Kodim 0806/Trenggalek Perkuat Soliditas Keluarga Besar TNI Melalui Silaturahmi Veteran dan Purnawirawan

TRENGGALEK – Komitmen menjaga jalinan silaturahmi keluarga besar TNI terus diperkuat oleh Kodim 0806/Trenggalek. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi yang dilakukan Kasdim 0806/Trenggalek, Mayor Inf Ludiro Hadi Wibowo, bersama para veteran dan purnawirawan yang tergabung dalam LVRI, PPAD, PIVERI, serta Warakawuri, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Kantor LVRI Macab Trenggalek, Jalan KH Agus Salim No. 07, Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. Sejak awal acara, suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kuatnya ikatan emosional antara prajurit aktif dengan para senior yang telah lebih dahulu mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Silaturahmi ini menjadi wujud nyata penghormatan dan kepedulian TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0806/Trenggalek, kepada para veteran, purnawirawan, serta keluarga besar TNI. Mereka merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan dan pertahanan negara yang jasanya tidak pernah terlupakan.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Ludiro Hadi Wibowo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas pengabdian para veteran dan purnawirawan. Ia menegaskan bahwa semangat juang dan nilai-nilai kejuangan yang diwariskan para senior menjadi fondasi penting bagi generasi penerus TNI.

“Silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi momentum untuk mempererat ikatan kekeluargaan sekaligus melanjutkan semangat juang dan nilai-nilai kejuangan yang telah diwariskan para pendahulu,†tegas Mayor Ludiro.

Menurutnya, pengalaman dan keteladanan para veteran serta purnawirawan merupakan sumber inspirasi yang sangat berharga bagi prajurit aktif. Nilai loyalitas, disiplin, dan pengabdian tanpa pamrih menjadi teladan yang harus terus dijaga dan diwariskan.

Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman, masukan, dan pandangan antara prajurit aktif dengan para purnawirawan. Dialog yang terjalin memperkuat komunikasi lintas generasi dalam tubuh keluarga besar TNI.

Bagi para veteran dan Warakawuri, kehadiran jajaran Kodim 0806/Trenggalek menjadi bukti bahwa TNI senantiasa menjaga hubungan emosional dengan para pendahulunya. Perhatian tersebut dinilai mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar TNI.

Acara silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kebersamaan, diisi dengan ramah tamah serta doa bersama. Doa dipanjatkan demi kelancaran tugas para prajurit TNI yang tengah mengemban amanah negara.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0806/Trenggalek menegaskan komitmennya untuk terus menghormati jasa para senior, menjaga soliditas keluarga besar TNI, serta memperkokoh persatuan lintas generasi sebagai kekuatan moral dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dandim 0807/Tulungagung Tinjau Pembangunan Yonif TP 886/Panjalu Jayati Wujudkan Satuan Tangguh

TULUNGAGUNG – Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., melaksanakan lawatan pertamanya ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 886/Panjalu Jayati yang berlokasi di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (08/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Dandim Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., didampingi Komandan Yonif TP 886/Panjalu Jayati Mayor Inf Mohammad Isa, S.I.P., meninjau secara langsung pembangunan satuan yang masih terus berlangsung sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesiapan utuh Yonif TP 886/Panjalu Jayati.

Selain meninjau progres pembangunan sarana dan prasarana, Dandim juga berkesempatan bertemu dan berdialog dengan para prajurit Yonif TP 886. Pada kesempatan tersebut, Dandim meninjau fasilitas dapur satuan serta kolam terpal bulat yang dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan kemandirian satuan.

Letkol Arh Hanny Galih Satrio menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit Yonif TP 886/Panjalu Jayati yang tetap menunjukkan semangat, dedikasi, dan kebersamaan meskipun dihadapkan dengan kondisi pembangunan satuan yang masih berjalan.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit Yonif TP 886 yang tetap semangat, solid, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas meskipun pembangunan satuan masih berlangsung. Semangat seperti inilah yang menjadi pondasi utama dalam membangun satuan yang kuat, profesional, dan siap melaksanakan tugas ke depan,†ujar Dandim.

