Babinsa Bersama Aparat Wewilayahan Tanggap Longsor Jembatan Desa Gayam Lor Kecamatan Botolinggo

BONDOWOSO – Bencana alam berupa longsornya jembatan penghubung terjadi di Dusun Manteng RT 07 RW 04, Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Senin, 12 Januari 2026. Longsor ini dipicu hujan deras sejak Minggu, 11 Januari 2026, yang menyebabkan plengsengan jembatan tergerus air deras.

Jembatan yang menjadi jalur vital aktivitas warga mulai mengalami kerusakan saat seorang warga melintas menuju pasar pada pagi hari. Sepulangnya, warga itu mendapati jembatan telah longsor dan segera melapor kepada Kepala Dusun Manteng agar segera diambil langkah pencegahan terhadap kemungkinan korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Dusun Manteng, Kikik, langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan lapangan. Hasil temuan dilaporkan kepada Kepala Desa Gayam Lor dan diteruskan dengan koordinasi bersama pihak Kecamatan Botolinggo serta warga untuk menentukan langkah penanganan awal yang diperlukan.

Babinsa Desa Gayam Lor, Serda Deny Wahyudi, bersama staf kecamatan dan perangkat desa segera tiba di lokasi. Kehadiran Babinsa berperan penting memastikan kondisi aman serta membantu pengamanan dan pendataan awal atas dampak longsor yang terjadi di sekitar struktur jembatan penghubung tersebut.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Namun, longsoran menyebabkan kerusakan pada bagian plengsengan yang menopang jembatan sehingga mengancam kestabilan jalur penghubung antarwilayah yang selama ini digunakan masyarakat untuk kegiatan ekonomi dan sosial sehari-hari.

Sebagai langkah tanggap darurat, Babinsa bersama aparat kewilayahan langsung melakukan pengamanan lokasi, memasang tanda peringatan agar warga tidak melintas, serta mendata tingkat kerusakan untuk dilaporkan kepada komando atas sebagai dasar tindakan lanjutan dan koordinasi perbaikan infrastruktur.

Diharapkan upaya sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan aparat kecamatan dapat mempercepat proses pemulihan akses warga serta menjaga keselamatan masyarakat sekitar dari potensi bencana susulan di wilayah Dusun Manteng dan sekitarnya.

Babinsa Kodim 0822/Bondowoso Bersama BPBD Tangani Longsor di Jalur Vital Bondowoso–Wringin

BONDOWOSO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wringin pada Minggu, 11 Januari 2026, memicu tanah longsor di Dusun Tambelang RT 10/RW 03, Desa Sumber Malang. Material longsor berupa tanah, pohon jati, dan tiang telepon menutup jalan raya Bondowoso–Wringin, menghambat arus lalu lintas warga.

Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan berintensitas tinggi sejak siang hari. Lereng di tepi jalan poros tidak mampu menahan debit air yang besar hingga ambrol dan menutup badan jalan. Meski tidak ada korban jiwa, akses transportasi warga sempat terputus sementara akibat longsor tersebut.

Babinsa Koramil Wringin bersama piket Koramil dan tim BPBD segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian usai menerima laporan dari warga. Mereka melakukan penanganan darurat dengan alat seadanya untuk menyingkirkan material longsor, dibantu masyarakat dan perangkat desa setempat.

Dalam upaya penanganan awal, Babinsa juga turut memastikan area sekitar aman dari potensi longsor susulan. Langkah pengamanan dilakukan dengan menutup sebagian jalur rawan dan memberikan tanda peringatan kepada pengendara agar berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Kepala Desa Sumber Malang bersama Babinsa mengoordinasikan rencana kerja bakti lanjutan untuk membersihkan sisa material yang masih menumpuk di tepi jalan. Koordinasi lintas sektor antara TNI, BPBD, dan pemerintah desa menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan serta mempercepat proses normalisasi jalur utama.

Menurut Babinsa Koramil Wringin, sinergi lapangan menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana. “Kami bersama BPBD dan masyarakat terus berkoordinasi agar jalur Bondowoso–Wringin bisa kembali normal secepatnya,” ujarnya di lokasi kegiatan penanganan longsor.

Hingga akhir penanganan awal, jalan Bondowoso–Wringin telah kembali bisa dilalui meski dalam kondisi terbatas. Melalui sinergi semua pihak, diharapkan kondisi infrastruktur dan keselamatan masyarakat dapat segera pulih agar aktivitas warga kembali berjalan lancar dan aman.

Pendampingan Babinsa Kodim 0820/Probolinggo Perkuat Ketahanan Pangan Petani Desa Kedawung Kecamatan Kuripan

PROBOLINGGO – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil 0820-10/Kuripan terus aktif mendampingi para petani di wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peningkatan produksi pertanian. (Senin, 12/01/2026)

Babinsa Koramil 0820-10/Kuripan, Sertu Mustaka, melaksanakan pendampingan kepada petani Bapak Tosan dalam penanaman padi di lahan seluas setengah hektare yang terletak di Dusun Watuewu, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Pendampingan dilakukan sejak tahap awal penanaman hingga masa panen.

Upaya ini menjadi bagian penting dari peran aktif TNI AD dalam menjaga stabilitas pangan daerah serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Babinsa hadir langsung di lapangan memberikan arahan teknis dan motivasi kepada petani agar tetap bersemangat mengelola lahan pertanian secara optimal.

Menurut Sertu Mustaka, sinergi antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga untuk mencapai hasil pertanian yang maksimal. “Kami hadir untuk memberikan dorongan moral dan pendampingan teknis agar produktivitas pertanian meningkat,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain membantu proses tanam, Babinsa juga mengedukasi petani tentang penggunaan pupuk berimbang dan pengendalian hama terpadu. Langkah ini bertujuan agar hasil panen lebih optimal serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan Koramil 0820-10/Kuripan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Para petani menilai pendampingan ini bukan hanya sekadar kegiatan rutinitas, melainkan bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui kegiatan pendampingan pertanian ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat demi terciptanya kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.

Pendampingan Babinsa Di Probolinggo Perkuat Ketahanan Pangan Petani Desa Kedawung Kecamatan Kuripan

PROBOLINGGO – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil 0820-10/Kuripan terus aktif mendampingi para petani di wilayah binaan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peningkatan produksi pertanian. (Senin, 12/01/2026)

Babinsa Koramil 0820-10/Kuripan, Sertu Mustaka, melaksanakan pendampingan kepada petani Bapak Tosan dalam penanaman padi di lahan seluas setengah hektare yang terletak di Dusun Watuewu, Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Pendampingan dilakukan sejak tahap awal penanaman hingga masa panen.

Upaya ini menjadi bagian penting dari peran aktif TNI AD dalam menjaga stabilitas pangan daerah serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Babinsa hadir langsung di lapangan memberikan arahan teknis dan motivasi kepada petani agar tetap bersemangat mengelola lahan pertanian secara optimal.

Menurut Sertu Mustaka, sinergi antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga untuk mencapai hasil pertanian yang maksimal. “Kami hadir untuk memberikan dorongan moral dan pendampingan teknis agar produktivitas pertanian meningkat,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Selain membantu proses tanam, Babinsa juga mengedukasi petani tentang penggunaan pupuk berimbang dan pengendalian hama terpadu. Langkah ini bertujuan agar hasil panen lebih optimal serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah binaan Koramil 0820-10/Kuripan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Para petani menilai pendampingan ini bukan hanya sekadar kegiatan rutinitas, melainkan bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui kegiatan pendampingan pertanian ini, TNI AD berharap dapat terus memperkuat ketahanan pangan daerah serta menjaga hubungan harmonis antara TNI dan rakyat demi terciptanya kesejahteraan bersama yang berkelanjutan.

Satgas Yonif 511 Badak Hitam Anjangsana dan Bagikan Sembako Pererat Hubungan di Tolikara

TOLIKARA– Satgas Pamtas Yonif 511/DY Badak Hitam melaksanakan kegiatan anjangsana kepada masyarakat di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Senin (12/01/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah perbatasan.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Satgas, kegiatan anjangsana menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Personel Satgas mengunjungi masyarakat Kampung Karubaga yang sedang bersantai di depan rumahnya, sekaligus menjalin komunikasi sosial guna mempererat hubungan antara TNI dan warga setempat.

Kapten Inf Didik Sugianto selaku Danpos Karubaga bersama delapan anggotanya memimpin langsung kegiatan anjangsana dan pembagian sembako tersebut. Kegiatan berlangsung penuh keakraban, menggambarkan kemanunggalan antara prajurit TNI dan masyarakat di daerah penugasan.

“Kegiatan ini kami lakukan selain untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan antara Satgas Yonif 511/DY Badak Hitam dengan warga di desa binaan, juga sebagai bentuk perhatian dengan memberikan sembako serta mengetahui kondisi masyarakat secara langsung,” ujar Kapten Inf Didik Sugianto.

Sementara itu, Heri Yikwa (45), salah satu warga Kampung Karubaga, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 511/DY. Ia menilai kepedulian TNI menjadi dorongan semangat bagi masyarakat di wilayah pegunungan Papua.

