris, latihan fisik, serta pembinaan mental dengan pendekatan edukatif dan keteladanan. Para siswa diajak memahami pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan sebagai pondasi dalam membangun masa depan bangsa.

Selain menanamkan nilai-nilai moral dan karakter, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara TNI dan dunia pendidikan di wilayah Jombang. Para Babinsa berperan aktif menjadi motivator serta pembimbing agar para siswa mampu mengembangkan sikap disiplin dan pantang menyerah.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMK Dwija Bhakti 1 Jombang menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga bermental tangguh.

“Melalui kegiatan Bimtalsik, kami ingin menanamkan disiplin, semangat kebangsaan, dan nilai tanggung jawab kepada para siswa agar menjadi generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Babinsa Koramil 0814-01/Kota Jombang dalam keterangannya.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan semangat tinggi. Suasana latihan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan tekad kuat untuk mengembangkan diri dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan generasi muda Jombang tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter kuat, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi sebagai penerus perjuangan bangsa.