Babinsa Karangsari Bersama Kelompok Tani Laksanakan Pembersihan Sumber Air di Kota Blitar

BLITAR – Babinsa Kelurahan Karangsari Koramil 0808/01 Sukorejo, Serda Yohanes Kefi, bersama Kelompok Tani (Poktan) Margo Mulyo 1 melaksanakan kegiatan pembersihan sumber air untuk memperlancar aliran irigasi di Jalan Salak RT. 03 RW. 04, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata menjaga kelancaran pasokan air yang sangat dibutuhkan petani, khususnya dalam mendukung pengairan lahan pertanian. Endapan lumpur, sampah, dan tumbuhan liar yang menghambat aliran air dibersihkan secara gotong royong oleh Babinsa dan para petani.

Serda Yohanes Kefi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Babinsa kepada para petani di wilayah binaan. “Selain membantu secara langsung di lapangan, kegiatan ini juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Para anggota Poktan Margo Mulyo 1 menyambut baik kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendukung kegiatan pertanian. Gotong royong ini dinilai sangat membantu kelancaran sistem irigasi dan mempercepat pemenuhan kebutuhan air bagi tanaman di lahan pertanian mereka.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan aliran irigasi dapat berfungsi optimal untuk menjaga ketersediaan air di area pertanian. Kerja sama antara Babinsa dan Poktan juga menjadi sarana memperkuat kemitraan TNI dengan masyarakat desa.

Sinergi tersebut mencerminkan kepedulian bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Tindakan nyata ini menjadi bukti nyata bahwa TNI terus hadir mendukung sektor pertanian rakyat secara berkelanjutan dan berdaya guna.

Melalui kegiatan ini, Koramil 0808/01 Sukorejo berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga, serta produktivitas pertanian di wilayah Kelurahan Karangsari semakin meningkat secara berkelanjutan.

Koramil Sawahan Gelar Karya Bakti Normalisasi Sungai Greges Cegah Banjir di Wilayah Surabaya

SURABAYA – Dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodim 0830/Surabaya Tahun 2026, Koramil 0830-14/Sawahan menggelar kegiatan karya bakti normalisasi aliran Bantaran Kali Greges, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 0830-14/Sawahan, Mayor Cba Eko Wahyudi.

Kegiatan yang berlokasi di Bantaran Sungai Greges RT 03/RW 06, Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan ini menjadi ajang sinergi nyata antara TNI dan masyarakat. Tujuannya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengantisipasi banjir di wilayah pemukiman warga.

Karya bakti difokuskan pada pembersihan tumpukan sampah, endapan lumpur, serta tanaman liar yang menghambat aliran sungai. Langkah ini merupakan upaya konkret TNI dalam mendukung program pemerintah daerah menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah perkotaan.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat dan instansi, antara lain perangkat kelurahan, kecamatan, Polri, PPM, LPMK, KSH, dan Karang Taruna. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan kuatnya sinergi antar lembaga dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman.

Sebanyak 52 personel terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari unsur TNI, Polri, perangkat pemerintahan, dan masyarakat. Keterlibatan semua pihak menjadi wujud nyata semangat gotong royong serta kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban wilayah.

Mayor Cba Eko Wahyudi menyampaikan bahwa karya bakti ini merupakan implementasi pembinaan teritorial TNI. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ungkapnya.

Kegiatan karya bakti ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

Babinsa Koramil 0814-07/Kabuh Dampingi Tanam Padi, Dukung Swasembada Pangan Nasional di Pengampon

JOMBANG — Babinsa Desa Pengampon Koramil 0814-07/Kabuh, Serda Adi Sutrisno, mendampingi tanam padi bersama petani di Desa Pengampon, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Senin (12/01/2026), sebagai dukungan nyata program swasembada pangan nasional dan penguatan ketahanan pangan wilayah.

Kegiatan pendampingan dilakukan dengan turun langsung ke sawah membantu proses penanaman padi sekaligus memotivasi petani. Aksi Babinsa ini memperkuat semangat kerja, menjaga kesinambungan tanam, dan memastikan aktivitas pertanian berjalan lancar sesuai kondisi lahan serta kesiapan sarana.

Pendampingan tanam padi merupakan bagian tugas pembinaan teritorial TNI AD di desa binaan. Babinsa menjalankan peran sebagai penggerak, pendamping, dan penghubung koordinasi antara petani, kelompok tani, serta perangkat desa dalam upaya menjaga stabilitas produksi pangan.

Serda Adi Sutrisno menekankan pentingnya sinergi lapangan agar hasil pertanian meningkat dan petani tetap optimistis. “Kami hadir mendampingi petani sebagai wujud dukungan TNI AD terhadap ketahanan pangan dan swasembada nasional,” ujarnya saat mendampingi penanaman di lahan persawahan.

Kegiatan juga menjadi sarana memantau kendala budidaya, mulai ketersediaan air, kondisi tanah, hingga kebutuhan benih. Dengan pendampingan, permasalahan dapat diidentifikasi lebih awal untuk dikoordinasikan bersama pihak terkait, sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan cepat.

Melalui kerja bersama, Babinsa dan petani menjaga ritme tanam agar produktivitas tetap terjaga. Upaya ini selaras dengan program pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan hasil panen padi, serta memperkokoh ketahanan pangan berbasis desa.

Diharapkan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan produksi padi, memperbaiki kesejahteraan petani, dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional secara nyata. Sinergi Babinsa, petani, dan perangkat desa diharapkan terus terpelihara dalam setiap musim tanam.

Babinsa Koramil 0814-01/Jombang Dampingi Distribusi MBG, Pastikan Tepat Sasaran di Sekolah Kepatihan

JOMBANG — Babinsa Desa Kepatihan Koramil 0814-01/Jombang, Serka Eko Yuli A., mendampingi distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah wilayah Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Senin (12/01/2026), guna memastikan penyaluran tertib, aman, dan tepat sasaran.

Kegiatan pendampingan ini mendukung program pemerintah dalam peningkatan gizi serta kesehatan peserta didik. Sasaran penerima MBG meliputi siswa-siswi PAUD, TK, dan SD di wilayah Desa Kepatihan, dengan prioritas pemenuhan kebutuhan nutrisi harian anak sekolah.

Serka Eko Yuli A. hadir untuk mengawal proses distribusi agar sesuai prosedur dan tidak terjadi kendala di lapangan. Pendampingan dilakukan sejak penyiapan hingga penyerahan kepada pihak sekolah, sehingga penyaluran dapat terpantau secara langsung dan terukur.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, perangkat desa, serta petugas terkait. Koordinasi ini memastikan jadwal pembagian, jumlah porsi, dan titik distribusi selaras dengan data penerima, sekaligus menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Babinsa menegaskan pendampingan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam membantu program pemerintah yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. “Kami memastikan distribusi MBG berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran,” ujar Serka Eko Yuli A. di sela kegiatan pendampingan.

Program MBG dinilai mendukung tumbuh kembang anak serta memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini. Kehadiran Babinsa juga memberi rasa aman dan meningkatkan kepercayaan pihak sekolah, sehingga pelaksanaan berjalan lancar sesuai rencana.

Kegiatan mendapat respons positif dari pihak sekolah dan para siswa yang mengapresiasi pendampingan Babinsa. Diharapkan program MBG terus berkelanjutan dan semakin tepat guna, sehingga kualitas kesehatan peserta didik meningkat dan target pencegahan stunting tercapai konsisten.

Babinsa Labang Dampingi Monev Dana Desa Tahap II, Pastikan Tepat Sasaran

BANGKALAN — Babinsa Koramil 0829-07/Labang, Sertu Mohamad Rois dan Sertu Supriyadi, mendampingi Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap II TA 2025 di Desa Sendeng Dejjeh dan Desa Jukong, Kecamatan Labang, Senin (12/1/26), untuk memastikan pelaksanaan Sapras dan Nonsapras sesuai rencana.

Kegiatan Monev dipimpin Camat Labang Abdul Hadi, SE., MM, didampingi Kasi PMD Kecamatan Labang Maksum. Tim memeriksa kesesuaian program bersumber Dana Desa terhadap perencanaan, ketepatan sasaran, serta kelengkapan administrasi dan capaian fisik, guna menjamin akuntabilitas dan transparansi.

Lokasi monitoring mencakup kegiatan Sarana Prasarana dan Non Sarana Prasarana pada Tahap II Tahun Anggaran 2025. Pemeriksaan dilakukan melalui pengecekan dokumen, peninjauan lapangan, dan klarifikasi kepada perangkat desa, agar setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan secara prosedural.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Polsek Sukolilo Ipda Yusup, Kepala Desa Jukong, Sekretaris Desa Sendeng Dejjeh, pendamping desa, serta perwakilan BPD. Kehadiran lintas unsur memperkuat pengawasan bersama demi kepentingan masyarakat, sekaligus memperkecil potensi penyimpangan penggunaan anggaran.

Babinsa menegaskan pendampingan merupakan komitmen TNI mendukung tata kelola pemerintahan desa yang bersih. “Kami hadir untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sertu Mohamad Rois saat kegiatan berlangsung.

Pendampingan Babinsa juga berfungsi memperkuat koordinasi kewilayahan, menjaga stabilitas, serta membantu kelancaran pelaksanaan program desa. Sinergi dengan kecamatan, kepolisian, dan unsur desa diarahkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta efektif.