Ia berharap, seluruh prajurit Yonif TP 886/Panjalu Jayati terus menjaga disiplin, moril, serta profesionalisme, sehingga satuan ini dapat segera siap secara utuh dan memberikan kontribusi positif bagi TNI AD maupun masyarakat di wilayah sekitarnya.

Pangdam V/Brawijaya Terima Penghargaan Presiden RI Atas Capaian Swasembada Pangan Nasional 2025

KARAWANG – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Acara diikuti 5.000 petani dan penyuluh secara luring serta dua juta petani secara daring pada Rabu (07/01/2025).

Kegiatan Panen Raya ini menjadi momentum penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi TNI dengan petani dan pemerintah daerah, upaya peningkatan produksi pertanian berhasil memperkuat kemandirian pangan menuju Indonesia swasembada tahun 2025 sesuai arahan pemerintah pusat.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, memberikan penghargaan secara langsung kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., atas dedikasi dan kontribusi aktif mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas strategis pemerintah.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi wujud apresiasi atas peran nyata TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian. Keberhasilan ini mencerminkan sinergi positif antara aparat pertahanan dan masyarakat tani di berbagai wilayah.

Pangdam V/Brawijaya menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya milik TNI, tetapi juga seluruh petani Indonesia yang bekerja keras mewujudkan ketahanan pangan nasional. “Swasembada pangan adalah bentuk kedaulatan bangsa,†tegas Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok tani guna menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Melalui penghargaan ini, diharapkan kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat akan terus terjaga sehingga mampu memperkuat ketahanan nasional di bidang pangan serta menjadi teladan bagi provinsi lain dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

Kodam V/Brawijaya Lantik 1.018 Prajurit Baru Dalam Upacara Penutupan Pendidikan Bintara TNI AD

JEMBER – Upacara penutupan Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA.2025 (OV) dan Diktuba TNI AD Gelombang I TA.2026 berlangsung khidmat di lapangan upacara Secaba Rindam V/Brawijaya. Sebanyak 1.018 siswa dilantik menjadi prajurit baru, dengan Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara. (Rabu, 07/01/2026)

Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Kodam V/Brawijaya, antara lain Brigjen TNI Hari Rahardjanto, S.Sos. selaku Danrindam V/Brw, Kolonel Inf Tomy Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han., dan para pejabat utama lainnya. Suasana upacara berjalan tertib, penuh semangat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan.

Amanat Pangdam V/Brawijaya dibacakan oleh Irup, menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta loyalitas terhadap Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Ia mengapresiasi semangat serta ketangguhan mental para prajurit muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan hasil membanggakan.

Dalam amanatnya, juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan ini harus menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi tugas-tugas mendatang. Prajurit Bintara harus profesional, adaptif, serta siap menghadapi berbagai dinamika yang berkembang.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Danrindam V/Brawijaya beserta jajaran pendidik yang telah bekerja keras menyelenggarakan pendidikan dengan baik dan lancar. Pangdam menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan.

Upacara ini menjadi momentum bersejarah bagi para siswa yang kini resmi menyandang pangkat Sersan Dua. Momen pelantikan tersebut diwarnai suasana haru dan kebanggaan dari keluarga yang turut menyaksikan keberhasilannya menjadi bagian dari TNI AD.

Kegiatan penutupan pendidikan di Rindam V/Brawijaya ini diharapkan mampu mencetak prajurit TNI AD yang tangguh, berkarakter, dan siap mengemban amanah dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di setiap medan penugasan.

Babinsa Alasrejo Tingkatkan Sinergi Melalui Komunikasi Sosial Bersama Aparat Desa Wongsorejo Banyuwangi

BANYUWANGI – Upaya memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas wilayah terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Desa Alasrejo melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama aparat Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, sebagai bentuk pembinaan teritorial yang berkelanjutan.

Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan di Desa Alasrejo dan dihadiri oleh Babinsa setempat bersama perangkat desa. Dalam pertemuan itu, berbagai hal strategis dibahas, mulai dari kondisi keamanan lingkungan, pelayanan masyarakat, hingga perkembangan situasi sosial di wilayah desa.

Babinsa Desa Alasrejo menyampaikan bahwa komsos merupakan sarana penting untuk menjalin komunikasi yang efektif antara TNI dan pemerintah desa. Melalui kegiatan ini, Babinsa dapat mengetahui secara langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusi bersama aparat desa.

