Babinsa Koramil 0825-11/Pesanggaran Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal Di Banyuwangi

BANYUWANGI – Dalam rangka mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi bagi pelajar, Babinsa Desa Sarongan Koramil 0825-11/Pesanggaran, Serda Eko Prasetyo, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Sarongan yang dikelola Yayasan An Nur Kaligondo, Senin (06/01/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat di wilayah Desa Sarongan. Dalam pengecekan tersebut, Babinsa memastikan kualitas makanan tetap terjaga mulai dari proses pengolahan hingga pendistribusian ke para siswa agar layak konsumsi dan higienis.

Serda Eko Prasetyo menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini penting untuk memastikan kebersihan, kelayakan, serta kesiapan dapur MBG. Program ini merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap peningkatan gizi anak sekolah dan kesejahteraan masyarakat sejak usia dini.

“Hari ini kita lakukan monitoring, pengecekan dan pengawasan progres pembangunan dapur MBG. Tentunya ini sebagai bentuk kontribusi dukungan dalam rangka mensukseskan salah satu program unggulan pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis,†ujarnya di sela kegiatan.

Lebih lanjut, Serda Eko menambahkan bahwa pengawasan ini juga untuk menjamin agar seluruh proses pendistribusian makanan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, serta memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelajar di wilayah binaannya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah. Kehadiran Babinsa di lapangan menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak yayasan dapat terus terjalin dengan baik guna memastikan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi dan kesehatan generasi muda di wilayah Banyuwangi.

Kodim 0820/Probolinggo Fasilitasi Retret PGRI Perkuat Kepemimpinan Guru Dan Kedisiplinan Tenaga Pendidik Daerah

PROBOLINGGO – Dalam rangka membentuk jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan, para tenaga pendidik yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Probolinggo mengikuti kegiatan retret yang difasilitasi Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil setempat. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan para guru.

Danramil 0820-08/Sukapura Kapten Arm Imam Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan retret juga bertujuan memperkokoh peran organisasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah teritorial Kodim 0820/Probolinggo. Ia menegaskan pentingnya soliditas dan profesionalisme bagi seluruh anggota PGRI.

“Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Probolinggo harus terus bergerak mewujudkan organisasi yang solid, profesional, dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat,†kata Kapten Arm Imam Wahyudi dalam arahannya pada Selasa (6/1/2026).

Lebih lanjut, Kapten Imam menjelaskan bahwa solidaritas dan kesatuan visi menjadi kunci agar para guru mampu menopang lahirnya sumber daya manusia unggul. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah menuju generasi emas Indonesia tahun 2045 mendatang.

“Retret bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang jeda yang membangun karakter profesional guru, karakter yang kuat, adaptif, dan mampu menjadi teladan di lingkungannya,†ujarnya menekankan pentingnya pembinaan karakter dan moralitas tenaga pendidik.

Perwira yang dikenal ramah ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar guru, peningkatan kompetensi, serta peran strategis tenaga pendidik dalam menjaga keteladanan sosial di masyarakat. Kodim 0820/Probolinggo siap mendukung ruang pembinaan kapasitas guru di wilayah teritorialnya.

Melalui kegiatan retret ini, diharapkan lahir tenaga pendidik yang tangguh, disiplin, dan berintegritas tinggi, serta mampu menjadi penggerak kemajuan pendidikan di Kabupaten Probolinggo dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme yang kuat.

Dandim 0815/Mojokerto Tekankan Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Personel Dalam Penanggulangan Bencana Alam Daerah

MOJOKERTO – Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., menegaskan pentingnya disiplin, kesiapsiagaan, serta rasa tanggung jawab seluruh personel dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Penegasan tersebut disampaikan saat Apel Gelar Pasukan dan Pengecekan Alat Kelengkapan di Lapangan Cikaran Asrama Korem 082/CPYJ, Senin (05/1/2026).

Dalam arahannya, Letkol Inf Abi Swanjoyo menekankan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus dimulai dari hal-hal mendasar. “Sebelum kita menjalani hal yang sulit, kita lakukan hal yang mudah terlebih dahulu,†tegasnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh unsur melaksanakan kegiatan dengan kesungguhan dan profesionalisme.

