Peresmian SPPG Berlian Pettong Perkuat Sinergi TNI Dukung Program Makan Bergizi Bangkalan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama TNI-Polri meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berlian Pettong di Desa Pettong, Kecamatan Tanah Merah, Minggu (8/2/2026), sebagai langkah strategis memperkuat program makan bergizi bagi masyarakat.

Peresmian dipusatkan di Dapur Berlian Pettong dan dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far, unsur TNI-Polri, tokoh agama, kepala desa, serta mitra MBG sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Danramil 0829-06/Tanah Merah Kapten Kav Imam Ghazali menegaskan komitmen Koramil mendukung operasional SPPG secara berkelanjutan. Ia menyatakan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat tepat sasaran.

SPPG Berlian Pettong difokuskan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan perangkat desa mencerminkan kepedulian bersama terhadap kesejahteraan masyarakat. Dukungan operasional dan pengawasan terpadu menjadi faktor penting menjaga keberlanjutan program.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, aman, dan lancar. Kehadiran unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat menunjukkan soliditas dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang kesehatan dan pemenuhan gizi.

Dengan diresmikannya SPPG Berlian Pettong, diharapkan pelayanan gizi masyarakat di Kecamatan Tanah Merah semakin optimal dan terintegrasi guna mendukung terciptanya generasi sehat, kuat, dan berkualitas di Kabupaten Bangkalan.

Babinsa Jombang Gotong Royong Rehabilitasi Mushola Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

JOMBANG – Babinsa Koramil 0814-01/Jombang Sertu Wawang Cinde Wisnu memimpin gotong royong rehabilitasi mushola di Desa Jombang RT/RW 04/03, Minggu (08/02/2026), guna meningkatkan kenyamanan ibadah sekaligus mempererat kebersamaan warga di wilayah binaan.

Kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kebutuhan sarana ibadah. Rehabilitasi meliputi perbaikan bagian bangunan yang mengalami kerusakan agar lebih aman dan layak digunakan.

Sertu Wawang Cinde Wisnu turun langsung membantu proses perbaikan bersama warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi motor penggerak gotong royong serta memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Menurutnya, kerja bakti ini merupakan implementasi pembinaan teritorial yang menitikberatkan pada kebersamaan dan kepedulian sosial. Mushola sebagai pusat ibadah dan aktivitas warga harus dijaga agar tetap nyaman dan representatif.

Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan tingginya semangat kebersamaan di Desa Jombang. Kolaborasi tersebut mempercepat proses rehabilitasi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum yang digunakan bersama.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial Babinsa dalam menyerap aspirasi warga. Interaksi yang terjalin selama kerja bakti menciptakan suasana harmonis serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui gotong royong rehabilitasi mushola ini, diharapkan tercipta lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan hubungan solid antara TNI dan masyarakat terus terpelihara dalam semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama.

Babinsa Slumbung Dampingi Panen Padi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Blitar

BLITAR – Babinsa Desa Slumbung Koramil 0808/15 Gandusari Kopda Nurul Huda turun langsung mendampingi panen padi di wilayah binaan sebagai wujud nyata dukungan TNI AD terhadap program swasembada pangan nasional, Sabtu (7/2/2026).

Pendampingan dilaksanakan di lahan milik Bapak Bambang Sulinggo, Dusun Slumbung RT 02 RW 01, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Hanpangan yang mengawal proses pertanian dari tanam hingga panen.

Kopda Nurul Huda terjun ke sawah membantu proses panen bersama petani agar berjalan lancar dan tepat waktu. Kehadiran Babinsa mempercepat pekerjaan sekaligus memastikan hasil panen dapat terserap optimal untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Menurut Kopda Nurul Huda, pendampingan pertanian merupakan komitmen TNI AD dalam memperkuat sektor pangan nasional. Babinsa berperan aktif memberikan motivasi, pendampingan teknis, serta memastikan petani memperoleh dukungan moril di lapangan.

Kehadiran aparat teritorial tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga meningkatkan semangat dan kepercayaan diri petani dalam mengelola lahan. Sinergi ini memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui sektor pertanian produktif.

Program Hanpangan mendorong optimalisasi hasil produksi padi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kolaborasi TNI dan masyarakat menjadi strategi konkret menjaga stabilitas pasokan pangan nasional secara berkelanjutan.

Melalui pendampingan panen padi ini, TNI AD menegaskan peran strategisnya dalam pembangunan ketahanan pangan. Diharapkan sinergi berkelanjutan antara Babinsa dan petani terus memperkuat swasembada pangan nasional secara mandiri dan konsisten.