“Komunikasi sosial ini menjadi wadah untuk saling bertukar informasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat koordinasi dalam menjaga kondusivitas wilayah,†ujar Babinsa di sela kegiatan.

Aparat Desa Alasrejo menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran Babinsa di tengah-tengah perangkat desa dapat mempererat hubungan kerja serta meningkatkan rasa aman dan kebersamaan dalam melayani masyarakat.

Kegiatan komsos ini bertujuan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan sinergitas lintas sektor, serta mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Desa Alasrejo.

Dengan komunikasi yang terjalin secara rutin dan terbuka, diharapkan segala potensi permasalahan di wilayah dapat dideteksi sejak dini dan diselesaikan secara cepat dan tepat, sehingga tercipta situasi desa yang aman, tertib, dan kondusif.

Kasdim 0821/Lumajang Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Santri Pondok Pesantren Assuniyah 7 Senduro

LUMAJANG – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus memberikan wawasan kebangsaan kepada para santri Pondok Pesantren Assuniyah 7 yang berlokasi di Desa Bedayu Tangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Rabu (7/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui Kodim 0821/Lumajang dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, serta penguatan karakter generasi muda, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

Dalam penyampaiannya, Mayor Inf Tanuri menekankan pentingnya peran santri sebagai generasi penerus bangsa yang tidak hanya memiliki bekal keagamaan, tetapi juga pemahaman kebangsaan yang kuat. Menurutnya, santri memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan global dan perkembangan zaman.

“Santri adalah garda terdepan dalam menjaga moral bangsa. Dengan akhlak yang baik dan pemahaman kebangsaan yang kokoh, santri dapat menjadi penyeimbang sekaligus pelopor persatuan dan kesatuan,†ungkapnya.

Ia juga mengajak para santri untuk terus menumbuhkan sikap toleransi, disiplin, serta semangat persatuan, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Wawasan kebangsaan, lanjutnya, bukan sekadar teori, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Kegiatan silaturahmi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak pondok pesantren dan para santri. Selain mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya kalangan pesantren, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter santri yang religius, nasionalis, dan berjiwa patriotik.

Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0821/Lumajang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda serta menjaga stabilitas dan persatuan bangsa di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dandim 0821/Lumajang Ikuti Panen Raya Nasional Dukung Program Swasembada Pangan Bersama Presiden RI

LUMAJANG – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional terus diperkuat. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2025).

Kegiatan nasional tersebut diikuti secara virtual oleh Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.I.P., M.I.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang, melalui zoom meeting yang berlangsung di Ruang Mahameru, Laboratorium Kabupaten Lumajang.

Dalam arahannya, Presiden RI menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Swasembada pangan, menurut Presiden, merupakan fondasi utama ketahanan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa TNI AD siap mendukung penuh program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pendampingan petani, pengawalan distribusi, serta pemanfaatan lahan produktif di wilayah Lumajang.

“Melalui sinergi Forkopimda dan masyarakat, kami optimistis Kabupaten Lumajang mampu berkontribusi nyata dalam mendukung swasembada pangan nasional,†ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pangan.

Dengan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, diharapkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dapat terwujud secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Kodim 0830/Surabaya Ikuti Zoom Meeting Panen Raya Nasional Dukung Swasembada Pangan Indonesia

SURABAYA, — Anggota Koramil jajaran Kodim 0830/Surabaya melaksanakan kegiatan zoom meeting panen raya nasional dan pengumuman swasembada pangan, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Makodim 0830/Surabaya serta masing-masing Koramil jajaran di wilayah teritorial Kodim.

Zoom meeting panen raya ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia dalam rangka penyampaian capaian pembangunan sektor pertanian nasional tahun 2025. Kegiatan berlangsung serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para petani dan aparat pendukung di lapangan.

Acara tersebut dihadiri sekitar 5.000 petani dan penyuluh secara luring, serta diikuti lebih dari 2 juta petani dari seluruh Indonesia secara daring. Momentum ini menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Menurut Pasiter Kodim 0830/Surabaya, Mayor Inf Suhardi, keterlibatan jajaran TNI AD khususnya Babinsa merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Babinsa disebut menjadi ujung tombak dalam pendampingan petani di wilayah binaan.