Dandim 0815/Mojokerto meminta seluruh personel memastikan kesiapan baik dari aspek personel maupun materiil berjalan optimal. Menurutnya, koordinasi yang solid antar instansi merupakan kunci utama dalam menjaga ketepatan waktu dan efektivitas penanganan bencana di lapangan.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pihak yang terlibat harus siap mengikuti rangkaian kegiatan lanjutan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Ketepatan waktu, kerapian, dan keteraturan pasukan menjadi tolok ukur kesiapsiagaan nyata dalam mendukung misi kemanusiaan penanggulangan bencana.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara, S.Hub.Int., M.Hub.Int., dan diikuti 200 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dinas terkait, serta relawan. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapan penanganan bencana.

Selain pengecekan pasukan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan sarana dan prasarana pendukung, meliputi kendaraan ambulans, mobil pemadam kebakaran, kendaraan logistik, dapur lapangan, hingga peralatan komunikasi yang siap digunakan saat terjadi keadaan darurat di wilayah Mojokerto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dapat terus meningkat, sehingga upaya penanggulangan bencana di wilayah Mojokerto berjalan efektif, cepat, dan terkoordinasi dengan baik demi keselamatan masyarakat.

Kodim 0806/Trenggalek Hadirkan Stand Edukasi TNI AD di Education Fair 2026

TRENGGALEK – Komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang pendidikan kembali ditunjukkan melalui peran aktif satuan teritorial kewilayahan. Kodim 0806/Trenggalek ambil bagian dalam Pembukaan Education Fair Trenggalek 2026 dengan mendirikan stand edukasi di GOR Gajah Putih Trenggalek, Senin (05/01/2026).

Kehadiran TNI AD ini tidak hanya menjadi simbol dukungan, tetapi juga langkah konkret dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Education Fair Trenggalek 2026 menjadi wadah strategis bagi para pelajar memperoleh informasi pendidikan lanjutan.

Kegiatan ini diikuti oleh 46 sekolah, terdiri dari SMA, SMK, dan MA negeri maupun swasta se-Kabupaten Trenggalek. Ribuan pelajar memanfaatkan momentum tersebut untuk menggali referensi masa depan, baik melalui jalur akademik, vokasi, maupun pengabdian kepada negara.

Stand edukasi Kodim 0806/Trenggalek tampil menarik perhatian di tengah ramainya stand perguruan tinggi dan lembaga pelatihan. Stand TNI AD ini tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga menghadirkan pendekatan edukatif yang komunikatif dan inspiratif bagi para peserta didik.

Dandim 0806/Trenggalek melalui Pasi Pers Kapten Inf Agus Setiawan menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam Education Fair merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah di bidang pendidikan. “TNI membuka stand edukasi untuk memberikan informasi yang benar dan transparan kepada para pelajar yang berminat bergabung menjadi prajurit TNI AD,†ujarnya.

Serka One Aprilangga menjadi salah satu prajurit yang melayani para pelajar dengan penuh dedikasi. Ia memberikan penjelasan terkait syarat pendaftaran, tahapan seleksi, hingga nilai-nilai dasar keprajuritan, menciptakan suasana interaktif dan inspiratif di area stand.

Melalui partisipasi di Education Fair Trenggalek 2026, Kodim 0806/Trenggalek berharap kehadiran TNI mampu memperkuat peran pendidikan karakter bagi generasi muda. Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan dan pertahanan dalam membangun generasi unggul, berdisiplin, dan berdaya saing tinggi.

Satgas Yonif 511/DY Bantu Perbaikan Instalasi Listrik Warga di Distrik Balingga

LANNY JAYA – Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan implementasi dari 8 Wajib TNI, personel Satgas Yonif 511/DY membantu perbaikan instalasi listrik di rumah warga Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (05/01/2026).

Kegiatan ini dilakukan di rumah Bapak Tinus Murip (Kepala Sekolah SD Brume) dan Bapak Bius Murip yang mengalami gangguan listrik akibat kerusakan instalasi. Satgas Yonif 511/DY segera bergerak cepat membantu perbaikan demi memulihkan penerangan rumah warga.

Danpos Balingga, Lettu Inf Arif Jumaedi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat TNI terhadap kesulitan masyarakat. “Kami langsung bertindak setelah menerima laporan kendala penerangan di dua rumah warga yang mengalami gangguan listrik,†ujarnya.