Selama pelaksanaan, monitoring dan evaluasi berjalan lancar, aman, dan mendapat respons positif dari pihak terkait. Diharapkan hasil Monev memperkuat perbaikan pelaksanaan program berikutnya, sehingga Dana Desa semakin tepat guna dan berdampak pada kesejahteraan warga.

Dandim 0807/Tulungagung Tinjau Progres KDKMP Enam Desa, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

TULUNGAGUNG — Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh. Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di enam desa, dua kecamatan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/01/2026), guna memastikan kesiapan program ekonomi strategis nasional berjalan.

Peninjauan dilakukan di Desa Kaliwungu, Gilang, Pulosari, dan Jabalsari, Kecamatan Ngunut, serta Desa Tanggulwelahan dan Keboireng, Kecamatan Besuki. Kegiatan ini memantau capaian fisik bangunan, kesiapan pendukung, serta kesesuaian jadwal pembangunan terhadap rencana yang ditetapkan.

Di lokasi, Dandim berinteraksi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk memperoleh informasi perkembangan serta kendala lapangan. Langkah ini mendukung koordinasi lintas unsur agar pelaksanaan pembangunan berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran, sekaligus mempercepat penyelesaian sesuai target waktu.

Letkol Arh. Hanny Galih Satrio menegaskan komitmen Kodim 0807/Tulungagung mendukung program nasional pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian masyarakat. “KDKMP merupakan program strategis pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegasnya saat peninjauan berlangsung.

Kodim 0807/Tulungagung juga menyatakan kesiapan mengawal pembangunan dan pelaksanaan operasional KDKMP agar sesuai tujuan. Dukungan ini diarahkan pada penguatan tata kelola, pemanfaatan fasilitas, dan pengawasan progres, sehingga koperasi benar-benar menjadi instrumen ekonomi kerakyatan yang bermanfaat bagi warga.

Dandim menilai keberadaan koperasi harus dimanfaatkan optimal setelah beroperasi, termasuk membuka peluang usaha dan memperkuat daya saing ekonomi desa. Pembangunan yang tepat mutu dan tepat waktu diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas akses layanan ekonomi di tingkat desa.

Melalui peninjauan langsung, pembangunan KDKMP di Tulungagung diharapkan selesai tepat waktu, tepat sasaran, dan mendukung terwujudnya desa mandiri serta sejahtera. Kodim 0807/Tulungagung berharap seluruh pihak menjaga sinergi agar manfaat koperasi dirasakan nyata oleh masyarakat.

Dandim 0830/Surabaya Tinjau Lima Titik Karya Bakti Rehabilitasi Jembatan Demi Keselamatan Warga

SURABAYA – Dalam rangka rencana pembangunan dan rehabilitasi jembatan jalan kaki di wilayah Kodim 0830/Surabaya, Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, didampingi Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Mayor Arh Suhardi, meninjau langsung lima titik lokasi sasaran kegiatan karya bakti. Peninjauan dilaksanakan pada Senin, (12/1/2026).

Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han menegaskan bahwa kegiatan karya bakti ini menyasar lima lokasi prioritas yang dinilai membutuhkan penanganan segera demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Adapun sasaran pertama berada di Bratang Wetan No. 36/Krukah Timur (depan SMPN 24) Kecamatan Wonokromo, dengan rencana pelebaran jembatan selebar 1,5 meter dan panjang 10,5 meter. Sasaran kedua di Jalan Broggalan depan Jalan Jolontundo Baru II, dengan kondisi jalan rusak berat pada sisi timur akibat amblas dan membahayakan pengguna jalan, direncanakan pelebaran jembatan selebar 1,2 meter dan panjang 7 meter.

Sasaran ketiga berlokasi di Jalan Tambak Boyo depan SDN Pekel 1, dengan kondisi jembatan relatif baik namun pagar pembatas rusak, sehingga direncanakan pelebaran jembatan selebar 1,2 meter dan panjang 9,4 meter. Sasaran keempat berada di Jalan Raya Wiyung dan Jalan Raya Menganti, Kecamatan Wiyung, dengan rencana pelebaran jembatan selebar 1,5 meter dan panjang 10 meter.

Sasaran kelima terletak di Jalan Tambak Asri, Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, dengan rencana pelebaran jembatan selebar 1,5 meter dan panjang 30 meter.

Melalui peninjauan ini, Dandim berharap seluruh rencana rehab jembatan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mendukung keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Babinsa Wiyung Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin Siswa MI Bahrul Ulum Surabaya

SURABAYA– Babinsa Kelurahan Wiyung Koramil 0830-19/Karangpilang Koptu Farie Dwi A bersama Batituud Peltu Sugeng Hariyono bertindak sebagai pembina upacara bendera di MI Bahrul Ulum, Jl. Wiyung II, Kecamatan Wiyung, sekaligus memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada para siswa, Senin (12/1/2026).