“Terima kasih kepada Bapak TNI Satgas Yonif 511/DY atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Kami merasa senang karena kehadiran TNI selalu membawa kedamaian dan membantu masyarakat di Kampung Karubaga,” ucap Heri Yikwa.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan hubungan harmonis antara Satgas Yonif 511/DY dan masyarakat terus terjaga, serta menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua Pegunungan.

Koramil 0829-02/Socah Dukung Launching BGN SPPG Gema Bintang Sejahtera Tingkatkan Kualitas Pendidikan

BANGKALAN– Koramil 0829-02/Socah menghadiri kegiatan Launching BGN SPPG Yayasan Gema Bintang Sejahtera yang berlangsung di Desa Socah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/01/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan program pelayanan pendidikan dan sosial bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Acara tersebut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Kepala SPPG Socah, Korwil Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Camat Socah, Danramil 0829-02/Socah Lettu Cke Marsono beserta satu anggota, Kapolsek Socah bersama satu anggota, Kepala Desa Socah, Ketua Yayasan Gema Bintang Sejahtera, dan tokoh masyarakat.

Danramil 0829-02/Socah, Lettu Cke Marsono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kehadiran BGN SPPG Yayasan Gema Bintang Sejahtera merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan dan sosial kemasyarakatan di wilayah binaannya.

“Kami dari Koramil Socah sangat mendukung program-program positif seperti ini. Keberadaan BGN SPPG diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial di Desa Socah,” ujar Lettu Marsono.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul. Peran aktif TNI diharapkan mampu mendukung setiap langkah positif bagi kemajuan daerah.

Lettu Marsono menambahkan bahwa TNI akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Koramil Socah menjadi simbol nyata sinergi dan dukungan TNI terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Bangkalan. Diharapkan kerja sama ini terus berlanjut demi kemajuan generasi muda di wilayah tersebut.

Koramil 0806/Trenggalek dan Warga Bersinergi Bersihkan Saluran Air Cegah Tanah Longsor

TRENGGALEK– Sinergitas TNI melalui satuan teritorial kembali membuktikan peran nyatanya dalam membantu masyarakat mengatasi persoalan lingkungan. Di wilayah pegunungan Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Babinsa bersama warga bergotong royong membersihkan saluran air dan material tanah longsoran di Dusun Soko, Minggu (11/01/2026).

Babinsa Desa Depok, Koramil 0806-04/Bendungan, Serma Siswanto memimpin langsung kegiatan karya bakti yang difokuskan pada pembersihan saluran air di RT 06 RW 02. Kawasan tersebut rawan tersumbat akibat hujan deras, sehingga diperlukan tindakan cepat untuk mencegah banjir dan tanah longsor.

Serma Siswanto menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan masyarakat binaan. “Desa Depok berada di kawasan pegunungan dengan risiko longsor tinggi, sehingga saluran air harus selalu terawat agar tidak menimbulkan dampak bencana,” jelasnya.

Dengan peralatan sederhana, Babinsa dan warga bergotong royong membersihkan irigasi dari tanah, bebatuan, dan sampah. Kekompakan serta keakraban terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, mencerminkan hubungan kuat antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Serma Siswanto menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam karya bakti merupakan bagian dari pembinaan teritorial. Selain membantu pemerintah desa, kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI sebagai mitra masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di tingkat lokal secara cepat dan efektif.

Menurutnya, gotong royong seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan. Dengan kebersamaan, pekerjaan berat akan terasa lebih ringan, dan potensi bencana dapat dicegah sejak dini berkat kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan karya bakti ini disambut positif oleh warga. Mereka menilai kehadiran Babinsa memberikan semangat dan rasa aman. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjaga untuk memperkuat ketahanan wilayah dan menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman bencana.

Kodim 0808/Blitar Bangun Jembatan Perintis Garuda untuk Perkuat Akses dan Kesejahteraan Masyarakat

BLITAR– Warga Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar akan segera menikmati akses penghubung antar desa yang lebih aman dan efisien melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda. TNI AD melalui Kodim 0808/Blitar melaksanakan pembangunan jembatan tersebut sebagai wujud respons cepat terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat, Minggu (11/01/2026).

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program bantuan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang bertujuan memperkuat infrastruktur pedesaan guna mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil.

Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf Virlani Arudyawan, menjelaskan bahwa proyek ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan nasional. “Pembangunan ini tidak hanya meningkatkan konektivitas, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga,” ujarnya saat meninjau lokasi kegiatan.