Koramil 0806-11/Panggul Perkuat Karakter Pelajar melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Trenggalek

TRENGGALEK – TNI melalui Koramil 0806-11/Panggul memperkuat karakter generasi muda dengan menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan bagi siswa SMKN 1 Panggul, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menegaskan komitmen pembinaan teritorial membentuk calon pemimpin berintegritas sejak dini.

Kegiatan berlangsung di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, dengan melibatkan 40 siswa pengurus OSIS dan Ambalan Pramuka. Mereka mengikuti pelatihan sebagai bagian dari persiapan mengemban tanggung jawab organisasi sekolah secara terstruktur dan berkelanjutan.

Latihan dipimpin Bati Tuud Koramil 0806-11/Panggul, Peltu Suyanto, yang memberikan materi sekaligus pendampingan langsung. Kehadiran aparat teritorial menghadirkan pembinaan disiplin, wawasan kebangsaan, serta penguatan mental di lingkungan pendidikan formal.

Dalam arahannya, Peltu Suyanto menyatakan bahwa kepemimpinan kuat lahir dari karakter disiplin dan tanggung jawab. Ia menekankan organisasi sekolah sebagai sarana pembelajaran nyata untuk melatih integritas, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan manajerial.

Materi pelatihan mencakup manajemen organisasi, teknik public speaking, dan penyusunan proposal kegiatan. Peserta juga menjalani pembinaan fisik dan mental melalui outbound guna membangun kerja sama tim, daya juang, serta ketahanan menghadapi tantangan.

Interaksi berlangsung komunikatif melalui sesi tanya jawab dan simulasi praktik. Pendekatan humanis aparat Koramil membuat suasana pelatihan dinamis, efektif, dan mudah dipahami, sehingga materi dapat diterapkan langsung dalam aktivitas organisasi sekolah.

Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan ini, TNI menunjukkan peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Diharapkan pembinaan berkelanjutan ini melahirkan generasi muda Trenggalek yang disiplin, visioner, dan siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan bangsa.

TNI dan Forkopimka Sumenep Bersihkan Pelabuhan Talango Dukung Program Indonesia ASRI

SUMENEP – Sinergi TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat terlihat nyata dalam bakti sosial pembersihan Pelabuhan Talango, Sabtu (7/2/2026). “Pelabuhan adalah pusat ekonomi warga yang harus dijaga kebersihannya,†tegas Bati Tuud Koramil 0827/02 Kalianget Serma Foni.

Kegiatan dilaksanakan di kawasan Pelabuhan Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, sebagai implementasi Program Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Aksi ini menyasar pembersihan sampah plastik dan limbah rumah tangga di area dermaga.

Bakti sosial melibatkan Posramil 0827/02 Talango, Pemerintah Kecamatan Talango, Forpimka, Polsek Talango, Dinas Lingkungan Hidup, nahkoda perahu, warga sekitar pelabuhan, serta Pramuka SMA Sayyid Yusuf. Seluruh unsur bergotong royong membersihkan kawasan pesisir.

Peserta kegiatan menyisir jalur aktivitas masyarakat dan area sandar kapal yang tercemar sampah. Fokus utama adalah mengembalikan fungsi pelabuhan sebagai ruang publik vital yang aman, sehat, dan nyaman bagi mobilitas warga.

Serma Foni menegaskan pelabuhan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat Talango. Jika kebersihan tidak terjaga, dampaknya langsung dirasakan warga, terutama nelayan dan pengguna jasa penyeberangan.

Program Indonesia ASRI menjadi momentum membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan pesisir dari pencemaran. Kolaborasi lintas sektor diharapkan memperkuat komitmen bersama agar kebersihan tidak bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan.

Melalui bakti sosial ini, diharapkan tumbuh kepedulian masyarakat menjaga kebersihan Pelabuhan Talango sebagai aset bersama serta mendukung terwujudnya lingkungan pesisir yang aman, sehat, bersih, dan indah di Kabupaten Sumenep.

Babinsa Koramil Jenu Pimpin Aksi Bersih Pantai Cemara Tindak Lanjut Instruksi Presiden

TUBAN – Babinsa Koramil 0811/15 Jenu bersama Polri dan masyarakat menggelar aksi bersih Pantai Cemara, Desa Sugihwaras, sebagai tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo Subianto tentang pembersihan kawasan wisata. “Pantai bukan hanya ruang publik, tetapi habitat biota laut.â€

Kegiatan dilaksanakan di Pantai Cemara, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, melibatkan ratusan personel TNI-Polri serta masyarakat setempat. Aksi ini menjadi langkah konkret mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga kebersihan wilayah kabupaten dan kota.

Danramil 0811/15 Jenu Kapten Arh Ali Mubdi menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan pesisir. Personel menyusuri garis pantai memungut sampah plastik, kayu, dan material terbawa arus laut.

Kolaborasi TNI, Polri, dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik, tetapi juga edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga ekosistem laut berkelanjutan.

Pantai yang bersih dinilai berpengaruh langsung terhadap kelangsungan hidup biota laut serta mendukung sektor perikanan dan pariwisata Kabupaten Tuban. Kebersihan kawasan wisata juga meningkatkan kenyamanan pengunjung dan citra positif daerah.

Aksi bersih pantai menjadi implementasi peran teritorial Babinsa dalam membina wilayah dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran aparat di lapangan mempertegas komitmen mendukung program pemerintah serta menjaga stabilitas lingkungan.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kebersihan pesisir sebagai bagian dari tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan dan ketahanan wilayah Kabupaten Tuban.

Kodim 0815/Mojokerto Bersama Forkopimda Gelar Kerja Bakti Massal Bersihkan Sampah Liar Dukung Lingkungan Sehat

MOJOKERTO – Personel Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan kerja bakti massal pembersihan sampah liar di sejumlah titik strategis kota sebagai upaya mendukung kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan melibatkan unsur Forkopimda serta masyarakat sebagai bentuk sinergi nyata menjaga wilayah.

Kegiatan berlangsung di Jalan Semeru dekat SMPN 9 Kota Mojokerto dan Jalan Kendedes dengan melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur. Aksi terpadu difokuskan pada pembersihan tumpukan sampah liar serta normalisasi aliran sungai guna mencegah pencemaran lingkungan.

Personel Kodim 0815/Mojokerto di bawah komando Kapten Inf Didik Satrio Wibowo tampak aktif bergotong royong membersihkan area sungai dan jalan. Kehadiran aparat teritorial menunjukkan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mewujudkan lingkungan bersih serta sehat bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan kerja bakti turut dihadiri Kolonel Inf Batara beserta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, perangkat daerah serta unsur kecamatan dan kelurahan. Rangkaian kegiatan diawali apel pengecekan personel sebelum pelaksanaan pembersihan area sungai dan jalan Empu Gandring.

Aksi pembersihan dilakukan melalui metode manual dengan pengumpulan dan pengangkutan sampah menuju lokasi pembuangan sementara. Selain itu, peserta juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif mencegah penumpukan sampah liar.

Kehadiran TNI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ini menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0815/Mojokerto menjaga stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan berkelanjutan. Sinergi lintas sektor dinilai efektif memperkuat budaya gotong royong masyarakat perkotaan.

Melalui kerja bakti massal ini, Kodim 0815/Mojokerto berharap tercipta lingkungan bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Kolaborasi berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat diharapkan mampu menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung pembangunan wilayah berkelanjutan.

Sinergi Forkopimda Lumajang Gelar Karya Bhakti Bersihkan Pantai Watu Pecak Dukung Program Nasional Gerakan ASRI

LUMAJANG – Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar Karya Bhakti terpadu pembersihan sampah laut di kawasan Pantai Watu Pecak sebagai dukungan program Gerakan ASRI. Kegiatan melibatkan 750 peserta lintas sektor dipimpin Mayor Inf Tanuri sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan pesisir.

Kegiatan berlangsung di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang dengan melibatkan personel TNI, Polri, Pemerintah Daerah serta masyarakat. Aksi terpadu tersebut difokuskan pada pembersihan sampah pantai guna menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor.

Karya Bhakti menjadi implementasi dukungan terhadap program Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan ASRI yang bertujuan menciptakan lingkungan aman, sehat, resik dan indah. Langkah tersebut juga sebagai mitigasi pencemaran laut serta penguatan kesadaran kolektif masyarakat menjaga kelestarian pesisir berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Tanuri menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang berpartisipasi aktif pada kegiatan pembersihan pantai. Ia menegaskan bahwa sinergitas TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat merupakan kunci menjaga kelestarian lingkungan pesisir sebagai aset wisata strategis daerah.

Lebih lanjut disampaikan, Karya Bhakti turut menumbuhkan semangat gotong royong serta membangun disiplin masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kegiatan ini juga memberikan edukasi langsung tentang pentingnya pengelolaan sampah dan perlindungan ekosistem laut berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada penyisiran sampah sepanjang garis pantai menggunakan metode manual dan pengumpulan terpadu. Selain pembersihan, peserta memberikan sosialisasi kebersihan lingkungan kepada pengunjung dan masyarakat sekitar sebagai langkah preventif menjaga kawasan wisata tetap bersih.