Kegiatan upacara bendera diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa-siswi MI Bahrul Ulum. Upacara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Sekolah Ibu Hanik, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, serta para guru dan tenaga pendidik. Suasana berlangsung tertib dan penuh semangat.

Dalam amanatnya, Batituud Peltu Sugeng Hariyono menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Nilai tersebut meliputi cinta tanah air, semangat persatuan, kedisiplinan, serta menghormati guru dan orang tua. Ia juga mendorong siswa untuk rajin belajar dan berperilaku positif di sekolah.

Menurut Peltu Sugeng, kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di sekolah merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial TNI AD. Melalui pendidikan karakter dan nasionalisme, diharapkan generasi muda tumbuh menjadi individu yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat bela negara.

Sementara itu, Kepala Sekolah MI Bahrul Ulum Ibu Hanik, S.Pd mengapresiasi kehadiran Babinsa yang telah memberikan motivasi dan pengetahuan kebangsaan kepada siswa. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengaruh positif dalam pembentukan karakter peserta didik sejak usia sekolah dasar.

Kegiatan tersebut juga mempererat sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dalam mendukung program pembinaan generasi muda. Hal ini sekaligus memperkuat peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial yang dekat dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa MI Bahrul Ulum mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat, sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang berkepribadian luhur dan cinta tanah air.

Kodim 0806/Trenggalek Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda II Wujudkan Pemerataan Infrastruktur Pedesaan Watulimo

TRENGGALEK – Komitmen TNI AD melalui satuan teritorial kewilayahan dalam mendukung program pemerintah pusat terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Hal tersebut ditunjukkan oleh Kodim 0806/Trenggalek melalui Koramil 0806-07/Watulimo yang bersinergi dengan warga masyarakat melaksanakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda II di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Senin (12/01/2026).

Pembangunan jembatan ini menjadi bukti peran aktif TNI sebagai garda terdepan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi. Sejak pagi hari, anggota TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengerjakan tahap awal pembangunan dengan semangat gotong royong.

Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda II merupakan bagian dari program bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berorientasi pada pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui program bantuan Presiden RI, kami berupaya membangun dan memperkuat infrastruktur pedesaan agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” ujar Letkol Roy.

Ia menjelaskan, tahap awal pengerjaan difokuskan pada pembuatan lapak dasar jembatan sebagai fondasi utama. Langkah ini dilakukan agar konstruksi jembatan nantinya kokoh, aman, dan mampu digunakan masyarakat dalam jangka panjang, sekaligus menunjang akses penghubung antarwilayah di kawasan pedesaan.

“Alhamdulillah, hari ini pembangunan Jembatan Perintis Garuda II sudah dimulai. Pengerjaan dilaksanakan langsung oleh anggota Koramil 0806-07/Watulimo bersama warga. Kami fokuskan pada lapak dasar agar jembatan benar-benar kuat dan aman digunakan masyarakat,” tegasnya di sela kegiatan.

Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi penghubung vital antarwilayah di Desa Prigi, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta meningkatkan akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan. Melalui kegiatan ini, Kodim 0806/Trenggalek menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional yang merata dan berkeadilan.

Babinsa Karangwaru Dukung Program Kesehatan Melalui Pendampingan Posyandu Balita

TULUNGAGUNG – Babinsa Kelurahan Karangwaru, Serka Junaedi, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita di Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (12/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peran Babinsa dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Posyandu Balita tersebut mencakup kegiatan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Kehadiran Babinsa menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah, khususnya bidang kesehatan ibu dan anak di tingkat kelurahan.

Serka Junaedi menuturkan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan memberikan motivasi kepada para orang tua agar aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Ia juga memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar dengan dukungan penuh tenaga kesehatan serta kader Posyandu setempat yang berperan penting dalam pelaksanaannya.

“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dan mendukung kegiatan kemasyarakatan, termasuk Posyandu Balita. Kesehatan anak adalah investasi masa depan bangsa, sehingga perlu mendapat perhatian bersama,” ungkap Serka Junaedi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaan. Dengan terjalinnya kedekatan tersebut, pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan dapat terlaksana lebih efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Selain memastikan kelancaran kegiatan, Babinsa turut membantu memberikan edukasi ringan kepada para orang tua tentang pentingnya pola asuh sehat dan pemantauan gizi anak sejak dini sebagai langkah pencegahan stunting dan gangguan pertumbuhan pada balita.

Melalui sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat, diharapkan derajat kesehatan anak di Kelurahan Karangwaru semakin meningkat sehingga dapat terbentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan berkualitas demi kemajuan bangsa.