Dalam pelaksanaan perbaikan, personel Satgas memastikan aspek keamanan dan ketahanan instalasi agar risiko korsleting listrik dapat dicegah. Upaya ini menunjukkan profesionalitas prajurit dalam menerapkan kemampuan teknis yang bermanfaat langsung bagi masyarakat pedalaman.

Kehadiran TNI di daerah penugasan, khususnya di wilayah terpencil, tidak hanya bertujuan menjaga kedaulatan negara, namun juga membantu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Bapak Tinus Murip dan Bius Murip menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas bantuan personel TNI. Menurutnya, perbaikan tersebut sangat membantu warga dalam melaksanakan aktivitas malam hari secara normal dan aman.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 511/DY menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengatasi kesulitan masyarakat dan menciptakan kondisi wilayah yang aman, nyaman, serta penuh semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Dandim 0807/Tulungagung Tinjau Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Rakyat

TULUNGAGUNG – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh. Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau secara langsung progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (05/01/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan KDMP berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

Saat ini, proses pembangunan terus dioptimalkan dengan target penyelesaian mencapai 100 persen pada bulan Januari 2026. KDMP merupakan program strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi multifungsi modern dengan sistem manajemen berbasis digital.

Koperasi Desa Merah Putih dirancang mengintegrasikan berbagai layanan, seperti simpan pinjam, kios sembako, apotek desa, klinik kesehatan, logistik, hingga layanan digital terpadu. Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi desa yang produktif dan berdaya saing.

Dandim 0807/Tulungagung menegaskan bahwa pembangunan KDMP merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa. “Koperasi Desa Merah Putih ini adalah program strategis pemerintah yang harus kita dukung bersama. Pengerjaannya harus tepat waktu, tepat mutu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,†tegasnya.

Selain menjadi motor penggerak ekonomi, Dandim menilai KDMP juga berperan penting dalam membuka lapangan kerja baru bagi warga. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, koperasi ini diharapkan dapat berfungsi sebagai wadah penguatan ekonomi lokal berbasis kemandirian desa.

Dandim menambahkan, keberadaan koperasi multifungsi ini akan memperluas akses layanan dasar masyarakat desa, mempercepat arus distribusi kebutuhan pokok, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan melalui inovasi ekonomi berbasis potensi lokal.

Kodim 0807/Tulungagung, lanjut Dandim, siap mendukung dan mengawal setiap program strategis pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, khususnya di wilayah pedesaan, agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Dandim 0819/Pasuruan Pimpin Groundbreaking Pembangunan Jembatan Penghubung Dua Desa

PASURUAN – Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., memimpin secara resmi peletakan batu pertama (Groundbreaking) yang menandai dimulainya pembangunan infrastruktur strategis berupa jembatan penghubung antara Desa Rowo Gempol dengan Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (05/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Dengan adanya jembatan tersebut, aktivitas warga, termasuk anak-anak sekolah, menjadi lebih mudah, aman, dan lancar terutama saat musim penghujan.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0819/Pasuruan dan Pemerintah Desa setempat sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Lekok dan sekitarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini bukan hanya infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun daerah yang tangguh dan mandiri. Jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat dan kegiatan sosial lainnya.

“Jembatan ini dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari harus menyeberangi sungai. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas masyarakat akan lebih aman dan lancar,†ujar Dandim Letkol Inf Boga Bramiko.

Kegiatan groundbreaking ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang menyambut dengan antusias pembangunan tersebut sebagai wujud nyata perhatian TNI terhadap kemajuan daerah.

Melalui sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga, serta menjadi langkah awal menuju pembangunan wilayah yang lebih produktif dan berdaya saing di Kabupaten Pasuruan.

Kodim 0829/Bangkalan Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Gorong-Gorong Antisipasi Cuaca Ekstrem

BANGKALAN — Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Kodim 0829/Bangkalan melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan gorong-gorong dan saluran air di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Senin (5/1/26). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mitigasi bencana guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Bangkalan.

Karya bakti tersebut diinisiasi atas usulan Danramil 0829-03/Kamal Kapten Arm Muasari, menyusul sering terjadinya luapan air saat musim penghujan di Desa Banyuajuh. Kondisi tersebut disebabkan banyaknya gorong-gorong dan saluran air yang tersumbat pasir serta sampah menumpuk, menghambat aliran air.