Melalui kegiatan terpadu ini, Forkopimda Lumajang berharap Pantai Watu Pecak menjadi destinasi wisata yang bersih, nyaman dan berdaya saing. Sinergi lintas sektor diharapkan terus berlanjut sebagai komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program nasional penguatan budaya kebersihan masyarakat.

Kodim 0806/Trenggalek Bangun Jembatan Perintis Garuda II Desa Prigi Perkuat Konektivitas Wilayah dan Ekonomi Masyarakat

TRENGGALEK – Kodim 0806/Trenggalek menunjukkan komitmen pembangunan desa melalui percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda II di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Jumat (06/02/2026). “Kehadiran TNI menjadi motor penggerak konektivitas wilayah dan ekonomi masyarakat.â€

Pembangunan jembatan yang menjadi bagian program teritorial TNI bertujuan meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan. Infrastruktur ini dirancang sebagai jalur vital penghubung antarwilayah guna mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas sosial masyarakat Desa Prigi dan sekitarnya secara berkelanjutan.

Progres pembangunan telah mencapai sekitar 95 persen dengan konstruksi utama berdiri kokoh. Tahapan pengerjaan saat ini difokuskan pada penyempurnaan teknis meliputi penguatan struktur, pengamanan elemen jembatan, serta penyesuaian detail guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan ketahanan penggunaan jangka panjang.

Suasana gotong royong terlihat kuat melalui kolaborasi prajurit TNI bersama masyarakat setempat. Pekerjaan meliputi penyesuaian struktur dan penguatan penopang jembatan yang mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama keberhasilan program pembangunan di wilayah pedesaan.

Jembatan Perintis Garuda II memiliki bentang sekitar 38 meter dan dirancang menghubungkan dua wilayah yang sebelumnya terpisah aliran sungai. Infrastruktur ini diharapkan mempercepat mobilitas warga serta membuka akses ekonomi baru yang mendukung kesejahteraan masyarakat secara signifikan.

Danramil 0806-07 Watulimo, Fajar, menjelaskan tahapan pengencangan tali sling jembatan menjadi proses krusial untuk menjamin stabilitas struktur sebelum digunakan masyarakat. Partisipasi warga dinilai mempercepat pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik tersebut.

Dengan progres hampir rampung, pembangunan Jembatan Perintis Garuda II menjadi simbol sinergi TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa. Infrastruktur ini diharapkan mendorong pemerataan pembangunan wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Trenggalek melalui konektivitas yang semakin optimal.

Danramil Karangan Ajarkan Metode Gasing di SDN 2 Karangan Tingkatkan Literasi Matematika dan Karakter Siswa

TRENGGALEK – Peran TNI melalui aparat kewilayahan kembali menunjukkan kontribusi nyata pada sektor pendidikan dengan pelatihan matematika metode Gasing di SDN 2 Karangan, Kecamatan Karangan, Jumat (06/02/2026). “TNI hadir mendukung pembentukan generasi cerdas.â€

Kegiatan edukatif dipimpin Danramil 0806-08/Karangan, Samsul Hadi Purnomo, bersama anggota sebagai bagian pembinaan teritorial. Pelatihan bertujuan meningkatkan pemahaman matematika dasar siswa melalui metode pembelajaran interaktif, ringan, serta menyenangkan guna mendukung kualitas pendidikan sejak usia dini.

Metode Matematika Gampang, Asyik, dan Menyenangkan atau Gasing diperkenalkan kepada siswa dengan pendekatan bertahap. Materi meliputi konsep aritmatika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian melalui permainan logika sehingga memudahkan pemahaman konsep angka secara sistematis.

Danramil menjelaskan metode Gasing mengedepankan teknik berhitung cepat menggunakan mencongak, jari tangan sebagai alat peraga, serta integrasi lagu dan permainan. Pendekatan tersebut efektif menghilangkan rasa takut siswa terhadap matematika sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam belajar.

Selama pelatihan, siswa terlihat aktif mengikuti arahan dan praktik berhitung bersama prajurit. Suasana kelas berubah menjadi dinamis dan penuh antusiasme, mencerminkan keberhasilan pendekatan humanis dalam proses pembelajaran serta meningkatkan motivasi belajar matematika bagi peserta didik.

Kegiatan ini menunjukkan sinergi positif antara institusi pertahanan dan dunia pendidikan dalam pembinaan generasi muda. Kehadiran TNI tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kegiatan edukatif yang memberikan dampak langsung bagi siswa.

Melalui pelatihan metode Gasing di SDN 2 Karangan, diharapkan tercipta peningkatan literasi numerasi serta karakter percaya diri siswa. Program edukatif ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat kolaborasi TNI dan sekolah demi mencetak generasi unggul masa depan.