Lebih lanjut, Letkol Inf Virlani Arudyawan menambahkan bahwa tahap awal pembangunan dimulai dengan pembongkaran jembatan lama untuk dilanjutkan pada pembuatan lapak dasar. “Kami targetkan pengerjaan selesai dalam 20 hari, agar segera dapat digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Jembatan Perintis Garuda melintasi sungai yang selama ini menjadi hambatan utama mobilitas warga. Infrastruktur ini menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Desa Pasiharjo, Desa Jeblok, dan Desa Tawang Bendosewu, yang selama ini terisolasi akibat keterbatasan akses transportasi darat.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial warga. Dengan akses yang lebih mudah, masyarakat dapat menghemat waktu tempuh dan meningkatkan produktivitas wilayah sekitar secara signifikan.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah memulai pembangunan dengan fokus utama pada fondasi dasar jembatan agar hasilnya kokoh, aman, dan layak digunakan masyarakat,” tutup Letkol Inf Virlani Arudyawan. Ia juga berharap proyek ini dapat menjadi awal pemerataan pembangunan di Kabupaten Blitar.

Babinsa Koramil 0814-03/Tembelang Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Bantaran Sungai Cegah Banjir Jombang

JOMBANG– Babinsa Koramil 0814-03/Tembelang Kodim 0814/Jombang melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) berupa pembersihan bantaran sungai dan normalisasi aliran air bersama masyarakat Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Minggu (11/01/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan.

Karya Bakti tersebut bertujuan untuk menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus mencegah potensi banjir akibat tumpukan sampah dan endapan lumpur. Melalui kegiatan ini, Babinsa bersama warga berkolaborasi membersihkan area sungai agar tetap bersih dan berfungsi optimal bagi masyarakat sekitar.

Babinsa Desa Sentul, Serka Khoirul Anam, turun langsung ke lapangan membantu warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab TNI untuk turut menjaga lingkungan serta memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah binaan Koramil 0814-03/Tembelang.

“Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, memperlancar aliran air, dan mencegah banjir di wilayah Tembelang,” ungkap Serka Khoirul Anam saat ditemui di lokasi kegiatan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Karya Bakti tersebut.

Selain menjaga kebersihan sungai, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama dan gotong royong, sinergi antara Babinsa dan warga terus terjalin dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan aman di Desa Sentul.

Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan kepedulian tinggi. Kolaborasi ini juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam, khususnya di kawasan bantaran sungai yang berperan vital bagi keseimbangan lingkungan.

Babinsa berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah binaan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup.

Danramil 0820-16/Paiton Hadiri Rotasi Pendampingan Pengujian Batubara untuk Jaga Integritas Operasional PLTU

PROBOLINGGO– Komandan Koramil (Danramil) 0820-16/Paiton, Kapten Cke Adi Suwarso menghadiri kegiatan rotasi pergantian pendampingan penerimaan dan pengujian batubara di PLTU Paiton, Desa Bhinor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (11/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari prosedur operasional standar (SOP) pengawasan bahan bakar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cke Adi Suwarso menjelaskan bahwa rotasi pendampingan dilakukan guna menjamin transparansi, akurasi kualitas, dan integritas pasokan batubara. Langkah ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung sistem pengawasan terbuka dan profesional di lingkungan kerja PLTU Paiton.

“Tujuan rotasi dan pendampingan ini untuk menjaga integritas penguji, mencegah konflik kepentingan, serta memastikan kualitas batubara sesuai spesifikasi teknis. Kegiatan ini juga menjamin transparansi operasional dengan melibatkan berbagai pihak dalam pengawasan secara bergantian,” jelas Kapten Cke Adi Suwarso.

Perwira dengan postur tegap tersebut berpesan kepada personel pendampingan yang baru agar cepat menyesuaikan diri, memahami tanggung jawab, serta melanjutkan tugas dari pendahulunya dengan penuh disiplin. Hal ini penting agar pelaksanaan pendampingan berjalan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan PLTU.

“Alhamdulillah selama ini personel yang melaksanakan rotasi pendampingan di PLTU Paiton sudah menjalankan tugas dengan sangat baik. Tidak ada kendala atau masalah yang muncul, seluruh proses berlangsung aman dan profesional,” tambahnya.

Lebih lanjut, mantan Pasi Intel ini menegaskan bahwa kehadiran TNI di kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Menurutnya, sinergi antara TNI dan instansi teknis menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi listrik untuk kepentingan rakyat.

“Kami senantiasa mendukung penuh upaya institusi milik negara dalam memberikan pelayanan terbaik. TNI akan mengawal dan menjaga setiap kegiatan strategis agar aman dari gangguan, demi terciptanya kestabilan dan kemajuan bangsa,” tutup Kapten Cke Adi Suwarso.