Akibat penyumbatan tersebut, setiap kali hujan deras turun terus-menerus, wilayah sekitar kerap tergenang air dengan ketinggian mencapai 60 hingga 80 sentimeter. Kondisi ini dinilai cukup membahayakan aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan dampak lanjutan apabila tidak segera ditangani.

Pasiter Kodim 0829/Bangkalan Kapten Inf Muchammad Abidin, S.A.P. mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimcam serta instansi terkait. “Hari ini kami dari Kodim 0829/Bangkalan bersama Camat Kamal serta Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan melaksanakan pembersihan dan normalisasi gorong-gorong serta saluran air,†ujarnya.

“Harapannya, kegiatan seperti ini juga dapat dilaksanakan di desa-desa lain sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem,†lanjut Kapten Abidin, menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mitigasi bencana.

Melalui karya bakti tersebut, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian sekaligus komitmen membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan.

Kodim 0829/Bangkalan berkomitmen untuk terus menjaga sinergi lintas sektor dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, terutama yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan dan keselamatan masyarakat, guna menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di seluruh wilayah Kabupaten Bangkalan.

Kasdim 0825 Banyuwangi Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Gerakan Hijaukan Negeri

BANYUWANGI — Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditegaskan dalam kegiatan Bersama Perhutani Divre Jatim Hijaukan Negeri, Pulihkan Bumi yang digelar di Kantor Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 34, Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi, Senin (5/1/2026).

Kegiatan yang dipimpin Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., diikuti sekitar 100 peserta lintas instansi dan masyarakat. Acara ini ditandai dengan pembagian 2.026 bibit pohon buah dan tanaman berkayu sebagai simbol sedekah oksigen dan kepedulian terhadap bumi.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa TNI AD senantiasa hadir dan berkolaborasi dengan seluruh elemen untuk memperkuat ketahanan lingkungan. Menurutnya, gerakan menanam pohon bukan hanya seremonial, tetapi investasi jangka panjang bagi kehidupan generasi mendatang.

“Pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Ketika kita menanam hari ini, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan,†ujar Mayor Kav Suprapto di sela kegiatan, menegaskan makna strategis aksi penghijauan tersebut.

Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas konsistensi mengawal kelestarian hutan. Ia menambahkan bahwa hingga Desember 2025, Banyuwangi mendapat predikat sebagai daerah penghasil oksigen melimpah, wujud keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan dimulai dari apel, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Perhutani, pembacaan doa, sambutan, hingga penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada masyarakat. Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, TNI-Polri, Kejaksaan, Perhutani KPH se-Banyuwangi, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan.

Dengan sinergi lintas sektor, kegiatan penghijauan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan berkelanjutan guna mendukung keberlangsungan ekosistem dan kualitas hidup di Banyuwangi.

Dandim 0830/Surabaya Dukung Pembentukan Satgas Terpadu Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah

SURABAYA – Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya mengikuti Apel Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (05/01/2026).

Kegiatan apel ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah perkotaan terbesar di Jawa Timur ini.

Pembentukan Satgas Terpadu ini merupakan respons cepat terhadap meningkatnya keresahan masyarakat akibat aktivitas premanisme dan ormas bermasalah yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketentraman warga di sejumlah wilayah strategis Kota Surabaya.

Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, menegaskan bahwa sinergitas antara aparat keamanan dan pemerintah daerah merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. “Satgas Terpadu ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh warga,†ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Satgas ini bukan sekadar tindakan represif, tetapi juga langkah preventif yang menitikberatkan pada pendekatan humanis dan koordinatif antarinstansi untuk menekan potensi konflik sosial serta mendorong terciptanya situasi yang kondusif.

Selain pembentukan Satgas, kegiatan apel ini juga menjadi bagian dari deklarasi “Surabaya Bersatuâ€, sebagai wujud komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menolak segala bentuk premanisme serta ormas yang mengganggu ketertiban dan stabilitas keamanan di wilayah.

Dengan terbentuknya Satgas Terpadu ini, diharapkan Surabaya dapat terus berkembang sebagai kota yang aman, tertib, nyaman, serta menjadi contoh sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga ketahanan dan stabilitas keamanan perkotaan.