“Babinsa secara aktif mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, perawatan hingga panen. Ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan,†ujar Mayor Suhardi saat ditemui di Makodim 0830/Surabaya.

Ia menambahkan, keberhasilan swasembada pangan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Peran Babinsa diharapkan semakin relevan dan berdampak positif terhadap kemajuan sektor pertanian daerah.

Dengan adanya dukungan dari berbagai unsur, TNI AD berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting menuju kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.

Kodim 0830/Surabaya Gelar Rakor Antisipasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Alam 2026

SURABAYA, – Kodim 0830/Surabaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi dan Kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di awal Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Makodim 0830/Surabaya, Jalan Gresik No. 52, Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Rabu (7/1/2026).

Rakor ini diikuti oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait penanggulangan bencana. Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han., dan bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya Irfan Widianto, AMP., S.Sos., M.H., Kepala Bidang Forecaster BMKG Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto, Katim Operasional Kedaruratan BPBD Arif Sunandar, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0830/Surabaya.

Dalam arahannya, Kolonel Inf Bambang Raditya menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama dan komunikasi cepat antarinstansi. “Koordinasi dan komunikasi adalah syarat mutlak dalam penanggulangan bencana. Kita harus menyiapkan protap yang jelas serta sarana komunikasi alternatif seperti HT,†tegas Dandim.

Kepala BPBD Kota Surabaya, Irfan Widianto, mengapresiasi sinergi antara BPBD dan jajaran Kodim 0830/Surabaya, khususnya para Danramil yang sigap di lapangan. Ia menambahkan bahwa kondisi geografis Surabaya sebagai dataran rendah menjadikan kewaspadaan terhadap banjir dan genangan harus terus ditingkatkan.

Sementara itu, BMKG Tanjung Perak melalui Ady Hermanto memaparkan potensi banjir rob dan cuaca ekstrem pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya monitoring cuaca secara intensif, terutama di wilayah pesisir dan titik-titik rawan genangan yang berpotensi terdampak hujan lebat.

Menutup kegiatan, Pasiter Kodim 0830/Surabaya Mayor Arh Suhardi menegaskan komitmen Kodim dalam mitigasi bencana melalui kegiatan pembinaan lingkungan dan pembersihan sungai. Ia berharap, rakor ini menghasilkan protap yang efektif untuk mempercepat respon dan penanganan bencana secara terpadu di wilayah Surabaya.

Dandim 0825/Banyuwangi Ikuti Vicon Panen Raya Bersama Presiden RI Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

BANYUWANGI, – Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indra Wijaya, S.H., M.I.P., melaksanakan kegiatan video conference (vicon) Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Gapoktan Sri Rejeki, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

Acara diikuti sekitar 130 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, OPD terkait, petani, tokoh masyarakat, dan elemen pertanian lainnya. Momentum ini menjadi bagian dari agenda nasional yang terhubung langsung dengan pusat kegiatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si., bersama jajaran TNI-Polri dan perwakilan BUMN turut hadir. Pemerintah daerah melaporkan capaian sektor pertanian tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi produksi, penguatan irigasi, hingga optimalisasi sarana pertanian.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan ketahanan pangan adalah pilar penting penopang ekonomi dan sosial masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI yang menekankan kemandirian pangan sebagai fondasi kekuatan bangsa.

Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan komitmen TNI AD dalam mendukung program strategis nasional swasembada pangan. “Swasembada pangan adalah kunci kedaulatan bangsa. TNI siap melaksanakan pendampingan dan pengawasan agar petani semakin berdaya dan Indonesia berdiri di atas kaki sendiri,†tegas Dandim.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidatonya secara resmi mengumumkan keberhasilan swasembada pangan nasional. Beliau memberikan apresiasi kepada petani sebagai garda terdepan kedaulatan bangsa dan menegaskan tekad pemerintah menurunkan ketergantungan impor.

Puncak acara ditandai dengan simbol menumbuk gabah sebagai tanda keberhasilan swasembada pangan nasional. Kegiatan ini menjadi momentum kebanggaan bagi seluruh pihak, terutama Banyuwangi, yang berkontribusi besar dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan.